02. Aleya Zahra

19.1K 506 6
                                        

“mengagumi itu boleh, namun jangan terlalu  berharap untuk bisa memilikinya

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

mengagumi itu boleh, namun jangan terlalu  berharap untuk bisa memilikinya.

Seorang gadis dengan name tag Aleya Zahra baru saja memasuki kelasnya yang bernuansa putih abu-abu. Ia berjalan ke bangkunya dan melihat ada tiga orang gadis sedang asyik bermain ponsel dengan headset yang menyumpal telinga mereka. lalu gadis itu pun menepuk pundak salah seorang dari mereka, yaitu teman sebangkunya.

Merasa bahunya di tepuk, gadis itupun menoleh dan melepas headset nya. " Lagi liatin apa?" Tanya Aleya pada  gadis itu.

"Biasalah," jawabnya singkat, kemudian kembali memasang headsetnya.

" Ngeliatin cowok idola kalian?" Tanya Aleya, dan gadis itu mengangguk sambil tetap fokus dengan idola mereka yang sedang siaran langsung di Instagram. Jangan lupakan headset yang bertengger di telinga mereka agar suara idola mereka kedengan jelas tidak bercampur dengan suara hiruk pikuk kelas.

" masih pagi dah, di kacangin, kalian sahabat gue gak sih?" gumam Aleya kesal, ya! ketiga orang itu adalah sahabatnya.

Fanya farenza, atau kerap di panggil Kenya itu sahabat Aleya sejak duduk di bangku SMA, gadis yang paling kaya di antara mereka. Gadis tersebut ahli di bidang computer.
lalu yang duduk di samping Kenya ada Ghifani Violin, biasa di sebut Fani, sahabat Aleya juga sejak SMA, dia adalah yang paling pintar di antara mereka berempat. Selalu mendapatkan nomor satu di kelas.

dan satu lagi! Teman sebangku Aleya, Natasya Adelia, biasa di panggil Lia, gadis Gamers dengan penampilan sedikit tomboy, dia adalah sahabat Aleya sedari TK. Soal otak, dia sebelas-dua belas dengan Aleya. Dan mereka mempunyai minat Pelajaran yang sama, yaitu Mtk. Katanya, karna matematika itu tidak jauh dari uang.

"Gue denger kok Za, bentar ya sahabatku sayang, bentar lagi siap kok live nya." ucap Lia tanpa menatap ke arah sahabatnya

Zahra, itu adalah nama panggilan Aleya dari orang-orang, sedang nama Aleya hanya dua orang saja yang memanggilnya dengan nama itu.

Aleya memandang mereka bertiga dengan malas, emangnya seganteng apa sih idola para sahabatnya itu? sampai ia selalu di kacangin setiap kali berhubungan dengan idola mereka, setampan pangeran Arab kah? Jujur saja! Aleya sama sekali belum pernah melihat wajah idola para sahabatnya itu, karna ia merasa tersaingi dengannya, oleh karna itu Aleya akan selalu menjauh jika terkait dengan lelaki idola para sahabat nya.

10 menit telah berlalu, tapi belum ada tanda kalau para sahabatnya itu akan selesai menonton live, Aleya pun akhirnya memilih untuk memasang headset juga di telinganya lalu menyetel beberapa lagu, kemudian tidur di atas lipatan tangannya, mengingat ini masih pukul 07.26, masih ada setengah jam lagi jam pertama akan mulai, tidak lupa ia menyetel alarm agar bangun 10 menit sebelum pelajaran, agar tidak kelihatan dia baru bangun.

Gus Alfathar (SUDAH TERBIT)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang