_-_ VOTE DAN COMMEN _-_
Semuanya sudah memenuhi ruang meeting , Jennie juga sudah mendengar semua keluhan para staff nya , kondisi kantor kacau melihat penurunan uang perusahaan setelah pengeluaran untuk upah karyawan , belum lagi desakan demi desakan para pemilik toko yang belum stabil dengan hasil penjualan mereka alasannya karna mall yang di dirikan belum memenuhi syarat
Setelah menyelesaikan meeting tinggal Jennie , Lisa , jisoo , KAI dan Irene yang tersisa di ruang meeting, semuanya masih mendiskusikan perihal masalah kantor ini
" menurut Miss kim dengan sisa uang hanya tinggal beberapa ini bisa menunjang perusahaan " tanya KAI membuat Jennie termenung " mengingat uang adalah penunjang dari segala aspek , jika uang ini tidak ada peningkatannya saya khawatir kan perusahaan anda bangkrut " lanjut kai
" KAI benar , usulanku Tetang pemasaran yang akan di lakukan nanti untuk promosi brand sekaligus produk lokal akan memakan modal yang lumayan juga " ucap jisoo " apa rencanaku kita urungkan saja "
" tidak itu rencana paling bagus untuk menarik peminat , pemasangan layar di area mall pasti akan sangat berpengaruh , dan dapat ku pastikan banyak orang yang melihat promosi kita jika lewat layar " imbuh Lisa
" tapi bisa kah kamu menjamin itu manejer Lee ?
Bagaimana jika cara itu tidak berhasil kamu hanya akan mempersulit keadaan dan walaupun itu juga berhasil apa keuntungannya akan sernifikan , tidak bukan
Ku sarankan berpikirlah untuk lebih luas lagi , jangan mengambil resiko yang membahayakan perusahaan hanya karna ide kecil "
" apa maksud mu ide kecil ? " tegas jisoo
" maafkan aku tuan jisoo , tapi bukankah benar , biaya yang di butuhkan untuk memasang layar besar di mall itu lumayan besar
Tapi hasil dari ide mu itu hanya sedikit kemungkinan untuk berhasil bukankah itu hanya ide kecil "
" aku tau keberhasilannya memang sedit tapi kita belum mencobanya jadi jangan bilang itu ide yang kecil " ucap jisoo yangerasa direndahkan atas ide nya
" Ouh atau mungkin kamu punya ide yang lebih baik direktur KAI " tantang jisoo
" aku adalah direktur keuangan , yang bertugas untuk mencari ide dalam pemasaran adalah anda tuan Kim dan penarik minat para investor untuk ikut bergabung dengan perusahaan RUBY INDUSTRI ini adalah tugas manejer Lisa , bukannya aku tidak bisa memberi ide tapi menurut ku untuk apa Presdir Kim merekrut kalian di bagian staff itu jika kinerja kalian saja kurang membantu " ucap KAI lagi yang menyulut emosi jisoo
" yaa lama-lama kau seperti memancing emosi ku , sebenarnya kau ini ingin memberi keringanan dalam masalah ini atau inggin menginjak harga diriku " ucap jisoo yang kini berdiri dan menunjuk kearah KAI
" Hei aku di sini hanya berbicara tentang fakta selama satu tahun ini mana hasil kalian , bukankah kalian mempunyai pengalaman yang luas tapi kenapa Ruby industri bulum ada peningkatan "
" Kyaaak kau pikir aku dan Lisa diam saja , kami juga banyak berpikir dan berencana hanya saja kita belum menemukan titik yang baik , meningkatkan kenaikan dan minat orang itu sangat sulit di tambah persaingan pasar yang ketat , kau tak tau itu " amuk jisoo
" YAAAAK hentikan
Kalian ingin berdiskusi atau ingin berdebat " ucap Jennie yang mulai kesal
" maaf direktur KAI seperti nya laporanmu sudah aku mengerti , kamu bisa kembali ke ruangan mu " pinta Jennie dengan baik , dengan smirk di bibir KAI dia melangkah pergi meninggalkan ruang meeting
Dari cara KAI memang dia seperti nya tidak menyukai jisoo juga Lisa entah itu karna alasan kantor atau pribadi . Tapi dia benar-benar sudah menunjukan ke tidak sukaannya .
" ini kesempatan terakhir kita , aku akan tetap mengambil usulan pemasangan layar itu berapapun biayanya " ucap Jennie
" lalu bagaimana dengan uang perusahaan yang sangat menipis nantinya " tanya Lisa
KAMU SEDANG MEMBACA
Approval ( JENLISA ) ✓
Fanfiction" ANTARA AKU , KAMU DAN KAKAK KITA " APPROVAL = restu yang kita inginkan ✓ ( Buat yang baru baca , diharapkan untuk melihat kembali menu urutan bacanya ! Soalnya list ke acak . Jadi setelah udah baca yang AWAL lanjut ke yang ke2 sampai seterusnya di...
