Part 06

8.7K 744 40
                                        

Anak-anak dream menyelesaikan syuting dan pemotretan dengan baik, jadwal mereka hari ini hanya ini saja jadinya manager mereka berniat untuk mengantarkan mereka kembali ke dorm. Tapi tidak untuk Mark dan Haechan yang masih ada jadwal rekaman.

"Kami ingin ikut ke perusahaan saja" ujar Jisung yang disetujui oleh yang lain.

Haechan menatap pada Jisung dengan pandangan bingung, "untuk apa, mending balik ke dorm jadi kalian semua bisa istirahat" usul Haechan yang ditolak mentah-mentah oleh member Dream.

Masalahnya adalah, jika yang rekaman adalah member Ilichil maka semua baik-baik saja. Lha ini hanya Mark dan Haechan, akan bahaya kalau Haechan ditinggalkan sendiri saat Mark sedang melakukan gilirannya. Di perusahaan agensi mereka banyak buaya darat yang perlu di awasi.

"Setidaknya kalau hyung lelah nanti ada kami yang akan memijat mu" usul Chenle yang membuat Haechan menatap mereka dengan ekspresi senang.

"Aku tidak mau" sahut Renjun.

Haechan menatap Renjun dengan tatapan kesal, "aku juga tidak minta pijat padamu" sahut Haechan cepat.

"Tapi kalau peluk akan ku berikan" ucap Renjun yang membuat Haechan terdiam.

Hanya tigapuluh menit dan mereka akhirnya sampai di perusahaan, ruang rekaman ada di lantai atas. Namun mereka bertujuh masih sempat mampir di cafetaria saat Haechan mengatakan ingin membawa sesuatu agar nanti kalau ia lapar tidak perlu menunggu lagi.

"Jangan minum americano" tegur Jeno.

"Tapi aku sedikit mengantuk" jawab Haechan.

"Kau mau rekaman" sahut Jeno.

"Akan kuminum saat sudah selesai" jawab Haechan cepat yang membuat Jeno tetap menggelengkan kepalanya. "Jangan keras kepala, apa perlu aku panggil Mark hyung, Renjun dan Jaemin kemari" ujar Jeno namun sepertinya Haechan tetap kukuh ingin membeli Americano.

Jeno menatap pada Jaemin dan mengkodenya untuk datang, bersama dengan Mark dan Jisung ia mendekati Haechan dan Jeno yang masih antri.

"Noona aku pesan satu americano" ujar Haechan bersemangat.

"Lee Donghyuck" panggilan pelan dari Mark membuat Haechan berbalik dan tertegun, Mark dan yang lain mendekatinya hingga membuat Haechan perlahan berjalan mundur apalagi mereka semua mendesaknya untuk menjauh dari kasir.

"Noona ganti pesanannya dengan coklat hangat saja" ujar Jeno sebelum membuat Haechan berbalik dengan cepat dan duduk di samping Renjun.

"Menyebalkan kalian sukanya main keroyokan" omel Haechan dengan nada kesal yang membuat Jisung menahan gemas akan kelakuan lucu Haechan.

"Itu salah mu sendiri, ingat saat konser kemarin kau juga yang cari masalah hyung" ujar Chenle.

"Aku hanya memberi bocoran sedikit, dan YAAA JANGAN BERSIKAP SEOLAH HANYA AKU SAJA YANG SALAH KAU JUGA BANYAK MEMBERI SIJEUNI SPOILER KEMARIN" teriak Haechan tidak terima yang membuat Chenle tertawa keras.

"Sedikit tapi kau lakukan tiga hari berturut-turut" ejek Renjun yang membuat Haechan menatapnya dengan wajah kesal.

Ia sedikit merapat pada Renjun saat Mark dan yang lainnya sudah duduk juga. "Kenapa?" Tanya Renjun seraya menatap pada Mark.

"Dia memesan americano" jawab Mark yang membuat Renjun kini juga tengah menatap Haechan tajam. "Apa yang kukatakan untuk berhenti mengkonsumsi kafein terlalu banyak, kau sering terkena insomnia karena jumlah kafein mu benar-benar banyak Haechan" omel Renjun yang langsung membuat Haechan menutup matanya dan menidurkan kepalanya di meja kafe. Mendengar petuah dari Renjun itu tidak akan ada habisnya, lelaki ini tidak akan berhenti kalau diladeni.

Crazy Relationship Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang