Bab 46 Penalti Game

596 102 38
                                        

Jangan lupa gaungkan FREE PALESTINE 🇵🇸

Disclaimer sebelumnya cerita ini hanya fiktif. Tidak terjadi di dunia nyata dan tentunya tidak nyata. Mohon kebijaksanaan para pembaca.

Happy reading ^^

Jangan lupa vote dan komen. Terimakasih

***

(Mulai dari sini kata atau percakapan dengan akhiran* artinya pakai bahasa asing)


Sementara terjadi perdebatan sengit antara para pro player. Ada cahaya terang menyilaukan yang tiba-tiba terpancar.

'Apakah mencret membuatku mati?*'

'Kenapa aku ada di surga sekarang?*'

Para pro player spontan menggumam demikian. Mereka sungguh tidak tahu siapa yang tiba-tiba memancarkan cahaya surgawi dari kejauhan.

Jika dilihat arahnya, cahaya itu berasal dari orang-orang yang sedang berjalan di seberang sana. Apakah itu terpancar dari gadis cantik yang paling manis dibandingkan manisan apapun di dunia, Miu? Oh, atau itu berasal dari gadis cantik dingin yang terlihat tak nyata layaknya AI, Evelyn?

Meski kedua orang itu merupakan kombinasi visual ultrahigh yang bisa memberikan berkah ke mata siapapun yang memandangnya. Tetapi bukan mereka berdua asal cahaya surgawi itu. Ibaratnya kedua orang itu hanyalah makanan pembuka. Ada menu utama yang jauh lebih wow lagi.

Tepatnya, lihat ke arah tangan mungil Miu. Sekarang dia sedang menggandeng lengan kuat seorang remaja pria, ataukah bisa dikatakan seorang malaikat? Dengan wajah yang terpahat sangat tampan hingga nampak seperti mahakarya terindah abad ini. Tidak ada yang akan menyangkal jika dia mengaku sebagai malaikat jatuh. Wajah itu sungguh membuat semua orang mau tak mau terjatuh dan terjebak dalam pesonanya.

"Semuanya, perkenalkan ini bang Rex!*"

Meskipun mulut keempat orang ini ternganga selebar mulut kudanil. Tak ada satupun yang membalas perkataan Miu. Mereka yang sebelumnya berperang mulut hingga seintens perang dunia sekarang diam seribu bahasa. Entah kemana, perginya para rapper yang bisa mengucapkan seribu kata perdetik sebelumnya.

Tunggu! Apa Rex sekarang sedang menggunakan item yang bisa menghentikan perang dunia hanya dengan kehadirannya? Tidak, tentu saja tidak ada item yang seperti itu. Lalu apa yang terjadi dengan para pro player itu sekarang?

Seperti yang kita semua ketahui. Tujuan para pro player datang ke Indonesia hanya satu, yaitu bertemu sang top 1 global. Karena itulah mereka harus berjuang melalui penderitaan panjang yang sampai memerlukan beberapa bab untuk diceritakan. Untung saja setelah melalui semua penderitaan itu, mereka akhirnya mendapatkan buah manis dari perjuangan.

Berkat itulah sekarang sosok top 1 global telah hadir di hadapan mereka. Tapi setelah bertemu sosok yang paling mereka idam-idamkan setengah mati, hingga harus menghadapi berbagai rintangan dan cobaan. Mengapa reaksi mereka justru seperti ini? Mereka terdiam mematung tanpa bergerak sedikitpun layaknya telah rusak. Bukankah harusnya mereka melompat kegirangan bahkan menangis haru sekarang? Kenapa mereka bereaksi dengan sangat bodoh?

Meski begitu, tidak ada yang bisa disalahkan dari orang-orang ini. Sebenarnya mereka sudah melakukan sangat banyak sekali persiapan, demi satu momen bersejarah ini. Perkataan apa yang harus diucapkan. Ekspresi hingga perilaku apa yang harus ditunjukkan. Mereka semua sudah menyiapkannya secermat dan sedetail mungkin.

Sayangnya praktek memang seringkali tak berjalan sesuai teori. Saat akhirnya Rex ada di depan mata. Mereka hanya bisa mematung tak sadarkan diri, seperti video yang di-pause. Jangankan berkata apapun. Menggerakkan mulut saja mereka tak bisa.

Be A SuperstarCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang