Bab 6 Kontrak Agensi

2.3K 351 19
                                        

Vienna adalah wanita yang sangat cantik dan cerdas. Sudah beberapa tahun dia bekerja di Amber Entertainment (AE). Agensi menengah atas yang mewadahi para artis, idol dan penyanyi. Namun mulai hari pertama hingga detik ini ia bekerja di agensi tersebut. Hari ini adalah masa terkelam sepanjang sejarah yang pernah dialaminya. Untuk pertama kalinya, semua divisi di kantor mengalami kegemparan. Bahkan bukan hanya di agensinya, tapi seluruh agensi di negara ini.

Hal ini karena duo visual yang viral di internet karena wajahnya yang keindahannya diatas batas manusia. Dalam beberapa hari terakhir, kantor tim PR dari agensi AE sedang melemburkan semua karyawan untuk mencari duo visual yang sedang viral di internet. Vienna salah satu pegawai di tim PR juga menjadi orang yang harus menderita, sudah 2 hari dia dan teman kantornya harus lembur dan bahkan tidak tidur.

Meskipun dia mengenal duo visual yang ada di dalam video. Vienna tidak bisa mengatakannya sembarangan. Hal ini karena dia takut akan menganggu kehidupan pribadi anak-anak itu. Anak yang sudah dia anggap seperti adik-adiknya sendiri.

Namun saat ini telepon Vienna sedang berdering dan orang yang sedang menelponnya adalah Miu, salah satu anak yang sedang dicari-cari oleh seluruh agensi di negara ini. Melalui percakapan telepon itu. Singkatnya Miu meminta bantuan Vienna agar bisa menghubungkan Rex dengan sutradara drama yang sedang ditayangkan saat ini. Rex ingin tampil dalam sebuah drama, apapun itu meskipun hanya sebagai figuran.

'Keanehan apalagi yang ingin kau lakukan Rex?'

Vienna bahkan tidak bisa lebih terkejut lagi. Rex yang biasanya hanya mengunci diri di kamar untuk bermain game nonstop, sama sekali tak berniat melihat cahaya matahari. Tiba-tiba saja tanpa angin dan hujan keluar untuk berjalan-jalan, dan bahkan malah menggemparkan satu negara. Lalu setelah itu dia bilang apa? Mau tampil dalam drama?

Vienna yang sedang lelah-lelahnya tak mau ambil pusing banyak. Mungkin Rex sudah bosan main game dan ingin memulai karir baru. Dia sama sekali tidak keberatan apapun yang dilakukan Rex selama itu karena keinginannya sendiri. Dan lalu jika dipikir-pikir bukankah ini justru hal baik?

'Benar, kami tak perlu lembur lagi sekarang."

Karena itu Vienna segera mengabarkan berita menggembirakan ini kepada ketua timnya. Dan hanya dalam beberapa jam sekarang Rex sudah berdiri di depan gedung kantor Amber Entertainment untuk menandatangani kontrak dan menjadi aktor dibawah naungan agensi AE.

Tapi tunggu, ada sesuatu yang sangat aneh disini. Apakah seorang duta besar negara adidaya akan berkunjung? Ada apa dengan sambutan yang sangat berlebihan ini? Sebuah karpet merah yang ditaburi bunga dengan berbagai dekorasi disetiap mata memandang. Lalu yang paling gongnya, kedua sisi jalanan yang diisi penuh oleh barisan-barisan orang dengan senyuman dan wajah berseri-seri. Bukankah tidak aneh jika yang mereka sambut malahan adalah pahlawan.

Meski begitu, sayangnya atau untungnya yang mereka sambut tak lain memang adalah orang-orang ini. Rex yang terkejut dengan wajah datar dan Miu yang syok dengan sambutan besar yang berlebihan itu hanya bisa tersenyum canggung saat memasuki gedung agensi. Kelopak bunga dilemparkan mengiringi setiap langkah kaki ketiga orang ini. Sementara itu, Vienna yang dielu-elukan sebagai penyelamat bangsa juga hanya bisa menggelengkan kepala saat melihat sorak-sorai teman-temannya yang seakan sedang menyambut peraih medali emas di olimpiade.

Sebenarnya reaksi berlebihan itu sepertinya masuk akal. Mengingat semua orang ini adalah karyawan yang telah tersiksa selama 2 hari terakhir. Mereka tidak punya pilihan selain terlihat seperti zombie.

Namun setelah mendapat kabar gembira mengenai kedatangan duo visual ke agensi mereka. Tak perlu waktu lama bagi mereka untuk menjadi segar bugar seperti tanaman yang baru di petik. Itu karena sekarang mereka tidak perlu bekerja lembur lagi.

Be A SuperstarTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang