" Oppaaaaa " suara seseorang dalam telpon itu memangil Lisa dengan ria yang membuat Jennie memutar bola matanya malas
" Oppa kenapa kamu lama sekali mengangkat teleponku , apa kamu sedang sibuk ? " tanyanya lagi Tampa berbasa basi
" Oppa .. " pangilnya lagi" Wae " jawab Jennie malas , seketika hening sebentar di arah panggilan itu , mungkin dia kaget yang mengangkat telpon nya bukan Lisa , atau dia mengecek lagi siapa yang dia panggil
" Hallo "
" ne "
" yaa kou siapa , dimana Lisa oppa ? "
" dia ada di sampingku , sedang mengemudi , ada apa kau menelponnya " tanya Jennie jengah
" wait , waitttt , aku tak asing dengan suaramu , tapi siapa kau ? "
" waaaah daeeeebak , kau sudah lupa dengan suaraku , sungguh hebat kau yah " tegas Jennie yang kini sudah naik darah
" yayaya apa kau Jennie unnie "
" Kau masih bertanya ?
Ya dasar adik evil , berani-beraninya kau melupakan ku , kau bahkan tak mengenali suara ku "" ya unnie bukan seperti itu-- "
" ya somiah , kau tidak meneleponku hampir seminggu ini dan kau bisa menghubungi Lisa dengan sering , apa maksudnya itu " kesal Jennie " apa kau melupakan ku "
" aniiiyaaaa kenapa kau berpikir seperti itu , aku hanya tidak menghubungi mu karna aku tau kau seorang CEO dan sudah pasti kau sangat sibuk aku hanya tidak mau menganggu waktu mu "
" ya Lisa juga manejer ku dia juga sibuk kenapa kau masih bisa menelponnya "
" aku menelponnya hanya aku perlu beberapa pengetahuan tentang pembelajaran ku di sini , kau tau pelajaran ini membuatku pusing "
" ya berusahalah sendiri , jikapun ia kau perlu bantuan mu untuk pembelajaran mu , kenapa kau tidak memberitahuku "
" sudah ku bilang kau sibuk , aku tak mau menganggu waktu mu
Dan kalaupun kau ada waktu , kau bukannya membantuku dalam pembelajaran tapi mengomel bagai ajjuma yang kehilangan satu toppokinya "" Kyaaaaaa " teriak Jennie kesal
" sayang ada apa ? Apa kau baik-baik saja " tanya Lisa khawatir " diam dan menyetir saja " jawab Jennie tajam dan membuat Lisa ciut seketika
" ajjuma kau bilang , sudah tidak pernah meneleponku sekarang kau memanggilku ajjuma ?"
" ya aniiii , unnie bisakah kau memberi telponnya saja pada Lisa oppa , aku tak mau berdebat dengan mu "
" Tidak , memang kau mau bicara apa dengan Lisa "
" kau inggin tau saja , sudah berikan saja telponnya pada Lisa oppa "
" tidak akan aku tidak akan memberikannya "
" yaaaa unnie kebiasaan mu tidak berubah , jangan terlalu protektif pada nya dia hanya manejermu bukan kekasihmu , jadi berikan telponnya pada Lisa oppa cepat "
" aku tidak akan memberikannya pada Lisa , lagian kau perlu tau sesuatu dariku "
" apa ? , Unnie mau memberitahuku apa , apa usaha mu Sekarang berhasil , dan mall itu sukses besar , kalau begitu selamat . Sekarang berikan telponnya pada Lisa oppa aku inggin bicara " jerutu somi
" Haiss anak ini benar-benar " bisik Jennie kesal "
" yaaa bisakah kau berhenti bicara dan menebak-nebak , sebenarnya apa yang kamu mau bicarakan dengan Lisa , apa kau inggin mengodanya ? " mendengar itu membuat Lisa melorotkan matanya
![](https://img.wattpad.com/cover/348883804-288-k728413.jpg)
KAMU SEDANG MEMBACA
Approval ( JENLISA ) ✓
Fanfiction" ANTARA AKU , KAMU DAN KAKAK KITA " APPROVAL = restu yang kita inginkan ✓ ( Buat yang baru baca , diharapkan untuk melihat kembali menu urutan bacanya ! Soalnya list ke acak . Jadi setelah udah baca yang AWAL lanjut ke yang ke2 sampai seterusnya di...