Part 21- You'r liar!

43.4K 2.2K 6
                                        

Ini pertama kalinya bagi emma pergi mengunjungi rumahnya jerry.
Ternyata, pria itu benar benar kaya.
Ketika range rover milik jerry mulai memasuki gerbang rumahnya yang berpagar besi sangat tinggi menjulang keatas, wanita itu tidak berhenti meng-eskspresikan kekagunan dari sorot matanya.
Bahkan, elsa yang sejak tadi duduk dipangkuan emma tampak tercenung hanya memperhatikan halaman didalam gerbang rumah jerry saja...

“Paman punya singa?” pertanyaan yang tiba tiba muncul keluar dari bibir mungil gadis itu membuat jerry mengernyit saat masih fokus menyetir mobilnya memasuki halaman rumah-nya

“Aku tidak ingin mengambil resiko untuk memelihara singa, angel...” balas jerry di sambut dengan cekikikan dari emma.
Dia sangat suka setiap kali melihat jerry tampak kebingungan menjawab segala macam pertanyaan aneh dan polos dari elsa.

“Mommy...” kepala elsa langsung berputar ke arah emma. “Halaman paman tampan seperti rumah singa yaa..” lanjut gadis kecil itu lagi dengan tatapan polos.
Emma hanya membalas ujaran anak nya ini dengan seulas senyuman hangat. Ia merapikan rambut elsa yang berantakan di dahinya..

“Nanti, kalau kau sudah resmi jadi putriku. Paman akan membuatkan taman bermain dihalaman ini untuk mu. Dan kau bisa membawa bocah nakalnya bibi alexa bermain disini...” gumam jerry lagi. Dia sedikit ragu saat mengatakan akan membawa dannis bermain dihalaman rumahnya. Memikirkan anak nakal itu saja dia sudah tidak tahan...
Apalagi menginginkannya bermain bersama elsa.
Oh tidak ...
Mungkin dia akan memikirkan hal itu lagi...

“Sungguuuuuhhhhh...................” seperti menyukai tawaran yang diucapkan paman tampannya itu. Elsa langsung memutar kepalanya mempelototi jerry dangan mata yang berbinar binar.

“Tentu saja....” ungkapnya, mengusap rambut elsa dengan lemah lembut dan rasa sayang. Lalu tatapannya beralih kepada emma, yang entah sejak kapan mengeluarkan senyuman manis menggoda kepadanya. Ia mengedipkan mata main main kearah emma untuk membuat wajah wanita itu merona.

Saat mobil jerry berhenti tepat didepan sebuah rumah gedongan berwana putih, yang berlapis dinding kaca.
Pria itu mulai memutar kunci untuk mematikan mesinnya..
Lalu ia keluar dari dalam mobil dan menyitari mobilnya sampai berhenti didepan pintu tempat duduknya emma..

“Silahkan ratu dan tuan putri untuk turun...” tuturnya ketika membuka pintu mobil, dan membungkukan badan seperti adegan yang ada di film film princess kesukaan elsa.

Sambil mengangkat tubuh elsa, emma mulai turun dari mobil. Dia tampak gugup ketika menatap kewajah jerry.
Selama perjalanan menuju rumah jerry, dia hampir tidak bia bernafas karena begitu terlalu takut akan menghadapi kenyataan kenyataan yang buruk dari reaksi ibunya jerry yang akan menimpanya nanti..

“Santailah sayang, semua akan baik baik saja.” desis pria itu selembut bulu, membelai wajah emma menggunakan jemarinya.

Meskipun berulang kali jerry meminta dirinya untuk tetap tenang dan santai, tapi.. Tetap saja semua ini bagaikan berada di tempat adegan film horor.
bulu bulu tangannya se akan naik secara bersamaan, jantungnya terpompa karena adrenalin, dan kakinya bergetar hebat.

Astaga, ini pertama kalinya dia akan menemui ibu nya jerry. Bagaimana mungkin dia bisa tenang !!!
Wanita itu terus berdiri dengan gusar...

“Ayo, ku harap ibu-ku sudah datang kesini...” dengan erat, jerry langsung menggandeng tubuh emma untuk masuk kedalam rumah nya.

Emma membuka mulutnya lebar lebar ketika melihat ke dalam rumah jerry yang mungkin seluas 148 meter persegi, atau lebih. Desain diruangan rumahnya sangat menonjolkan suasana yang maskulin.
Beberapa dindingnya dilapisi dengan dinding kaca..
Perabotan yang ada di ruangan nya semuanya menggunakan perabotan canggih masa kini.  
Ada tangga dengan lantai keramik di tengah ruangan nya yang langsung mengarah ke lantai dua.
Ada dua kamar tidur dan satu kamar mandi dilantai bawah. Dan bagian dapur yang sedikit menepi diujung ruangannya..
Sedangkan dua kamar tidur , satu kamar mandi yang terpisah dan balkon berada di lantai dua rumah pria tampan ini.

Dear, Future HusbandCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang