Seven brothers

1K 57 7
                                        

Happy reading
*

*

*

*

*

*

*


"Huh...."helaan nafas keluar dari bibir seorang lelaki dengan surai blonde sedikit panjang. Lelaki itu melepas kacamatanya. Langkahnya membawanya berjalan ke arah sofa di ruangan itu. Melepas jasnya kemudian duduk mengistirahatkan badannya setelah seharian berkutat dengan berkas-berkas yang memuakkan.

"Sekarang gue baru ngerasain gimana rasanya jadi lo...." tatapan matanya mengarah ke sebuah foto berukuran sedang di atas rak. Lelaki itu berjalan ke arah foto itu. Membelai wajah didalamnya dengan senyum keharuan.

"Nggak nyangka ya? Udah dua tahun lo nggak bareng kita lagi bang..."

Cklek!

"Bang Rey,"

Merasa di panggil,Reyhan mengalihkan perhatiaannya dari foto Mahen ke arah pintu. Dilihatnya Candra yang masuk dengan peper bag di tangannya.

"Ini makan siang abang," Candra meletakkan paper bagnya di atas meja. Reyhan menghampiri Candra dan mengusak rambutnya.

"Makasih,ya. Jefran mana?" Tanya Reyhan sambil duduk di samping Candra.

"Jefran masih les bang. Candra kebetulan pulang duluan. Jadi siapin abang makan siang," jawab Candra.

Reyhan tersenyum. Kini kedua adik bungsunya sudah menginjak bangku kelas 12. Sedangkan Nathan mulai menginjak bangku perkuliahan menyusul si kembar titan yang sudah lebih dulu masuk. Reyhan sendiri sudah lulus tahun lalu. Satria menyuruhnya melanjutkan S2. Tapi Reyhan menolak dengan alasan ingin membantu papinya mengurus perusahaan,menggantikan Mahen.

"Bang..." Reyhan yang baru hendak menyuap makanannya menoleh. Dilihatnya Candra yang menunduk memainkan jarinya. Reyhan menanti kelanjutan ucapan Candra.

"...kangen bang Mahen...hiks..." Reyhan meletakkan kotak bekalnya. Segera di rengkuhnya Candra ke dalam pelukannya. Pria itu membelai surai hitam Candra dengan lembut.

"Nanti kita tengok bang Mahen,ya," ucap Reyhan lembut. Candra mengangguk. Dihapusnya air matanya kemudian tersenyum manis ke arah Reyhan.

"Abang,moga abang cepet nyusul om Kevin,ya. Biar Candra punya kakak ipar," Candra mengalihkan pembicaraan.

"Om Kevin aja baru mau nikah bulan depan lho. Masih lama nunggu waktunya abang," Reyhan mengambil kotak bekalnya lagi. Candra diam membiarkan sang abang menikmati makan siangnya.

Tak lama Reyhan menyelesaikan makannya. Melirik sekilas ke arah jam tangannya sebelum beranjak memakai kembali jasnya.

"Ayo kita tengok abang," ajak Reyhan. Candra mengangguk. Dia membereskan kotak bekal Reyhan kemudian berjalan bersama keluar ruangan. Baru keluar,mereka disambut Joseph yang membawa beberapa berkas.

"Rey,mau kemana?" Tanya Joseph.

"Nengok bang Mahen. Berkasnya taruh meja aja. Nanti gue cek. Sekalian titip kantor ya. Gue nggak tau bakal balik kapan," pinta Reyhan pada sekertarisnya.

Seven Brothers Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang