JK menggandeng tae menuju kamar rawat inap egi. Suga dan bambam hanya tersenyum milihat pemandangan itu. Egi sendiri tersenyum bahagia meliaht dua orang yang dia sayangi datang
"Appa dan rabhy dali mana"
"Dari toilet sayang", ucap JK sambil menghampiri egi dan menciumi pipinya
Tae tersenyum bahagia melihat egi begitu bahagia saat dengan JK dan teman temannya.
"Ajuushi, bisa beri kami makan....", suga
"Ah ya... kalian belum makan ya... ah ya.. baik sebentar aku belikan"
"Biar kami yang beli ajushi, kasi uang saja", bambam
Akhirnya tae menyerahkan kartunya ke suga dan bambam... mereka mengahambur bahagia karena mereka sudah kelaparan.
"Appa... egi mawu puwang...."
"Nanti kita tanya ke dokter ya sayang",
"Otte appa..."
Kemudian egi menatap JK
"Appa... rabhy boleh bobok di lumah kita tidak?"
Tak hanya egi, JK pun juga menatap tae dnegan senyum menggoda
"Iya boleg sayang, rabhy boleh datang kapanpun dia mau",
"Hooreeee"
"Sekarang egi istirahat ya, biar bisa segera pulang"
Egipun menaggung dan mencoba menutup matanya..
Tae duduk di kursi sebelang kasur egi sambil mengelus rambut egi
"Sayang...",
Tae menolehkan kepalanya kearah sumber suara. JK duduk d sofa tak jauh dari kasur egi. Taepun menghampirinya. JK menetangkan tangannya, taepun duduk dipaha jk dan menenggelamkan kepalanya di curuk leher JK.
"Istirahatlah, aku yakin kau sangat lelah"
"Terimakasih sayang", ucapnya lirih
"Apa? Aku tak dengar", goda JK
"Terimakasih", ulang tae
"Setelah kata terimakasih?"
"Iih sayang sayang sayaaang terimakasih", ucao tae kesal namun wajahnya sudah memerah
.
.
.
.
Hari ini mereka sudah balik ke rumah,
Egi sudah tidur ditemani JK. Tae masuk kekamar untuk mengajak JK keluar
Tae menutup pintu kamar egi pelan agar tidurnya tak terganggu, namun saat membaliakn badan, tae langsung diterkam oleh JK.
Muaah muuaah
Ahh sayang ahhh.. ahhh
Selatan tae ditengan oleh lutut JK, tae sudah tak bisa berfikr waras atas kenikmatan yang diterimanya
Setelah puas melecehkan teher tae, jk menyingkap baju tae dan menimpati niple tae
"Ahhh jjung ahhhhh ahh jangan di ah ahh gigit ah ahhhhh..."
"Juung ahhhh oohhh gelii ahh sudah ah ahhhhhh"
Tubut tae merosong namun segera ditangkap JK... JK memggwndong tae sambil mengatukan bibir mereka.
Tae dirubahkan di depan tv, dengan JK yang kembali menyusu pada Tae.. badan tae sudah menggelenjang, desan desanan nikmat sudah tak bisa ditahan lagi
Wajah tae sudah sangat sayu, bibir bawahnya digigit oleh tae, JK mengungkuk tae dan menggesekan kedua miliknya yang sudah membesar
"Ahhh jung ooh stoop ah ahhhh ahhhh ooh nikmat. Ahh . Ahhhh. Ooh. Ooh. Fuckkkk.."
"Aah argggghh . Taeee . Ahhh"
" ah ahhh ahhh jung jung cum. Cum ahhhhhhh"
Croot croot
Croot
Tubuh tae menggelenjang hebat karna pelesannya yang sangat banyak.
.
.
.
"Ooh ooh jung pelan ah ahh ahhhh ooh ooh ohh ohhhhhhhhh arggggghhhhhh ah ah ajhhh juung nooo noo stoop aah ahh nikmat more mooreee ahhh", desah tae menggila saat dogy style, jk menggenjot tanpa amput. Tae yang bertumpu ke sofapun tersungkur kesofa sakit kencangnya genjotan tae
KAMU SEDANG MEMBACA
Tae-Hyung (kookv)
Fiksi Remajacerita seorang duda yang bekerja sebagai karyawan swasta yang cukup mapan, bertemu dengan berandalan yang masih SMA yang sukses memporakporandakan hatinya
