Part 20

6K 639 28
                                        

Di dalam mobil Haechan masih menunggu jawaban Jeno, Renjun dan Chenle mereka itu dari mana. "Aish, kami hanya memberi makan ikan" jawab Renjun yang membuat Haechan menatapnya dengan dahi berkerut.

"Ikan? Ikan apa? Ikan siapa?" Tanya Haechan menuntut.

Renjun menatap Haechan sejenak, "Ah, kalian jalan-jalan di taman kota dan memberikan makan ikan-ikan di sana bukan" ujar Haechan berspekulasi.

"Hm" jawab Renjun pada akhirnya yang membuat Haechan terdiam, "Cih, begitu tidak mengajak ku" sahut Haechan dengan nada merajuk.

Jisung mengambil sesuatu sebelum menyerahkannya pada Haechan, "hyung mau snack?" Tanya Jisung dan Haechan pun mengambilnya dengan senang hati, setelahnya masalah kemana perginya tiga member dream sudah dilupakan Haechan begitu saja. Dan setalah sampai di tempat mereka perform pada akhirnya Haechan yang terlalu bersemangat sudah minta di dandani lebih dulu karena ia mau melihat stage mereka nanti.

Suasana set NCT Dream cukup bagus, Haechan sendiri mengintip Sijeuni yang sudah berkumpul. "Hm, mereka banyak sekali" ujar Haechan dengan nada senang.

"Haechan" panggilan dari arah belakangnya membuat Haechan menoleh.

"Hay Hyunjin" sapa Haechan.

"Eoh, kalian sudah akan syuting hari ini ya" sapa Hyunjin ramah dan Haechan pun mengangguk.

"Tentang ulang tahun..."

"Ah benar, maaf ya sebenarnya hari itu aku ingin merayakannya dengan member ku tapi malah tidak datang maaf ya" ujar Haechan yang memotong ucapan Hyunjin dengan nada tidak enak.

Hyunjin tertegun mendengar ucapan Haechan, "iya malam itu...".

"Maaf ya, ada sedikit insiden kecelakaan kecil malam itu, jadi aku benar-benar tidak bisa datang" ucap Haechan.

Hyunjin tersenyum kaku, jelas Haechan tidak menyadari kehadirannya saat itu buktinya anak ini bisa-bisanya meminta maaf padanya. Padahal Hyunjin jelas-jelas berdiri di belakang Jaemin.

"Hm, tidak apa-apa" jawab Hyunjin seraya menyerahkan sesuatu pada Haechan.

"Ini hadiah ulang tahun untukmu, aku membawanya setiap hari dengan harapan bertemu denganmu" ucapan Hyunjin membuat Haechan tertegun dan menatap pada kotak kecil yang disodorkan padanya.

"Terima kasih, kau repot-repot sekali" ujar Haechan seraya menerima hadiah Hyunjin.

"Sabtu depan apa kau ada libur?" Tanya Hyunjin dengan nada gugup, sedangkan Haechan yang tidak sadar nampak berpikir apa dia ada jadwal atau tidak.

"Hm, aku belum tahu" jawab Haechan pada akhirnya setelah berpikir keras.

"Tidak apa nanti kabari..."

"Jihoon hyung" teriak Haechan seraya berlari meninggalkan Hyunjin yang hanya bisa cengo.

Hyunjin menatap sendu pada Haechan yang tengah mengobrol dengan Jihoon. "Sejak kapan mereka kenal dan dekat seperti itu" bisik Hyunjin namun Hyunjin langsung tertegun saat Jihoon menatapnya dengan tajam.

"Setelah kau selesai temui aku di cafe bawah ya, ada hal penting yang ingin aku bicarakan denganmu" ujar Jihoon.

"Aku ijin dulu dengan memberku ya hyung, aku tidak bisa janji ya" jawab Haechan namun Jihoon tersenyum dan nampak tenang.

"Mereka pasti akan mengijinkan" jawab Jihoon percaya diri.

"Sukses dengan penampilan mu ya, dan Haechan kau nampak lucu dengan rambut baru dan pipi imutmu itu" ujar Jihoon sebelum pergi.

********

Haechan terdiam saat melihat Mingyu ada di ruang tunggu dream saat mereka sudah selesai. "Oh Mingyu hyung, kenapa kau ada disini?" Tanya Jaemin dengan nada sopan.

Crazy Relationship Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang