Part 13- Maafkan mommy..

39K 2.6K 16
                                        


Sehari berlalu sejak kejadian di restoran kemarin. Dan emma tidak memunculkan dirinya lagi diperusahaan.

Jerry hanya bisa diam dan membeku. Bahkan kejadian ini seperti mimpi baginya..

Ia sema sekali tidak pernah menyangka kalau angel yang ia sayangi adalah anak nya dari emma. Wanita yang selalu membuatnya penasaran, wanita yang selalu menghindari dirinya, wanita yang misterius..

Jadi sekarang semua sudah sangat membuktikan mengapa emma terlalu menutup diri. Itu semua karena emma tidak mau rahasianya terbongkar..
Lalu apa lagi yang harus jerry lakukan?

Dia telah membuat sebuah peraturan gila-nya sendiri diperusahaan. Jerry tidak akan pernah menerima seorang pekerja yang sudah memiliki anak.

Dan emma memiliki seorang anak. ! Itu gila, sangat gila..

Emma seorang wanita yang jenuis, tidak mudah rasanya melepaskan emma diperusahan ini demi alasan sekonyol itu.

Hanya memikirkan hal ini saja , kepalanya hampir hancur berkeping keping.

Tok tok tok.

Ketukan pintu membuyarkan segala lamunannya.

“Masuk..” ujarnya menatap pintu.
hanya beberapa detik saja pintu langsung terbuka. Sosok katy langsung muncul, sekretarisnya itu mulai melangkah memasuki ruangan-nya.

“Ada apa ?” ketus jerry. Saat ini dia sudah kehilangan mood untuk melakukan aktivitas pekerjaan seperti biasa. Karena masalah kemarin, hampir membuatnya tidak bisa tidur semalaman..

Katy memberikan sebuah amplop putih ketika ia telah berdiri didepan seberang meja kerjanya jerry

“Itu surat pengunduran diri dari emma, Sir.” gumamnya meletakan amplop itu diatas meja bos-nya.

Mendengar hal itu, mata jerry langsung melebar. Ia menoleh kearah katy dengan tatapan terkejut.

Jadi emma benar benar mengundurkan diri dari perusahaan ini? Begitu pikir jerry..

Mulut jerry ingin terbuka untuk menggumamkan sesuatu, tapi ia tahan kembali kedalam tenggorokan. dia hanya menatap amplop yang kini sudah diatas mejanya itu dengan tatapan kosong tanpa arti.

Surat pengunduran diri emma, membuat perasaanya sedih.

Sedih ? Heii, mengapa kau harus sedih jerry! Bukankah ini yang kamu mau? Bukankah ini semua peraturan konyolmu itu?
Batinnya terus mencaci maki dirinya sendiri.

Dan batinnya benar, mengapa ia harus menjadi sesedih ini? Bahkan, ketika mantan desain interior-nya yang lama dipecat hanya karena memiliki anak. Perasaan jerry sama sekali tidak pernah sesedih ini, dan dia tampak baik baik saja tanpa masalah. Lalu, ada apa dengan-nya sekarang?

Jerry menghela nafasnya dengan gusar menatap kearah meja.

“Sebenarnya ini semua salah ku.” katy kembali berujar. Ia berhasil mengambil alih tatapan jerry lagi padanya. “Aku yang memaksa emma untuk bekerja disini. Awalnya emma menolak karena dia tau persyaratan konyol yang ada diperusahaan ini.” lanjutnya lagi.

Jerry sempat memutar bola matanya dengan sedikit jengkel, mendengar penjelasan jujur dari katy saat mengatakan ‘persyaratan konyol’. Well, itu memang begitu konyol kan?

“Kenapa kau memaksanya bekerja disini? Apa hak mu !” nada jerry membentak. Kenapa dia harus membentak ? Astaga jerry, tahan emosimu.

“Itu--” katy terdengar gugup. “Waktu itu aku benar benar bingung harus mencari seorang desain interior yang hebat. Dan emma memiliki bakat itu ...”
Kepala jerry terangguk menyetujui akan hal itu. Emma memang seorang desain interior yang hebat. Dia punya bakat ajaib ..

Dear, Future HusbandCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang