6.

1.7K 92 2
                                        

Kedua mobil yang ditumpangi member zerobaseone telah sampai di hotel tempat mereka menginap. Mereka keluar dengan tergesa-gesa. Hanbin keluar dengan Yujin yang berada di gendongannya. Dengan cepat mereka berjalan menuju kamar mereka. Diantara mereka tidak ada satupun yang berpenampilan rapi.

Jiwoong menekan pin pintu kamarnya dan langsung menyuruh mereka semua untuk masuk. Hanbin membaringkan yujin diranjang. Yujin tidak pingsan, hanya saja dia sangat lemas dan kepalanya juga sangat pusing.

Zhang Hao melepas sepatu yujin sedangkan gyuvin membersihkan sisa darah yang ada disekitar hidung yujin. Saat perjalan menuju ke hotel, yujin sempat mimisan. Darah yang keluar juga lebih banyak daripada saat di bandara.

Yang lain hanya memperhatikan dengan diam, mau bicara juga waktunya tidak pas.

Staff Hyung datang dengan seorang dokter yang berada di belakangnya. Serempak mereka semua memberi tempat agar dokter tersebut bisa memeriksa keadaan adik mereka.

"Apakah pasien punya riwayat panic attack? " Tanya dokter tersebut.

"Iya, dia pertama kali mengalaminya ketika kelas 6 sekolah dasar. " Jawab gyuvin, ia cukup banyak mengetahui fakta tersembunyi seorang yujin.

"Pasien hanya kelelahan dan kepanikan yang berlebihan membuatnya sesak nafas serta mimisan. Saya telah menyuntikkannya obat tidur supaya pasien bisa beristirahat tanpa gangguan. " Jelas dokter tersebut.

"Saya juga

Staffnim men translate apa yang diucapkan dokter tersebut. Mereka mengucapkan terimakasih kepada dokter sebelum dokter tersebut pamit undur diri.

Matthew duduk disamping yujin yang nampaknya sudah tertidur, mungkin obatnya sudah mulai bekerja. Matthew mengelus kepala yujin dan menatap wajah yujin dengan tatapan sendu.

"Bin, kamu ganti baju dulu. Baju kamu ada bercak darahnya. " Ucap zhanghao saat melihat Hanbin yang hanya bediri sambil melamun.

"Ne Hyung, aku ganti baju dulu. " Hanbin keluar menuju kamarnya.

Mereka semua duduk di karpet dengan melingkar menunggu staff yang membeli makanan. Semua hanya diam termenung menyesali apa yang terjadi pada si bungsu.

P9p10 menit kemudian hanbin kembali bergabung bersamaan dengan datangnya staff dan beberapa pelayan hotel yang membawa makanan. Ppp

mereka semua makan dengan diam, tak ada candaan para bokem.

"Setelah ini kalian bereskan semua barang besok kita pulang jam 5." Ucap staff.

"Hyung, gabisa siangan dikit. Kasihan yujin dia pasti kelelahan apalagi setelah insiden tadi. " Jawab hanbin setelah menyelesaikan makan. Ia sedikit tidak setuju untuk penerbangan pagi, kasihan member dan terutama yujin, mereka pasti kecapekan.

Staff menghela napas. "bukannya hyung ga mikirin kesehatan kalian, tapi jadwal kalian emang sepadat itu. Jadwalnya belum gabisa dirubah secepat itu bin." Staff menjelaskan.

Mereka mengangguk mengerti. "Emm iya sih, tapi ini yujin nanti malem udah bangun kan maksudnya efek obat tidurnya cuma sampe nanti malem kan? " Tanya hanbin.

"iya, kata dokter tadi kurang lebih cuma sampe 12 jam. "

"yaudah, mending sekarang kira packing terus istirahat biar besok fresh waktu berangkat. " Titah Jiwoong.

Mereka membubarkan diri untuk mengemasi barang masing-masing termasuk gyuvin yang sebenarnya enggan meninggalkan yujin.

Didalam kamar hanya tinggal jiwoong yang sibung mengemasi barang sambil menjaga maknae. Mereka sebenarnya tak membawa banyak baju maupun barang, tetapi tetap saja ada beberapa barang yang baru mereka beli sebagai oleh-oleh harus dibereskan.

Our MaknaeTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang