Malam ini, jerry sengaja menjemput emma dan elsa langsung kerumah mereka untuk dibawa kerestoran karena jadwal emma menyanyi.
Sebenarnya, emma sangat menolak niat baik jerry untuk menjemput ia dan putrinya. Karena pada nantinya mereka juga akan bertemu direstoran.
Tapi sejak adegan lamaran yang mengejutkan dari jerry kemarin...
Pria itu benar benar menganggap kalau dia dan emma seperti, sudah punya hubungan yang terikat.
Lihat saja saat mereka berdua berjalan memasuki restoran, emma dan pria tampan yang malam ini terlihat santai memakai kemeja kotak kotak berwarna biru itu. Terus menggenggam erat tangan emmat disebelah kanannya, sedangkan elsa berada digenggaman kirinya..
“Aw, aw. Lihat siapa yang datang......” alexa menghampiri mereka bersama anaknya dannis. Mata-nya melirik tajam kerah genggaman tangan emma dan jerry..
Lalu bibirnya tersenyum nakal menggoda adiknya..
“Hallo bibi......” sapa elsa dengan suasana hati yang membaik.
Kepala alexa langsung menatap kebawah. Dimana si mungil yang tampak cantik dengan dress santai berwarna putih itu berdiri disebelah jerry.
“Hallo angel. Bagaimana kabar mu?” alexa sedikit membungkukan badanya, ia mencubiti pipi montok elsa.
“Aku baik.” balas elsa saat melirik sekilas kearah dannis. Si bocah nakal itu sedang melambai lambai centil pada elsa. “Dan kabarku semakin membaik sejak paman tampan bersedia menjadi daddy-ku...” lanjutnya kembali menengadahkan tatapan kearah alexa.
Lihat lah reaksi si wanita menyebalkan itu....
Mulutnya langsung terbuka membulat membentuk suatu huruf O besar. Ia kembali menegakkan badannya seperti semula, dan menatap dengan pandangan terkejut kearah jerry.
Alexa menatap seakan akan adiknya ini seperti buronan yang sedang bersembunyi.
“Jadi. Kau sudah melamar boyence????????” wanita dengan rambut panjang sedada itu berteriak. Ia menutup mulutnya dengan tangan seketika karena lebar mulutnya hampir jatuh kelantai. Matanya meliriki jerry dan emma secara bergantian.
Sedangkan si wanita cantik disebelahnya jerry ini hanya diam sambil malu malu kucing. Seperti habis tertangkap basah sedang berciuman dengan jerry disuatu tempat yang sepi.
Oh ya ampun...
“Tolong jangan menatapku seperti itu alexa. Kau seperti sedang mencibirku......” gumam jerry memutar mulutnya jengkel pada alexa. Kakaknya ini seperti tiada hari tanpa mencibir sang adik.
Tapi yang terdengar hanyalah ledakan tawa alexa. Suara tawa yang dikeluarkan oleh alexa ini mampu membuat semua mata yang ada di restoran tertuju pada mereka.
“Aku tidak mencibirmu mu tampan. Aku hanya bersyukur kalau pada akhirnya adik kesayangan ku ini jatuh cinta. Itu berarti dia tidak akan melajang seumur hidup....” gumam alexa lagi mengangkat tangannya membentuk suatu kepalan seperti akan berteriak “Yes, yes.”
Yaah. Begitulah alexa. Dia itu wanita yang sudah menikah dan memiliki anak. Tapi kelakuan nya, dan sikap menjengkelkan-nya itu masih seperti anak remaja.
“Baiklah sepertinya aku harus segera menyanyi.....” emma mulai mengeluarkan suaranya. Perlahan ia melepaskan genggamannya pada jerry.
Kemudian menatap kearah alexa seakan memohon izin untuk segera pergi dari hadapan mereka...
“Tolong jaga putriku....” bisik emma pada jerry.
“Dia akan menjadi putri ku juga.” jerry membalas. “Selamat bernyanyi, honey...” Pria itu mengedipkan mata dengan cara nakal pada emma sebelum melambaikan tangan,
Wanita itu mulai melangkah pergi dari hadapan mereka dengan ragu ragu, karena merasa merinding mendapatkan kedipan mata centil secara tak terduga dari jerry.
KAMU SEDANG MEMBACA
Dear, Future Husband
RomantikCatatan penulis: Cerita ini sangat banyak kesalahan. Jadi yang mau niat baca boleh tapi harap maklum. Masih dalam tahap REVISI, bersabarlah kalau ingin membaca hasil yang bagus.
