20. DON'T TOUCH MY GIRLFRIEND

27 1 0
                                        

20. DON'T TOUCH MY GIRLFRIEND

"If you don't want to lose your finger, then don't ever think about touching my girlfriend again"
-Asta Shenazar

--••🍙••--

Sekarang adalah waktu yang paling menyenangkan bagi para siswa dan siswi di SMA Sanecalla selain waktu pulang. Apa lagi kalau bukan waktu istirahat? Masing-masing murid melakukan berbagai macam aktivitas. Namun sebagian besar dari mereka pergi ke kantin untuk mengisi perut mereka yang lapar.

Saat ini Asta sedang berjalan bersama dengan teman-temannya di koridor sekolah. Mereka hendak menuju ke kantin, namun di perjalanan para anak-anak Castinozera itu dihadang oleh sesuatu yang ramai dikerubungi murid-murid lain.

"Eh buset, rame bener... Ada apaan tuh?" ucap Suga.

"Kayaknya ada yang lagi ribut deh" timpal Seiya.

"Ribut? Ada yang gelut? Mana-mana?! Gue pengen ikutan"

Melihat Leo yang tiba-tiba menjadi energik saat mendengar kata ribut dan gelut. Aji si pawang Leo yang kedua setelah Asta langsung menjitak kepala cowok itu. Alhasil Leo yang sedari tadi tidak bisa diam layaknya cacing kepanasan pun seketika diam dibuatnya.

"Gak usah ngikut-ngikut" nasehat Aji yang langsung dibalas anggukan malas oleh Leo. "Hmm, membosankan..."

"Kira-kira siapa yang lagi ribut ya?" tanya Seiya.

"Itu bukannya Lauri sama Diana ya?" ujar Leo.

"Ah, iya bener. Itu Lauri sama Diana" timpal Aji.

Ketika mendengar nama Lauri, Asta yang tadinya terlihat tidak tertarik seketika langsung menatap ke arah kerumunan orang-orang itu. Ternyata benar apa dilihat Leo, siswa yang sedang bertengkar hingga dikerumuni banyak orang itu adalah Lauri.

Saat ini gadis itu bersama Diana tengah berhadapan dengan 3 orang cewek. Mereka adalah Naina dan 2 temannya yang bernama Mery dan Dinda. Asta tidak tahu apa yang sedang dibicarakan, tapi dia bisa melihat kalau mereka kini sedang beradu mulut.

Ketika Asta sedang mencari tahu apa yang terjadi. Cowok itu bisa mendengar obrolan Angel dan juga Mia tepat di samping anak-anak Castinozera. Mereka adalah dua orang yang sekelas dengan Seiya.

"Bukannya itu Lauri? Ini pertama kalinya gue liat dia dilabrak gitu. Setau gue dia anak yang baik-baik deh. Selain itu, tiga orang yang ngelabrak dia itu siapa sih?" ujar Angel.

"Kayaknya itu si Mery sama si Dinda deh. Anak basis kelas 12. Yang satu lagi kalau gak salah Naina, kelas 10 yang gabung sama basis" balas Mia.

"Naina? Maksudnya adeknya Lauri? Gila bener tuh bocah ngelabrak kakaknya sendiri" ujar Angel dengan wajah tak percaya.

Mia melipat tangannya di depan dada lantas kembali menatap ke arah kerumunan itu. "Di situ ada Diana sih, paling tiga bocah itu abis sama Diana. Lo tau sendiri gimana dia kalau ngehadepin bocah tengil"

"Tapi mereka lawan tiga orang, gawat juga gak sih?"

"Hmm, iya juga sih. Adek kelas sekarang ngeri-ngeri"

Asta berjalan mendekat, ingin menyaksikan apa yang terjadi antara cewek-cewek itu. Diikuti anak-anak Castinozera di belakangnya.

"Tumben Asta kepo sama yang beginian" celetuk Suga.

"Entahlah, ketua lo kehilangan kejantanannya kali" sahut Aji yang disambut tawa dari Leo.

"Pfttt...."

Mengabaikan teman-temannya, Asta kini berdiri di tempat dimana dia bisa melihat orang yang ingin dia lihat dengan jelas. Disana Lauri berhadapan dengan tiga orang yang terlihat memojokkannya, tentunya Diana berada di samping gadis itu.

ASTA SHENAZARCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang