Bonus chapter

72.6K 2.8K 54
                                        

Yuk intip fotonya Dixon family diatas:D HAPPY READING !!!

--------------------------

Aku merasa telah menjadi wanita yang paling bahagai.
Dicintai dan mencintai terasa bagitu mudah dalam hidupku..
Memilikinya , seperti kado terbesar dan termahal yang pernah aku dapatkan..

Sekarang, aku akan memperkenalkan nama ku lagi dari awal.

Hai , aku Emma Dixon.
Dan aku adalah istri si pria tampan kaya raya yang membenci anak anak itu.
Oh maaf, kupikir Jerry sudah menyukai anak anak. Terutama pada anak ku, lebih tepatnya anak kami. Elsa...

Kalian lihat foto pernikahan ku yang tertempel didinding ruangan besar milik Jerry?
Yah, itu adalah foto favorit keluarga kami.
Difoto itu aku memakai gaun berwarna krem dari perancang terkenal, yang sederhana tetapi begitu menawan dan tampak elegan.

Tentu saja gaun itu tidak membuat kesan sexy ditubuhku jadi hilang begitu saja..
Jika kalian masih ingat tentang perkataan Alexa kalau aku ini se-sexy Boyence.
Maka, bayangkan saja sekarang kalau Boyence sedang memakai gaun pengantin berwarna krem , yang memperlihatkan bagian belakang punggungku yang terbuka , dengan panjang kainnya yang hanya sebatas mata kaki.

Rambutku yang sudah berubah menjadi sedikit bergelombang dibiarkan terurai begitu saja sampai menutupi dada, dan kakiku ditutupi dengan sepatu hak tinggi yang menyerupai sepatu kacanya cinderella.
Oh, maaf. Kupikir itu berlebihan..

Nah, sedangkan Jerry.....
Um maksudku, suamiku ini mengenakan tuxedo berwarna senada dengan pengantin wanita, serta ada pita yang menghiasi lehernya. Meskipun tuxedonya begitu terlihat simpel, tetap saja tidak memudarkan ketampanan dari suami yang mungkin mendapatkan sorotan tajam dari para wanita.
Oh, lihatlah penampilannya yang sempurna itu.....

Dan tentu saja aku tidak akan melupakan putri kecilku yang cantik jelita. Dia ikut andil dalam pemotretan untuk pernikahan kami tanpa terlewatkan satu jepretan pun.
Elsa begitu terlihat cute dengan gaun pink bercampur putihnya dan rambut sebahu yang tergerai indah itu di hiasi dengan bando bermotif bunga.

Oke, sepertinya aku sudah cukup lengkap menggambarkan penampilan kami di foto pernikahan yang ditempel di ruang tengan rumahnya Jerry yang sekarang menjadi rumahku juga.
Semua senyuman, keceriaan dan kebahagiaan tergambar dari wajah kami di dalam foto nya.
Pernikahan kami digelar secara meriah digedung hotel bintang lima, beberapa rekan bisnis dan para kerabat dekat juga ikut menghadiri pesta pernikahan kami.

Setelah resmi menjadi bagian keluarga Dixon beberapa bulan yang lalu. Aku dan Elsa pindah kerumah besar Jerry yang dikatakan seperti mall oleh Elsa.
Tentu saja itu menjadi suatu keuntungan bagiku, karena  tidak perlu mengeluarkan biaya lagi untuk membayar rumah kontrakan yang dulu kami tempati, berhubung sekarang aku sudah resmi  menjadi ibu rumah tangga yang mengnggur.

Oh ayolah! setiap kali mengingat hal itu , aku sangat ingin mencekik leher suami tampan ku.
karena dia orang yang telah membuatku menganggur.

Dia sudah menunjukan sikap asli nya yang begitu posesif. Dia tidak mengizinkan aku bernyanyi direstorannya lagi, dan sengaja membuatkan satu tempat karaoke di dalam rumah ini agar aku bisa bernyanyi sepuasnya tanpa pernah bosan.
Astaga, aku tidak pernah mengerti dengan sikap pria itu.
Apa dia tidak paham jika aku ingin bernyanyi untuk menghibur orang lain, bukan untuk meghilangkan kebosanan..
Memutar bola mata berulang kali dengan jengkel sudah biasa aku lakukan pada Jerry...

Um, ngomong ngomong.. ada satu hal lagi yang belum kalian ketahui.
Kalau suamiku, Jerry sudah menepati janjinya pada Elsa untuk membuatkan taman bermain dihalaman luasnya yang seperti kandang singa. Elsa pernah bilang begitu..
dan taman bermainnya masih dalam tahap proses. Mungkin beberepa minggu lagi akan segera selesai..

Dear, Future HusbandCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang