Kelima (teman-teman tau)

463 28 1
                                        

Seperti perkataannya kemarin hari ini Arsya akan menjemput Milka untuk pergi ke kampus.

"Assalamu'alaikum" ujar Arsya sambil memencet bel rumah Milka.

"Wa'alaikumussalam, eh Arsya calon mantu mamih, kamu mau jemput Milka ya nak, " ujar mamih Nana yang membuka pintu.

"Iya mih, Milka nya ada" tanya Arsya pada mamih Nana sambil mencium punggung tangannya mamih Nana.

"Ada kok ayok masuk dulu nak, " ujar mamih Nana pada Arsya.

"Iya mih" ujar Arsya sambil mengikuti mamih Nana masuk.

"Eh ada Arsya" ujar papih Dewa yang baru keluar dari kamar.

"Iya pih" ujar Arsya sambil mencium punggung tangan papih Dewa.

"Kok pagi' sekali emangnya hari ini kelasnya pagi sya" tanya papih Dewa.

"Iya pih hari ini kelasnya Milka sama Arsya pagi" ujar Arsya.

"Morning pih, mih" ujar Milka pada orang tuanya sambil menuruni anak tangga satu persatu.

"Morning sayang" ujar papih Dewa.

"Morning cantiknya mamih" ujar mamih sambil mencium kedua pipi Milka.

"Ayok sini pada sarapan dulu, Arsya ayok nak" ujar mamih Nana.

"Ga usah mih tadi Arsya udah sarapan kok dirumah" ujar Arsya.

"Beneran ga mau sarapan sya" ujar papih Dewa.

"Iya pih tadi udah dirumah, kalo gitu Arsya tungguin Milka nya di mobil aja ya pih, mih" ujar Arsya.

"Kenapa ga diruang tamu aja sya" ujar mamih Nana.

"Ga usah gapapa mih Arsya di mobil aja ya" ujar Arsya sambil tersenyum manis pada mamih Nana.

"Yaudah kalo gitu kita ga bisa maksa" ujar papih Dewa.

"Yaudah Arsya pamit ya mih, pih,Arsya mau ke mobil dulu" ujar Arsya sambil mencium kedua punggung tangan orang tua Milka.

"Iya sya" ujar mereka bersama.

"Gue tunggu mobil ya mil, " ujar Arsya pada Milka.

"Iya sya, bentar ya gue sarapan dulu" ujar Milka pada Arsya.

"Iya mil, udah lo sarapan aja dulu masih lama juga kok mulai kelasnya, kalo gitu gue ke luar ya" pamit Arsya pada Milka.

"Iya sya" jawab Milka.

Skip sekarang Milka udah selesai sarapan ya guys.

"Yaudah mih, pih, aku berangkat dulu ya kasian Arsya kalo nunggu lama" ujar Milka pada orang tuanya.

"Iya sayang kamu hati-hati ya" ujar mamih Nana.

"Iya mih, assalamu'alaikum"ujar Milka pada orang tuanya sambil mencium tangan kedua orang tuanya.

"Sya, sorry ya kalo lo nunggu lama" ujar Milka yang baru saja masuk ke mobil Arsya.

"Iya gapapa mil, santai aja sih" ujar Arsya pada Milka sambil tersenyum.

"Makasih ya" ujar Milka pada Arsya sambil membalas senyuman nya Arsya.

"Iya mil, yaudah kita berangkat ya" ujar Arsya pada Milka.

"Iya" jawab Milka.

KAMPUS OXFORD UNIVERSITY.

Sekarang mobil nya Arsya sudah sampai di parkiran kampusnya.

"Woy, itu bukannya mobil nya Arsya, tumben banget dia pake mobil" ujar Marven yang berada di taman dekat parkiran.

Karena mereka memang sedang menunggu Arsya, oh iya mereka juga bareng sahabatnya Milka yang juga sedang menunggu Milka datang walaupun duduk berjauhan karena mereka memang tidak terlalu akrab.

