Hari ini jk sedang memasak makan malam untuk egi dan dirinya. Tak lama pintu apartmennya terbuka, menampilkan sosok tae yang terlihat sangat lelah.
Tae tetiba tersenyum melihat rumahnya sudah rapi dan mau makan malam yang terhidang sangat menggugah seleranya.
"Selamat malam tuan, maaf saya mengambil bahan masakan dikulkas untuk dimasak"
"Teriamkasih jongkooka, panggil hyung saja... dan terimakasih sudah merapikan kekacaun dirumahku"
"Appa ayoo duduk, dan mam masakan rabhy, enak loo"
Taepun segera duduk dan jk mengambilakan nasi dan lauk untuk dia mahluk dihadapannya. Setelahnya iya menyajikan untuk dirinya sendiri.
Mereka makan dengan lahap bahkan tae dan egi nambah. Tae tak henti henti memuji masakan jk, dan jk hanya tersenyum.
.
.
.
Egi sekarang sudah tertidur digendongan jk, sementara tae baru keluar dengan pakaian kaos putih kebesaran dan celana diatas lutut yabg mengekspos paha seksinya.
Jk berjalan oelan kekamar egi dan membaringkan anak itu, tak lupa mengecup keningnya dan merapikan selimut egi, lagi, tae terenyum melihat perlakuan jk ke egi.
.
.
.
"Hyung kau mau teh atau cokalt panas, lumayan untuk releksasi, sepertinya hyung lagi kecapekan kerja?
"Kau bisa membuat coklat panas"
"Jangan meragukanku, tunggu disini"
Tak lama jk datang membawa coklat panasnya. Tae meminumnya perlahan dan tesenyum manis setlah mengecap rasa minumannya.
"Kau jago sekali masak, knp tak buka restoran"
"Sedang mengumpulkan modal hyung"
Tae tersenyum dan memperhatikan wajah jk, jk itu tampan, jago masak, dan bisa membuat egi bertekuk lutut.
Tae sadar dari lamuannya saat merasakan tangan jk meraba bahunya dam memijatnya. Tae sangat menikmati pijitan itu. Iya memejamkan mata. Jk hanya tersenyum melihat tae menikmati sentuhannya.
"Mm kook-ah, sepertinya bebrapa hari ini aku akan lembur. Bisa kah kau lebih lama disini, atau menginap disini sekita dua minggu kedepan", ucap tae agak ragu.
"Mmm kalau aku disini, aku tidur dimana hyung, kasur egi sangat kecil. Ah aku akan menunggumu balik kemudian balik k apartmenku saja"
Tae diam sejenak, tak menungkin dia menyuruh jk tidur dilantai atau sofa untuk dua minggu. Tae pun tak akan sempat membeli kasur baru. Cuma ada satu opsi, kasur dikamarnya memang ukurang 2 orang. Dengan ragu tae mwnawarkannya
"Mm kalau tidur dikasur kamarku bagaimana?"
"Apa hyung tak risih kalau aku tidur disebelahmu?"
"Tak apa kookie, yang penting tolong bantu aku menjaga egi lebih lama dalam dua minggu ini", ucao tae sedikit merengek
Kookie?? Whaat?? Jk mati kegirangan saat dipanggil kookie.. dan dia sukses membuat tae sekasur dengannya selama dua minggu, atau mungkin lebih
"Ah baiklah, ini demi egi", ucap jk
Setelahnya jk izin merapikan barang untuk pulang, tae pun berlalu kedapr untuk menaruhgelas, dan jk tiba tiba ada di belakanya, tae langsunv membalik badan dan mertatapan deng jk. Mereka sangat dekat, jk makin memgikis jarak, saat tae ingin bersuara, tangan JK bergerak membika pintu kabinet diatas kepala tae. Dan mengambil sesuatu disana.
"Hyung aku pamit", ucap jk setelahnha
Sementara tae sudah malu dengan pikiran anehnya sendiri. Jantungnya tetiba berdetak cepat saat berdekatan dengat jk
KAMU SEDANG MEMBACA
Tae-Hyung (kookv)
Novela Juvenilcerita seorang duda yang bekerja sebagai karyawan swasta yang cukup mapan, bertemu dengan berandalan yang masih SMA yang sukses memporakporandakan hatinya
