"Sekarang tarik napas yang dalam. Kau akan melihat pintu baru di sebelah mu. Mungkin isinya adalah sesuatu yang sangat ingin kau hilangkan dari hidupmu dan tak ingin kau ingat lagi.
Tapi itulah yang membuat mu terus terhantui. Jangan mencoba menghapusnya karena kau tak akan bisa. Tapi berdamailah dengannya!"
Gideon memberikan sugesti kembali pada Wendy. Sepertinya sebentar lagi mereka akan memasuki kenangan buruk yang membuat Wendy trauma. Kenangan buruk yang terus melukai Wendy.
"Jangan takut! Apapun itu sekarang hanya masa lalu. Itu tak bisa lagi menyakiti mu. Itu hanya sesuatu dari masa lalu mu."
Gideon menatap Wendy dengan wajah yang sangat khawatir. Dia tahu kenangan yang akan muncul pastilah kenangan yang sangat menyakitkan untuk Wendy. Tetapi, ini harus dilakukan jika ingin mengatasi trauma Wendy. Wendy tidak bisa terus-terusan menghindar sehingga malah membuatnya tertekan dan semakin trauma. Akhirnya Gideon melanjutkan perkataannya.
"Sekarang, buka pintunya perlahan, tapi jangan memaksakan diri. Jika kau ingin berhenti, kita bisa melakukannya kapanpun!"
Setelah sugesti dari Gideon. Tiba-tiba wajah Wendy mengerut seolah tak nyaman. Suara narasi kemudian terdengar.
Tapi mungkin karena aku terlalu bahagia
Seketika scene berubah. Kobaran api terlihat di dalam ruang kelas yang terkunci. Saat sorotan kamera berpindah. Di bawah meja, nampak seorang gadis berseragam. Dia adalah Wendy.
Terlalu terpaku pada cahaya mu
Wendy tergeletak dilantai, napasnya semakin lama semakin melemah. Tangannya berusaha menggapai sesuatu dengan putus asa. Mulut Wendy bergerak seolah meminta tolong, namun tak ada suara yang terdengar.
Hingga aku lupa
Semakin lama, Wendy semakin kehilangan kekuatannya. Lalu perlahan Wendy akhirnya kehilangan kesadaran.
BRAAK!
Saat itulah dobrakan yang sangat keras terdengar. Membuat pintu terbuka lebar.
Cahaya yang bersinar terlalu terang
Itu adalah Dion dengan wajah putus asa yang tidak pernah ditunjukkannya sebelumnya.
Akan redup lebih cepat
Senyum cerahnya hilang, wajah tampannya terpenuhi oleh abu dan jelaga, tubuhnya dipenuhi oleh luka.
Aku tak ingin itu terjadi
Saat mata Dion melihat Wendy yang tergeletak tak berdaya, bola mata indah itu segera meneteskan air mata. Air mata darah, seakan dunia ini telah hancur.
Apa ini? Kenapa ceritanya menjadi seperti ini? Bukankah harusnya ceritanya hanya romansa anak SMA yang membuatmu mau tak mau tersenyum, baper dan bernostalgia? Apa mereka salah menonton drama?
Tentu saja tidak. Artis yang nampak diambang kematian sekarang sama dengan artis yang berkilauan sebelumnya. Ini drama yang sama.
Diba dan Ibunya yang awalnya mematung akhirnya tersadar dan menangis histeris bahkan meraung setelah melihat adegan itu. Sedangkan Ayah Diba si pria berotot, mantan atlet terbaik timnas? Yah sekarang dia sedang menangis tersedu-sedu seperti bayi. Pemandangan macam apa ini?
Tapi yang paling parah, pemandangan itu tak hanya dari rumah Diba. Seluruh rumah di kota Diba juga terdengar tangisan yang sama. Apa pernah ada drama yang seperti ini? Sampai membuat semua penontonnya betul-betul terbawa ke dalam drama.
Saat ini siapapun dan dimana pun orang itu. Setelah dia melihat air mata Dion, orang itu menangis dan meraung kesakitan, seakan merasakan panas api hanya dengan melihat Dion melompat ke kobaran api untuk menyelamatkan Wendy. Tapi meskipun begitu, tak ada siapapun yang berhenti menonton. Mereka semua saat ini sibuk menangis dan berdoa demi keselamatan Dion dan Wendy.
KAMU SEDANG MEMBACA
Be A Superstar
FantasyApa jadinya jika kau yang baru bangun tidur mendapati dirimu menjadi karakter dalam game? Itu yang terjadi pada Daffano Rex El Kaizer. Dengan kode nama Rex. Dia seorang gamer profesional yang termasuk player top global. Bahkan Top 1 diantara para to...