"Lah iya, tumben amat tuh anak" jawab Reval.

"Lah itu kan si Milka" ujar Celvin yang melihat Milka turun dari mobil Arsya.

"Woy, cewek' itu sahabat kalian kan si Milka" tanya Arga pada sahabat nya yang Milka sedari tadi tidak menyadari kalo Milka turun dari mobilnya Arsya.

"Lah iya dong itu si Milka" ujar Wulan yang melihat ke parkiran.

"Kok mereka bisa barengan ya kan mereka musuh banget kalo ketemu aja berantem mulu" ujar Glova yang tidak mempercayai apa yang barusan dia liat.

"Iya apa jangan' mereka diam' punya hubungan lagi" ujar Mahen.

"Kayaknya ga mungkin deh soalnya kan mereka aja selalu berantem kalo ketemu" ujar Natasya.

"Iya sih tapi aneh, masa tiba-tiba mereka bisa berangkat barengan gitu,pasti mereka punya hubungan"ujar Jovan.

"Tapi kalo mereka punya hubungan kenapa dari kemarin mereka berantem mulu" ujar Diva.

"Ya bisa jadi kan mereka baru jadiannya semalam" ujar Sintia.

"Iya sih tapi ga tau lah bingung" ujar Grecia.

"Udah' daripada kita daritadi berasumsi yang aneh' tapi ga ada yang benar, mending kita nanti tanya langsung sama mereka" ujar Reval yang sedari tadi pusing melihat teman' nya berasumsi yang aneh'.

"Iya pokoknya kita harus tanya sama mereka" ujar Wulan.

Sekarang Milka dan Arsya sedang jalan menuju teman' mereka berada, tapi ketika mereka sudah sampai dihadapan teman'nya mereka bingung karena melihat teman'nya menatap mereka dengan tatapan yang sulit diartikan.

"Kenapa sih kalian pada liatin gue kayak gitu" ujar Milka pada sahabatnya.

"Lo pacaran sama Arsya" tanya Grecia yang langsung to the point.

"Iya kok lo bisa berangkat bareng gitu sama dia" ujar Wulan sambil menunjuk Arsya.

"Iya sya, lo pacaran sama Milka" ujar Mahen.

"Tau lo pacaran sama Milka ga cerita sama kita parah sih" ujar Jovan.

Milka langsung menatap Arsya yang berada disebelahnya dan Arsya juga membalas tatapan Milka, mereka saling tatap satu sama lain karena mereka bingung harus jujur kah mereka kepada para sahabatnya atau mereka harus bohong.

"Woy, malah tatap'pan jawab lah kita bingung lo kok berdua bisa berangkat bareng" ujar Natasya yang langsung menyadari Milka dan Arsya.

"Iya udah lah jujur aja sama kita, kan kita sahabat kalian" ujar Diva

"Yaudah iya kita jujur nih sama kalian" ujar Arsya yang langsung membuat Milka mencubit lengannya.

"Apa sih mil, sakit cubit' aja" ujar Arsya pada Milka.

"Lo yakin mau jujur soal ini"bisik Milka pada Arsya.

"Yaudah lah jujur aja mereka kan sahabat kita, nanti tinggal suruh mereka tutup mulut aja"bisik Arsya pada Milka.

"Yaudah terserah lo, gue ikut lo aja kalo mau jujur, yaudah jujur aja"bisik Milka pada Arsya.

" Woy, kok lu pada bukannya jujur malah pada bisik'kan"ujar Marvel.

"Tau nih kita daritadi nungguin jawaban lo berdua malah bisik'kan lo berdua" ujar Reval.

"Ok, kita jujur, gue sama Milka dijodohin" ujar Arsya.

"APA KALIAN DIJODOHIN" ujar para sahabatnya mereka secara bersamaan.


                                  BERSAMBUNG
See you next part guys jangan lupa vote and komen babayyyyyy✨                     

Perfect CoupleCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang