Siang itu, jerry pergi mengunjungi rumah emma..
Dia ingin kesalah pahaman kemarin dapat segera diselesaikan dengan baik baik.
Ia tau, kalau wanita itu pasti tidak akan memaafkannya dengan mudah. Mengingat kata tajam yang emma keluarkan saat terakhir kali, itu seperti sebuah tamparan keras untuk jerry.
Wanita mana yang tidak sakit jika dibohongi dengan seorang pria yang ia cintai?
Jerry mengerti apa yang emma rasakan, dan jerry telah berjanji tidak akan melepaskan emma dengan mudah. Ia harus mempertahankan wanita yang ia cintai itu dan elsa.
Ia sangat bersyukur kalau pada akhirnya , ibunya membatalkan pertunangannya dan jelicia.
Sekarang , sudah tidak ada lagi jelicia dihatinya. Kini hati itu digantikan oleh sosok wanita cantik yang memiliki suara merdu, yaitu emma..
Pria itu berharap tidak akan ada lagi para pengganggu yang bisa menghalangi cinta jerry terhadap emma..
Bahkan jerry tak habis fikir jika nantinya emma dan elsa menghilang dari kehidupannya, pergi jauh meninggalkannya.
Apa jadinya dia tanpa tawa ceria dari elsa? Apa jadinya dia tanpa kasih sayang emma? Apa jadinya dia tanpa mereka ?
Tok Tok Tok Tok Tok.....
Jerry mulai mengetuk pintu rumah emma, berharap wanita itu mau membukakan pintu untuknya.
Tok tok tok tok ...
Ia tidak akan menyerah untuk membuat emma kembali percaya padanya. Dia sudah berjanji akan menikahi emma dan menjadi daddy bagi elsa. Maka selamanya janji itu harus dia pegang teguh..
Tok tok tok tok ...
Entah yang keberapa kalinya jerry mengetuk pintu rumah emma. Siapapun orang yang ada didalam rumah ini, tidak ada satupun yang mau membuka pintu rumahnya atau menyaut dari ketutan pintu jerry.
Akhirnya pria itu menyerah di ketukan entah yang keberapan ...
Jerry menarik rambutnya kebelakang dengan gusar menggunakan jari jari panjangnya, nafasnya berhembus keras keluar dari dalam mulut.
“Ayolaaaah, em... Buka pintu nya.”
desis nya kecil sembari mengambil ponsel dari dalam saku celana dan menekan nama kontak alexa..
Di deringan ketiga, si wanita menyebalkan itu langsung menyaut...
“Apa yang terjadi tampan? Apakah kau sudah bertemu dengan emma?”
Sambar alexa langsung.
Jerry sudah sempat bercerita tentang kejadian mengejutkan kemarin..
Tentang kehadiran ibunya dan si wanita jalang itu, dan juga kebohongan pertuanangan nya yang terungkap didepan emma.
Kakaknya turut prihati mendengar kabar buruk itu, dan jerry pun merasa menyesal karena tidka mengikuti saran kakaknya saat terakhir kali mereka bebicara di restoran.
Ketika alexa berkata “Alangkah baiknya jika kau berterus terang pada emma sebelum dia mengetahui semua ini. Ingat jerr, jika kau tidak ingin dia pergi maka pertahankanlah dia”
Dan semuanya sudah terlambat..
Emma sudah tahu tentang rahasia pertunangannya dan wanita juga pergi dari hidupnya...
“Emma tidak mau membukakan pintunya untukku , bagaimana mungkin aku bisa menjelaskan semua kesalah pahaman ini padanya ....” balas jerry menjawab pertanyaan kakaknya di ponsel.
Terdengar suara hembusan nafas berat dari alexa diseberang sana..
“Jika kau benar benar mencintai nya, kau harus mempertahankan emma. Berusalah tampan.. Aku percaya padamu. Kau sudah dewasa.....” alexa memulai kalimatnya dengan menyemangati. Sejujurnya ini sangat aneh, karena alexa tidak pernah berbicara menyemangati adiknya seperti ini. Karena biasanya, wanita itu selalu mencibir jerry disetiap kesempatan yang ada..
KAMU SEDANG MEMBACA
Dear, Future Husband
RomanceCatatan penulis: Cerita ini sangat banyak kesalahan. Jadi yang mau niat baca boleh tapi harap maklum. Masih dalam tahap REVISI, bersabarlah kalau ingin membaca hasil yang bagus.
