Kesepuluh (pernikahan)

645 32 1
                                        

                             Happy Reading 🕊

Dua hari telah berlalu dan kondisi Arsya masih sama seperti kemarin dan besok adalah hari pernikahan Milka dan Arsya mereka akan menikah dirumah sakit karena Arsya belum diperbolehkan untuk pulang dan pernikahan mereka hanya sederhana yang dihadiri oleh kedua orang tua mereka dan sahabat sahabat nya mereka. Sekarang diruang perawatan Arsya hanya ada Milka karena keluarga mereka pada pulang dan akan kembali besok untuk melangsungkan pernikahan mereka.

"Mil, lo yakin mau nikah sama gue yang cacat begini kalo lo mau batalin masih belum terlambat mil, cari yang lain aja yang lebih baik dari gue" ujar Arsya yang membuat hati Milka sakit karena Arsya telah berjanji untuk tidak mengakatan seperti itu lagi.

"Sya lo kenapa sih ngomong kayak gitu terus apa lo yang ga mau nikah sama gue, apa lo ga suka gue ada disini," lirih Milka sambil berkaca-kaca. "Jujur gue capek sya harus dengan apa lagi gue yakinin lo,padahal lo udh janji ga akan ngomong kayak gitu lagi tapi apa lo selalu bilang kayak gitu sama gue, kalo lo ga mau gue ada disini gue pergi sya, mungkin dengan gue pergi lo bahagia" ujar Milka sambil terisak dan bangun dari duduknya untuk pergi dari situ tapi dengan cepat Arsya langsung menarik pergelangan tangannya sehingga membuat Milka jatuh di tempat tidur Arsya dan langsung memeluknya erat.

"Ga gitu mil, gue senang lo ada disini gue cuma gamau nanti lo akan nyesel karena menikah dengan gue" ujar Arsya sambil memeluk Milka yang bergetar hebat karena menangis.

"Gue minta maaf  ya kalo omongan gue nyakitin hati lo, tapi percaya deh gue cuma gamau lo nanti nya menyesal mil" ujar Arsya yang sambil mengelus lembut rambut panjang Milka guna untuk menenangkan Milka yang sedari tadi masih terisak.

"Gue udah bilang berapa kali kan sama lo kalo gue ga akan nyesel gue akan selalu ada disisi lo,,, tapi omongan lo dari kemarin selalu menyuruh gue untuk pergi lo gamau kan gue disini gue akan pergi sya,,, lepasin" ujar Milka berusaha melepaskan pelukan Arsya tapi Arsya malah semakin mempererat pelukannya.

"Le-pa-sin sya hiks,,,hiks,,,hiks" ujar Milka sambil sesenggukan.

"Ga mil, gue minta maaf sama lo tolong jangan pergi gue butuh lo tenang ya " ujar Arsya yang masih terus menerus mengelus lembut rambut panjang Milka.

Cukup lama mereka dalam posisi itu dan sekarang Milka sudah mulai tenang dalam pelukan Arsya, hanya tersisa isakan kecil yang terdengar.

"Udah ya gue minta maaf sama lo ya" ujar Arsya sambil melepaskan pelukannya dan menghapus air mata Milka, dan dia menangkup kedua pipi Milka agar pandangan mereka bertemu.

"Tapi lo jangan ngomong kayak gitu lagi, jujur hati gue sakit sya lo ngomong kayak gitu itu artinya lo meragukan cinta dan ketulusan gue sama lo" ujar Milka sambil menatap mata Arsya.

"Iya mil, gue ga akan ngomong kayak gitu lagi, tapi lo mau kan maafin gue" ujar Arsya.

"Iya gue maafin lo jangan ngomong kayak gitu lagi ya"ujar Milka sambil tersenyum, dan Arsya langsung membawa Milka dalam pelukan nya.

"Makasih ya sekali lagi gue minta maaf" ujar Arsya.

"Iya sama-sama sya " ujar Milka yang masih berada dalam pelukan nya Arsya.

Skip sekarang sudah pagi itu artinya hari ini hari pernikahan Milka dan Arsya, semua keluarga maupun sahabat nya sudah berkumpul,sekarang pernikahan sudah dimulai.

"Saya Terima Nikah Dan Kawinnya Milka Aquenesya Arabella binti Dewa Argantara dengan mas kawin tersebut dibayar tunai" ujar Arsya.

"Sah" ujar penghulu.

"SAH" ujar semuanya.

"Alhamdulillah" ujar semuanya.

Skip acara sudah selesai sekarang semua hanya berbincang-bincang santai dan mendoakan semoga pernikahan Milka dan Arsya samawa.

"Selamat ya sayang nya mamih, ga nyangka mamih sekarang putri nya cantik nya mamih sudah menjadi istri, kamu harus nurut sama suami kamu ya sayang" ujar mamih Nana sambil memeluk Milka dan mencium kedua pipi Milka.

"Iya mih udah ya mamih jangan nangis lagi Milka jadi sedih" ujar Milka yang berada dalam pelukan hangat sangat mamih.

