JAEMIN X WINTER fanfiction lokal.
"They said, all good boys go to heaven. But bad boys, bring heaven to you." - Navin.
___
Disclaimer : everything just fiction. So, be a smart readers!
17+ || Warning, This story has violent scenes, harsh words, alc...
Terlihat Navin yang sedang rebahan di atas tempat tidur dengan keadaan shirtless.
"Makan dulu." ajak Kalea lagi.
"Hmm?"
"Makannn, Navin." ulang Kalea.
Navin mengangguk, meraih kaos yang tersampir di kepala ranjang kemudian memakainya.
"Yuk." ajak Navin.
Keduanya berjalan keluar kamar, menuju ruang makan dan disana sudah ada papa mama Kalea beserta Mila juga.
Navin dan Kalea langsung duduk bersebelahan. Diseberang mereka ada mama dan Mila, sedangkan papa berada di ujung.
"Nah, karena udah kumpul semua. Jadi ayo kita mulai makan siangnya."
Makan siang dimulai, diselingi perbincangan ringan. Namun, suasana jadi tidak enak karena permintaan Mila.
"Pah, kayaknya kamar aku yang sekarang kesempitan deh. Aku boleh kan pindah kamar ke kamar Kalea, dia kan udah ngga tinggal disini." ucap Mila.
Kalea melotot, enteng sekali mulut Mila berbicara.
"Jangan ngada-ngada deh, itu kamar gue. Enak banget ngomong asal bunyi begitu." protes Kalea sebal.
"Ya kan kamu udah ngga tinggal disini. Otomatis kamar kamu kosong. Daripada kosong kan mending aku tempatin." jelas Mila.
"Gue emang udah tinggal di apartemen sama suami gue. Tapi bukan berarti gue gak akan balik lagi ke rumah ini. Sewaktu-waktu kalo gue kangen mama papa gue juga pulang. Gue nginep disini, sama Navin." Kalea berucap panjang.
Navin hanya menyimak, akan sampai dimana istri dan sodara iparnya itu akan beradu mulut. Begitu juga dengan orang tua Kalea.
"Kalo lo mau kamar yang gede, mending tidur di kamar bawah. Disamping kamar mama sama papa itu juga gede."