"bagaimana jika aku tak berhasil menemukan seseorang yang mencintaiku dengan tulus setelah 40 hari? " tanya tay.
"kau harus mengucapkan selamat tinggal pada jasad mu tay"
seorang pria berusia hampir 30 tahun terbaring koma, sementara rohnya berkel...
New menatap tawan, new menghela nafasnya. Berarti new harus berurusan dengan orang penting saat ini.
"Gue harus bantu lo dari mana?" Ucap new memecah keheningan Tay hanya menggeleng.
New beranjak dari duduk nya dan menyalakan kompor,ternyata ketegangan yang terjadi beberapa saat tadi mampu membuat cacing dalam perut new berdemo.
New membuat mie instan untuk memenuhi rasa lapar nya,wangi dari bumbu mie new memenuhi seluruh ruang apartemen nya.
Tawan memperhatikan new yang sedang mengaduk mie nya ... air liur Tawan mulai memenuhi rongga mulut nya.
New melihat mata Tawan seperti hewan yang kelaparan " Lo mau?" Tanya new Tawan mengangguk "Emang hantu bisa laper?" Tanya new heran. "Nih" new menyodorkan mangkuk mie nya.
"Gue belum jadi hantu new" ucap Tawan mencoba merebut mangkuk mie new namun tak berhasil karna tubuhnya transparan.
Tawan masih terus berusaha namun tak membuahkan hasil,new merasa kasihan pada Tawan namun new juga tak tau harus berbuat apa.
* * * * New menghampiri Tawan yang masih berusaha menyentuh mie nya,tangan new tak sengaja menyentuh tubuh Tawan lalu Tawan dengan mudah nya memegang mangkuk dan mengambilnya.
Tawan dan new terheran-heran,new dan Tawan tak menyadari apa yang bisa membuat Tawan menyentuh mangkuk tersebut.
Tanpa basa basi Tawan melahap semua mie new. Tawan mengambil suapan pertama kemudian melepeh kannya lagi.
"Panas, pelan-pelan gada yang minta" ucap new Sementara new masih menempel di sebelah Tawan.
New tanpa sadar membersihkan sudut bibir Tawan yang terdapat sisa makanan,new benar-benar bisa menyentuh Tawan.
Tawan terdiam sejenak merasakan tangan lembut new menyentuh bibirnya, tubuh Tawan kembali memanas.
Tawan menatap new,mulai menjelajahi setiap inci wajah new,sementara new masih sibuk membersihkan wajah Tawan.
"Kalo udah abis taro mangkuk nya,gue mau istirahat besok aja kita bahas mau mulai darimana" ucap new sambil berlalu dan seketika tubuh Tawan kembali seperti semula.
"New" panggil Tawan . "Kenapa?" New menoleh ketika sudah berada di ambang pintu kamarnya. "Gue gak bisa nyentuh mangkok nya lagi" ucap Tawan.
"Jangan bercanda,giliran udah abis aja bilangnya gitu,males aja kan Lo" new menghampiri Tawan. Namun new melihat tangan Tawan kembali menembus mangkuk.
"Ko gitu,tadi gapapa" tanya new heran,dan Tawan pun sama heran nya . "Yaudah biar nanti gue yang beresin" ucap new.
Tawan merebahkan dirinya di sofa ruang tamu new,new masuk kedalam kamar dan bergegas tidur.
* * * * * New terbangun ketika merasakan kakinya berat karna sesuatu, lagi-lagi new di buat kaget oleh sosok Tawan yang berada di tempat tidurnya.
New benar-benar tak terbiasa dengan kehadiran sosok Tawan. New menendang Tawan hingga tersungkur ke lantai.
"Sakit new,kenapa sih?" Tanya Tawan. "Ya Lo ngapain tidur disini? Bikin kaget aja tau gak sih? Gue kirain ada orang mesum yang masuk kamar gue" omel new.
" yeee orang mesum mana yang mau sama Lo, mikir-mikir juga kali tuh orang " ucap Tawan sambil mengelus pantat nya.
"Banyak lah yang mau,gue ganteng,sexy begini"ledek new sambil menaikan sedikit celana pendek nya sampai terlihat paha nya yang mulus.
"Gila kebayang yang di kamar mandi lagi,jangan bangun Tay Junior" batin Tawan.
New mengabaikan tawan dan beranjak dari tempat tidurnya menuju kamar mandi. "Mau kemana lo? " tanya tawan. "Gue mau mandi, lo mau ikut? " ledek new.
"Ng-ngapain gue ikut lo" ucap tawan dengan gugup kemudian berlalu meninggalkan new, new hanya tertawa melihat tingkah aneh tawan.
* * * * * Dada tawan bergemuruh, tawan seperti nya merasakan dadanya berdegup sangat kencang. "Yang ada gue beneran cepet mati nih, tapi yakali tay junior bangun gara-gara new" "Gak sih, ini gak bisa di biarin" "Gue harus cari tau nih, masa gue suka sama new" tawan meracau sendiri.
Tawan menunggu new namun new tak juga kunjung keluar dari kamar mandi. Tawan berniat untuk menyusul new namun samar-samar tawan mendengar suara desahan yang berbaur bersama pancuran shower.
Tawan menelan salivanya, seperti nya new sedang melakukan rutinitasnya. Biar bagaimana pun new adalah manusia yang punya kebutuhan biologis, namun new tak pernah berhubungan dengan siapapun jadi new terbiasa melampiaskan nya sendiri.
Tubuh tawan memanas, bagian bawahnya mulai menegang. New mengerang kenikmatan saat sudah mencapai puncaknya.
Tawan segera beranjak dari depan pintu dan duduk pada ranjang kasur, berusaha setenang mungkin seolah-olah tak terjadi apapun, meskipun tawan berusaha payah menyembunyikan hasrat nya.
New keluar dari kamar mandi hanya dengan menggunakan handuk yang menutup bagian bawahnya, sedangkan bagian atas new masih sedikit basah.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Tawan menatap new tak berkedip beberapa detik, sementara new tak sadar dirinya sedang di tatap oleh tawan dengan tatapan seolah singa yang sedang lapar.
"Ehem" tawan berdehem menetralisir tubuhnya. Tawan bertingkah gugup, menghampiri new kemudian kembali lagi ke tempat tidur dan kemudian beranjak keluar.
New hanya kebingungan melihat tawan, "Dasar hantu aneh" ucap new kemudian merapihkan dirinya.
* * * * * * Mohon maaf nih new, gimana gak mimisan anak orang liat lu begitu 😭😭😭😜 readers aku masih pandai nafas kan???