Jerry membuka kelopak matanya dengan berat, kakinya yang terbentur lantai membuat ia terbangun dari tidur nyenyak-nya.
Jari jarinya mulai mengucek mata, mulutnya terbuka untuk menguap.
Dia memandang samar samar kearah sekitarnya dan berharap kalau dia sudah tidak lagi berada di alam mimpi.
Pada kenyataanya, dia memang tidak sedang bermimpi.
Astaga , ini nyata !!
Pria itu berusaha keras menampar wajahnya berulang kali untuk segera sadar.
Ternyata yang dia lihat ini benar benar lah nyata.
Dia masih ada dirumahnya emma, dan tertidur di atas sofa ruang tengah rumahnya emma.
Oh astaga, ingatan tentang pencarian elsa yang menghilang kemarin membuatnya kembali teringat.
“Pamaaaaaannn . Kau disini !!!!!!!” suara elsa yang berteriak muncul, semakin mendekatinya. Tubuh kecil gadis yang memakai piyama bergambar kartun frozen itu berlari kecil sampai merangkak naik keatas tubuhnya jerry yang masih berbaring diatas sofa.
“Kau sudah bangun..” pria itu menguap sekali lagi. Merasa tidak berdaya karena di tindih oleh tubuh mungil elsa. “Bagaimana keadaanmu?” tanya jerry menatap keatas untuk melihat wajah elsa yang berada tepat diatas kepalanya.
“Aku semakin membaik....” elsa melonjak lonjak diatas tubuh jerry. “Berkat kehadiran mu.........!!!!!!!!” kali ini gadis kecil yang rambutnya berantakan akibat baru bangun tidur itu langsung merebahkan dirinya diatas tubuh jerry. Kedua tangan mungilnya menangkup wajah jerry .
“Aku senang kau sudah baikan, angel..” ucap pria itu memberi kecupan selamat pagi di bibir mungilnya elsa dari jarak yang sangat dekat.
Kalian mengerti kan dengan posisi mereka sekarang ini? Jerry tertidur diatas sofa, sedangkan tubuh elsa berada diatas tubuhnya.
Kuharap kalian mengerti..
“Oh astaga...” jerry memekik saat dia mengangkat tangan untuk melihat arah jarum jam di arlojinya. “Aku sudah terlambat untuk bekerja , angel...” tatapannya kembali pada elsa yang sudah merubah ekspresi menjadi cemberut.
“Jangan pergi, kumohon paman. Jangan tinggalkan aku sendiri lagi disini....” dengan suara mememohon, gadis itu menempelkan kepalanya diatas dada jerry.
Jerry hanya bisa menghela nafas dengan berat. Sejujurnya, dia juga tidak ingin meninggalkan elsa.
Tiba tiba saja dia selalu ingin berada didekat elsa, selalu ingin memeluknya disetiap kali ada kesempatan dan mencium bibir mungil gadis itu.
DIA MENCINTAI ELSA !
“Tapi angel, paman mu ini harus bekerja. Kau tau kan, kalau aku harus menggali uang yang banyak. Agar bisa membawa mu jalan jalan kembali.....”
Mendengar ucapan dari paman tampan-nya itu, elsa langsung mengangkat kepala seketika.
Matanya berubah jadi berbinar...
“Benarkah kau ingin membawa ku jalan jalan lagi?”
Kepala jerry mengangguk membenarkan.
“Aku akan membawamu kemanapun kau mau angel...”
“Kemana pun?”
Jerry menganggukan kepala lagi. Membuka setengah bibirnya untuk tersenyum gemas pada elsa.
“Ya , kemana pun. Angel...”
“Kalau begitu, kau harus membawaku dan mommy ke disneyland !!!”
“Disneyland? Kau memiliki selera yang cukup mahal....” pria itu melengkungkan alisnya, juga melengkungkan seulas senyuman tipis dibibirnya.
“Oooooh, ayolah paman. Kau bilang, kau orang kaya. Bawa aku dan mommy ke disneyland...” kedua kaki elsa bergoyang goyang dengan gusar diatas tubuhnya jerry. Sampai membuat prita itu sempat merintih menahan sakit.
KAMU SEDANG MEMBACA
Dear, Future Husband
RomanceCatatan penulis: Cerita ini sangat banyak kesalahan. Jadi yang mau niat baca boleh tapi harap maklum. Masih dalam tahap REVISI, bersabarlah kalau ingin membaca hasil yang bagus.
