Dua hari sudah berlalu , tetapi hubungan emma dan jerry belum juga membaik seperti sediakala.
Emma masih tidak ingin bertemu dengan jerry dan membiarkan pria itu kembali mendekati dirinya dan elsa. Wanita itu lebih sering menghindar dari jerry
Bahkan ia tidak pernah memunculkan batang hidungnya lagi direstoran untuk bernyanyi dengan memberikan alasan sakit kepada alexa agar dia diberi izin untuk tidak masuk. Semua itu dia lakukan untuk menghindari jerry
Emma masih butuh waktu untuk melupakan rasa sakit yang ditorehkan pria itu. Karena setiap kali ia mengingat ataupun melihat jerry, hatinya seperti kembali ditusuk dengan pisau tajam.
kebohongan jerry yang menyakitkan masih terekam jelas didalam kepalanya
Jerry tau kalau wanita itu masih begitu membencinnya ..
Tapi meskipun begitu, jerry tidak akan menyerah dan berhenti sampai disini.
Dengan segala upaya dan kerja kerasnya untuk mendapatkan emma kembali, pria itu selalu melakukan apa saja agar emma mau memaafkan segala kesalahannya
Setiap hari, jerry selalu mengirimkan berbagai jenis bunga kerumah emma dengan kartu ucapan permintaan maaf. Dan mengirim beberapa hadiah untuk elsa..
Hampir setiap malamnya juga, pria itu berusaha untuk menghubungi ponsel emma , serta mengirimnya beberapa pesan singkat. Sayangnua, wanita itu terus mengabaikan panggilan dan pesan singkat dari jerry..
Nada dering ponselnya berbunyi saat emma baru keluar dari kamar mandi sehabis membersihkan diri. Ia mengugulung gulung rambutnya menggunakan handuk dan berjalan menuju tempat tidur mengambil ponsel yang ada diatas sana.
Saat melihat pesan dari jerry yang muncul di ponselnya, mendadak ada kerinduan yang menusuk nusuk jantungnya.
From : jerry
Hai. Aku tidak tau ini pesan yang keberapa yang tidak pernah kau balas.. Tapi ku harap kamu membaca pesan singkat ini.
Aku akan pergi berbisnis keluar negeri untuk beberapa hari. Jika di perbolehkan , aku ingin menemui mu dan elsa sekarang sebelum aku pergi.
ku harap kau dapat hadir di bandara...
Aku merindukan mu , emma...
Hanya membaca pesan singkat itu saja , rasa rindu akan jerry semakin menusuk nusuk jantungnya.
Tetapi dirinya sendiri masih menolak untuk bertemu langsung dengan pria itu..
Entah setan mana yang merasuki tubuhnya agar menolak kehadiran jerry kembali kedalam kehidupannya.
Dia masih mencintai jerry. Itu yang selalu ia tanamkan dalam jiwanya..
To : jerry
Aku juga ingin bertemu dengan mu, aku merind...................
Belum sempat melengkapi kalimat dipesannya, emma langsung menghapus setiap kata pesan singkat yang tidak akan ia kirim kepada jerry.
Dia masih belum siap untuk bertemu dengan pria itu, masih belum siap menerima kenyataan kalau pria itu telah menyakiti hati nya dan membuat kepercayaannya hilang seketika.
Mengurungkan niat untuk membalas pesan singkat jerry, LAGI....?
Emma melemparkan ponselnya keatas ranjang dan berbalik badan keluar dari kamar...
Ia menemukan gadis kecilnya duduk diatas sofa ruang televisi, sedang bermain dengan sebuah boneka perempuan yang memiliki rambut panjang. Elsa menyisir rambut boneka itu dengan lemah lembut...
"Mommy, lihat apa yang aku dapat dari paman tampan !!!" gadis kecilnya berteriak gembira sambil mengangkat tinggi tinggi boneka yang ia pegang, untuk di pelihatkan pada emma.
Melihat keceriaan elsa saat ini , senyuman emma jadi melengkung tulus..
Ia berjalan menghampiri gadis kecilnya dan ikut duduk diatas sofa...
"Paman tampan menemui mu lagi ?" kata 'lagi' ia tekankan pada putrinya. Meskipun jerry tidak pernah bertemu dengannya lagi, tapi jerry masih terus pergi menemui elsa disekolahannya. Pria itu selalu saja memberikan elsa mainan atau makanan yang gadis kecilnya ini sukai..
KAMU SEDANG MEMBACA
Dear, Future Husband
RomanceCatatan penulis: Cerita ini sangat banyak kesalahan. Jadi yang mau niat baca boleh tapi harap maklum. Masih dalam tahap REVISI, bersabarlah kalau ingin membaca hasil yang bagus.
