bab 18

509 45 2
                                        

Sudah sekitar tiga hari new di tahan oleh joss, new bahkan sama sekali tak menyentuh makanan yang joss berikan.

Tentu saja itu membuat joss marah dan membuat tay terluka, tay bahkan berkali-kali meminta arm untuk menyelamatkan new, namun arm tak bisa berbuat banyak soal manusia karna menurut nya semua manusia punya takdirnya sendiri.

Joss masuk sambil Membanting pintu.
" aku bahkan sudah berbaik hati memberimu makan new, apa sebegitu hina nya aku hingga kau tak menerima bantuan ku? " ucap joss.

"Jika kau ingin membantuku maka lepaskan tay" ucap new dengan suaranya yang mulai melemah.

"KENAPA SEMUA ORANG PEDULI DENGAN NYA? KAU, AYAH, IBU BAHKAN DAVINKA? " teriak joss.

"SAMPAI KAPAN AKU HARUS BERSAING DENGAN NYA UNTUK MENDAPATKAN APA YANG AKU MAU? BAHKAN PERHATIAN DARI NU SAJA SULIT KU DAPATKAN" kali ini joss bicara sambil membanting beberapa barang di kamar sehingga membuat new tersentak kaget.

"Kau sudah punya davinka yang mencintai mu joss" ucap new.
"Jangan munafik new, jika dia mencintaiku maka dia takan tidur dengan sembarangan orang, jika dia mencintai ku maka kau takan berada disini, dia hanya wanita yang tamak new" jelas joss.

"Ibu ku? Kau pikir aku mau lahir dari perempuan yang haus akan harta? Dia selalu membuat ku seperti tay, bahkan papah? Dia justru mewariska semua nya untuk tay, lalu untuk apa aku di lahirkan? " tanya joss, ternyata benar adanya jika orang jahat terlahir dari orang baik yang tersakiti.

"Lalu kenapa kau limpahkan semua nya pada tay? " new menatap joss dengan lekat
"Karna dia sempurna, karna dia punya segalanya,  jika aku tidak bisa bersaing dengan nya maka aku harus merebutnya" ucap joss sambil tertawa.

Joss mengambil sesendok nasi dan memberi nya kepada new, namun new melepehnya.

Joss kesal dan menodongkan senjata api di hadapan tay.
"Joss jangan gila, aku takan memaafkan mu jika sesuatu terjadi pada tay" ucap new .

"New, jangan mendekat, pria itu gila new" larang tay.

Break
Suara pintu di paksa terbuka, off , gun dan lin serta beberapa anak buah nya sudah mengepung rumah joss.

"Hentikan semua kegilaan mu joss" ucap Thomas.

"Papah? Enggak aku pasti mimpi, gimana bisa?" Joss bingung dengan kehadiran papahnya.

"Maaf jika papah harus melakukan ini, off tahan dia" ucap Thomas yang meminta off membawa Joss.

Door
Satu tembakan melesat dari pelatuk milik Joss.
"NEW"  teriak semua orang termaksud tay secara bersamaan.
New tergulai tepat di samping tubuh tay, tay ingin meraih new namun tiba-tiba pandangnya gelap.

*
*
*
*
*
Tay membuka mata nya perlahan, semua tampak putih, mungkin kah ini surga?
Tay melihat kesekeliling untuk mencari new namun justru suara arm yang terdengar.

"Selamat tay, kau berhasil menemukan cinta sejati mu" ucap arm sambil memberi selamat.

"Apa maksudnya? Dimana new? Dimana semua orang? " tanya tay panik.

"Kau tak perlu khawatir tentang semua orang, kau harusnya berbahagia karna kau akan kembali ketubuh mu" jelas arm.

"Bahagia? Apa aku bisa kembali karna new menyerahkan dirinya? Apa ini arti cinta sejati? Mengorbankan orang lain? " tay terlihat marah.

"Apa yang salah? Semua nya sudah punya konsekuensi nya sendiri tay, dunia berjalan seperti ini" jelas arm.

"Hahaha gila, ini tidak masuk akal , hukuman macam apa ini? "
"KEMBALIKAN AKU KEPADA NEW, JIKA KEMATIAN KU BISA MEMBUAT NEW KEMBALI, MAKA AMBIL NYAWAKU" teriak tay dengan air mata yang bercucuran.

"Maaf tay, semua sudah terlambat, masa mu sudah berakhir dan kau akan ku kirim ke tubuh ku sesuai perjanjian" arm

"tidak, aku tidak butuh tubuh ini, aku benci, aku mohon kembalikan new kepada ku, tolong aku mohon" ucap tay sambil memohon dan memukul tubuhnya sendiri.

Apakah tay bisa bahagia dengan cara seperti ini? Kenapa harus tay?

"Apapun aku mohon arm, kembalikan new, apa yang harus aku lakukan" tay terlihat begitu menyedihkan,

Air matanya mengalir begitu deras, rasanya sesak di dada.

Arm menatap tay dengan iba, namun ini sudah jalan nya

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Arm menatap tay dengan iba, namun ini sudah jalan nya.
Arm sendiri tak bisa merubah apa yang sudah di takdirkan.

"Tay kembalilah ketubuh mu, hiduplah dengan baik dan berbahagia lah" ucap arm.

"Tidak arm, aku tak butuh hidup ku, kau bisa ambil kembali tapi izinkan aku sekali saja melihat new baik-baik saja"
"Jika semua harta yang ku miliki bisa membawa new kembali maka ambil lah arm"
"Aku sudah cukup menderita, jangan juga kau ambil new, aku bahkan belum mengungkapkan perasaan ku"

"New aku mencintaimu, new maaf kan aku" tay terus saja meracau masih dengan air mata yang mengalir.

Arm tak bergeming, detik kemudian penglihatan tay memudar

Tttiiiiiiitttt
Suara mesin EKG berbunyi

Tttiiiiiiitttt  Suara mesin EKG berbunyi

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.


*
*
*
*
*
*
*
People come and go

40 day'sTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang