Hey, udah upload video tentang palestina belum? Kalau belum yuk posting dulu. Kalau sudah jangan lupa gaungkan FREE PALESTINE 🇵🇸
Happy reading ^^
Jangan lupa vote dan komen. Terimakasih
***
Setelah percakapan (perdebatan) yang sengit antara keduanya. Akhirnya mufakat tercapai?
"Ngomong-ngomong, karena kau si gila bola tiba-tiba ingin belajar basket. Tentu saja aku Curry-nya Indonesia harus mengajarkan orang malang yang tersesat ini bukan?"
Yoga tertawa bangga, meskipun ini hanya dalam drama tapi dia menganggap ini sebagai kemenangannya juga atas Rex. Tekanan untuk marah juga sudah mulai tak terasa. Itu karena Rex sudah menonaktifkan itemnya. Tapi Yoga tentu tidak tahu. Yang Yoga tahu sekarang dia bisa berakting dengan baik dan bisa mempertahankan gelarnya. Yoga memang jenius akting, yah itu menurut dia.
Tapi mari lupakan itu. Sekarang mereka berdua akhirnya memulai hal utama yang harusnya mereka kerjakan sejak tadi. Belajar bola basket. Yoga berakting seolah menjelaskan panjang lebar. Namun kekikukannya jelas terlihat. Tapi karena aktingnya yang kikuk, justru malah membuatnya terlihat seperti guru baru yang tidak tahu cara mengajar.
Itu berbeda dengan yang di naskah. Karena Yoga harusnya menjelaskan dengan baik. Tapi Nino merasa tidak masalah karena siswa yang mengajari temannya dan menjelaskan dengan kikuk malah terasa lebih manusiawi. Jadi Nino tidak meneriakkan NG dan membiarkan scene berlanjut.
Setelah mulut Yoga terasa berbusa. Akhirnya mereka tiba ke bagian praktek. Sekarang Rex mengambil ancang-ancang untuk melakukan shooting. Namun ada yang aneh. Jika menilik berdasarkan penjelasan panjang lebar Yoga.
Ringkasan teknik shooting yang benar adalah dimulai dengan langkah pertama. Sebelum melakukan shooting, fokuslah pada ring. Setelah itu siapkan ancang-ancang dengan menekukkan lutut sedikit, kemudian meletakkan bola sejajar dengan mata. Selanjutnya jika sudah menemukan sudut yang pas, sembari melompat mulai lambungkan bola menuju ring dengan melontarkannya ke depan atas ataukah dengan melenturkan jari-jari ke depan. Dengan mengikuti metode itu kau akan sukses mencetak poin.
Langkah pertama dan kedua sudah dilakukan Rex dengan benar. Tapi langkah ketiga, kenapa seperti itu? Bukannya membawa bola itu sejajar dengan matanya. Rex malah membawa bola itu sejajar dengan mata kakinya. Yah, bola itu sekarang ada di lantai lapangan. Dan tanpa memberikan kesempatan pada Yoga untuk menginterupsi, Rex segera menendang bola basket itu ke arah ring.
Bola itu melambung dengan mulus ke arah ring. Tidak jika melihat arah dan kecepatannya sekarang, bola itu akan melambung bebas melewati atas ring. Tapi, saat bola sudah mendekati ring. Arah bola yang awalnya melambung tinggi tiba-tiba berubah menjadi menukik turun dengan tajam. Lalu seperti sihir bola basket itu bersarang tepat ke dalam ring.
Itu tendangan mematikan yang tidak akan bisa dibendung siapapun. Bola itu seolah-olah memiliki mata dan kehendak sendiri yang memungkinkannya untuk masuk ring seenaknya. Bahkan orang-orang yang tidak mengerti bola basket dan sepak bola akan tahu bahwa apa yang dilakukan Rex tadi adalah sesuatu yang tidak bisa dilakukan sembarang orang.
Itu gila, sangat gila. Rex bisa mengarahkan bola itu dengan epik agar masuk ke dalam ring kecil. Bukankah jika yang ada di depan mereka saat itu adalah gawang maka tendangan Rex itu akan membuahkan gol yang sangat fantastis? Dengan tendangan seperti itu, Rex akan otomatis diterima di timnas sepak bola dengan posisi striker asalkan dia mendaftar. Tidak, dia bahkan akan dipaksa mendaftar jika skill-nya seperti itu. Bahkan di klub luar negeri Rex akan menjadi incaran juga.
KAMU SEDANG MEMBACA
Be A Superstar
FantasíaApa jadinya jika kau yang baru bangun tidur mendapati dirimu menjadi karakter dalam game? Itu yang terjadi pada Daffano Rex El Kaizer. Dengan kode nama Rex. Dia seorang gamer profesional yang termasuk player top global. Bahkan Top 1 diantara para to...