"Iya sayang" ujar mamih sambil melepaskan pelukannya.

"Selamat ya sayang, putri kecilnya papih sekarang sudah dewasa ya sudah menikah dan sudah menjadi istri, ingat ya sayang mau sedewasa apapun kamu, kamu itu tetap putri kecilnya papih, harus nurut ya sayang sama suami kamu dan kalo Arsya berani menyakiti kamu bilang sama papih ya sayang, jaga diri kamar baik-baik ya" ujar papih Dewa sambil membawa Milka dalam pelukannya dan mencium kening Milka.

"Iya papih Milka akan menjaga diri Milka baik-baik dan akan menuruti semua perintah suami Milka udah papih jangan nangis pagi ya" ujar Milka dalam pelukan hangat papihnya.

"Selamat ya anak gantengnya mamah sekarang sudah menjadi suami itu artinya tanggung jawabnya sudah besar, ingat ya sayang jangan pernah menyakiti hati wanita yang kamu cintai dan mencintaimu dengan tulus jaga perasaannya dan lindungi dia dari kejahatan yang mengancam nya" ujar mamah Dewi sambil memeluk Arsya dan mencium kening Arsya.

"Iya mamah makasih ya mah" ujar Arsya sambil melepaskan pelukannya dan mencium kedua tangan mamahnya.

"Selamat ya jagoan nya papah sekarang kamu sudah menikah dan menjadi suami, jangan pernah sakiti hati istrimu ya" ujar papah Lucky sambil memeluk Arsya.

"Iya pah, Arsya tidak akan menyakiti hati Milka.

"Arsya mamih titip Milka ingat dia paling ga bisa dibentak, cengeng, manja, takut petir, dan paling gabisa kenapa air hujan karena kalo dia kena air hujan dia akan drop dan sakit ingat ya sya,dan dia kalo sakit manja banget sya,kamu sabar ya jangan pernah membentak nya" ujar mamih Nana sambil memeluk Arsya.

"Iya mih Arsya akan berusaha menjaga Milka sebaik mungkin seperti mamih dan papih menjaganya ya mih" ujar Arsya membalas pelukan mamih Nana.

"Arsya papih juga titip Milka ya nak, jangan pernah kamu menyakiti hatinya, membentak nya, atau bermain tangan dengan nya,dan jangan mengecewakan papih ya sya, karena kalo itu sampai terjadi kamu berurusan sama papih " ujar  papih Dewa tegas sambil memeluk Arsya.

"Iya pih, pasti pih pasti Arsya akan menjaga Milka sebaik mungkin dan ga akan pernah menyakiti Milka ya pih" ujar Arsya.

"Milka mamah titip Arsya ya dia juga manja sama orang yang dia sayang dan cengeng kalo dia dicuekin sama orang yang sayang kalo nanti Arsya menyakiti hati kamu bilang sama mamah ya biar mamah marahin dia ya sayang" ujar mamah Dewi sambil memeluk Milka dan mencium puncak kepala Milka.

"Iya mah pasti Milka akan selalu ingat pasan mamah dan ga akan cuekin Arsya dan akan berusaha menjadi istri yang baik untuk Arsya" ujar Milka mempererat pelukannya.

"Milka papah juga titip Arsya ya nak, kalo Arsya nyakitin kamu bilang sama papah ya" ujar papah Lucky sambil memeluk Milka.

"Aaaaaa Milka selamat ya bestie sekarang udah jadi istri aja nih, semoga selalu bahagia dan harapan dan doa yang baik untuk kalian berdua ya jangan lupain kita ya kalo kita lagi kumpul ikut ya" ujar Wulan.

"Selamat ya Milka sayang nya aku atas pernikahannya semoga kebahagiaan, kecerian, dan cinta selalu mengisi hari hari kalian berdua ya" ujar Grecia.

"Selamat ya mil, semoga selalu langgeng sampe maut memisahkan dan menjadi keluarga yang harmonis dan bisa saling membahagiakan" ujar Glova.

"Selamat ya Milka bestie aku yang paling cantik semoga hari ini menjadi awal yang baik dengan penuh canda tawa dan kebahagiaan dalam hidup kalian berdua ya" ujar Sintia.

"Selamat ya mil atas pernikahannya semoga bisa membangun keluarga yang penuh dengan cinta dan kasih sayang" ujar Natasya.

"Selamat ya Milka bestie aku semoga ini menjadi awal yang baik, penuh dengan kegembiraan, dan saling melengkapi" ujar Diva.

"Makasih ya guys atas do'a nya" ujar Milka dan mereka semua pun berpelukan.

"Selamat brooo" ujar para sahabatnya Arsya, dan mereka juga berpelukan. untuk sahabatnya Arsya cuma selamat aja ya guys karena bingung mikirin kata'nya lgi.

        

                                Bersambung
See you next part guys jangan lupa vote and komen babayyyyy✨

Perfect CoupleCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang