Halo semuanya. Terima kasih banyak untuk kalian yang tetap baca, vote, komen dan setia nungguin update.
Eh tapi sebelum mulai baca aku mau minta tolong ke semua reader. Kalian pasti tahu apa yang terjadi dengan saudara kita di Palestina. Aku harap kalian terus mendoakan mereka. Tapi selain itu aku harap kalian tidak berhenti untuk share tentang Palestina di sosmed kalian bahkan jika hanya 1 video. Jangan sampai dunia lupa kebiadaban penjajah Israel.
Dan juga terus boikot produk yang mendukung Israel bukan hanya sehari atau sebulan tapi selama-lamanya. Hanya itu hal kecil yang bisa kita lakukan untuk mereka. Jangan netral. Ini bukan saatnya untuk netral karena disana sedang terjadi genosida. Terus gaungkan 'From the River to the Sea, Palestine Will Be Free'. Mohon bantuannya semuanya, kita kawal Palestina sampai merdeka.
Ok, jangan lupa ya guys, FREE PALESTINE 🇵🇸
Happy reading ^^
Jangan lupa vote dan komen. Terimakasih
***
"Apa aku boleh memberi saran?"
Suara ber-damage yang berasal dari pria dengan visual tak masuk akal baru saja menyerang seisi ruangan.
'Apa kau baru saja mengajakku menikah?'
Para wanita spontan mengatakan itu meski dalam hati. Sementara para pria hanya bisa ternganga. Bagaimana bisa pria yang terus diam sejak tadi, sekalinya membuka mulut mampu membuat seisi ruangan tak bisa mengatakan apa-apa lagi? Semua orang di ruangan berhenti bergerak seolah mereka adalah video yang baru saja di pause.
Tapi, untunglah aura dingin yang tiba-tiba terpancar membuat seisi ruangan kembali berjalan normal.
"Saran apa itu?"
Nino akhirnya memecah keheningan dengan bertanya, pertanyaan itu didukung anggukan oleh Febi. Sementara orang-orang yang tersisa menatap Rex lekat-lekat.
Tekanan atmosfer seolah berubah. Membuat semua orang di ruangan menahan napasnya tanpa sadar. Rex yang menjadi pusat pun mulai membuka mulutnya. Dia menjelaskan panjang lebar mengenai bagaimana alur ceritanya harusnya mengarah. Itu berdasarkan sudut pandangnya sebagai aktor yang memerankan Dion.
"... Itulah yang akan dilakukan Dion."
Setelah penjelasan panjang lebar Rex, suasana menjadi hening.
"Itu ...."
Bahkan Febi sendiri tidak tahu harus merespon saran Rex seperti apa. Bagaimana bisa Rex memiliki pikiran seperti itu? Bahkan dia sendiri tidak pernah memikirkannya. Satu saran dari Rex berkali-kali lipat lebih baik dibandingkan dengan semua ide dan revisi yang sudah Febi lakukan sejauh ini. Yah itu tentu saja karena skill pasif Rex yang membuat tingkat penjiwaan Rex pada karakter Dion sudah diatas rata-rata hingga tak bisa lagi ditingkatkan kecuali Rank aktingnya meningkat.
Febi merasa semua yang dikatakan Rex sangat sesuai dengan apa yang akan dilakukan oleh Dion, seolah-olah bukan Rex yang sedang berbicara disana tapi memang Dion sendiri. Rex seolah sudah menyatu dengan Dion. Bahkan dia si penulis sendiri tak mampu mendalami karakter hingga tingkat itu.
Rex sekali lagi membuat orang-orang terkagum dengan bakat monsternya. Tak hanya mampu berakting sangat baik hingga penjiwaannya ditingkat maksimal. Tapi Rex juga mampu mengarahkan alur cerita dengan rapi. Menyambungkan semua benang-benang kusut yang merangkaikan setiap peristiwa, hingga membuat ceritanya tersambung satu sama lain dan masuk akal.
Membuat cerita yang rumit namun tetap nyambung satu sama lain dan masuk akal hingga tidak meninggalkan plot hole, bukanlah hal yang mudah dilakukan. Bahkan oleh penulis berbakat. Tidak diragukan lagi Rex bahkan bisa menjadi penulis sukses dengan kemampuan ini. Bukankah Rex akan sukses di bidang apapun yang dia geluti?
KAMU SEDANG MEMBACA
Be A Superstar
FantasíaApa jadinya jika kau yang baru bangun tidur mendapati dirimu menjadi karakter dalam game? Itu yang terjadi pada Daffano Rex El Kaizer. Dengan kode nama Rex. Dia seorang gamer profesional yang termasuk player top global. Bahkan Top 1 diantara para to...
