Happy Reading 🕊️
Setelah beberapa lama menikmati keindahan senja, langit mulai semakin gelap, dan suasana menjadi semakin tenang. Milka dan Arsya masih duduk berdampingan, berdua dalam diam, seolah tidak perlu kata-kata lagi untuk saling memahami. Mereka tahu, momen ini adalah salah satu kenangan indah yang akan selalu mereka simpan di hati, sebuah awal yang penuh harapan di bawah langit senja yang mempesona.
Arsya kemudian bangkit berdiri, menarik lembut tangan Milka untuk membantunya berdiri. "Kita sudah lama di sini, sayang. Ayuk, kita pulang. Sudah mulai gelap," katanya dengan senyum hangat yang tak bisa disembunyikan.
Milka mengangguk, merasa sedikit enggan meninggalkan tempat itu. Namun, melihat senyum Arsya, dia tahu bahwa kebahagiaan itu tidak akan hilang hanya karena mereka harus pulang. "Iya, Mas. Mungkin kita bisa kembali ke sini lagi suatu hari nanti," ujar Milka sambil melangkah mengikuti Arsya.
Mereka berjalan perlahan, tangan mereka yang saling bertautan semakin erat seiring langkah mereka. Sesekali, Milka menoleh ke belakang, melihat langit senja yang semakin memudar, dan merasakan betapa banyak kenangan indah yang telah mereka ciptakan hari ini. Seperti sebuah babak baru yang dibuka, mereka berdua tahu bahwa kebahagiaan yang mereka cari tidak hanya ditemukan dalam momen-momen besar, tetapi juga dalam keheningan yang sederhana, dalam pelukan dan senyuman yang penuh makna.
Setibanya di rumah, Arsya membuka pintu dengan lembut dan mengizinkan Milka masuk terlebih dahulu. "Selamat datang di rumah kita," kata Arsya dengan suara penuh kehangatan, seolah rumah ini adalah tempat yang penuh dengan cinta dan kenyamanan, yang selalu mereka dambakan.
Milka tersenyum lembut, meskipun hatinya masih terisi dengan perasaan hangat dari perjalanan mereka. "Aku senang bisa pulang ke sini, dengan masalah kita yang sudah selesai Mas," jawabnya, sambil melangkah masuk.
Mereka berdua duduk di ruang tamu, menikmati keheningan malam yang mengalir begitu damai. Arsya menatap Milka dengan penuh perhatian, sementara Milka membalas dengan senyuman yang kali ini benar-benar penuh kebahagiaan.
"Mas, terima kasih ya untuk semua kesabaran dan cinta yang kamu beri," kata Milka, suaranya pelan namun penuh arti. "Aku tahu, kita masih punya banyak hal untuk diperbaiki, tapi aku merasa kita sudah melangkah lebih dekat menuju kebahagiaan kita yang abadi dan sejati"ujar Milka dengan lembut.
Arsya menggenggam tangan Milka dengan lembut, matanya berbinar. "Aku nggak akan pernah berhenti berusaha, Sayang. Setiap detik yang kita lewati bersama, aku merasa semakin yakin bahwa kita bisa melewati semuanya. Kita akan selalu punya satu sama lain untuk pulang ketika kita lelah dan dunia yang tidak bersahabat"ujar Arsya pada Milka sambil mengelus sebelah pipi Milka.
Malam itu, mereka berdua hanya duduk berdua, menikmati kehangatan rumah yang penuh dengan cinta. Mereka tahu, perjalanan mereka mungkin tidak selalu mudah, tapi mereka akan melangkah bersama, menghadapi semua yang datang dengan hati yang terbuka.
Dan meskipun malam itu senja telah berlalu, kenangan indah yang mereka buat bersama akan selalu hidup dalam setiap langkah yang mereka ambil, membawa mereka menuju masa depan yang penuh kebahagiaan akan mereka ciptakan bersama.
Malam itu berlalu dengan tenang. Arsya dan Milka tidur dalam kehangatan pelukan satu sama lain, saling merasakan kedamaian yang hanya bisa ditemukan ketika dua hati yang saling mencintai berada dalam satu ruang yang penuh rasa nyaman. Langit di luar semakin gelap, dan rumah itu menjadi tempat perlindungan dari dunia luar yang kadang terasa terlalu keras.
*****
Keesokan paginya, matahari baru saja menyapa dengan lembut, sinar keemasan masuk melalui celah jendela dan menari-nari di lantai kamar mereka. Milka terbangun lebih dulu, merasakan rasa mual yang datang begitu tiba-tiba. Perutnya terasa bergolak, dan dia duduk di tepi tempat tidur, menutup mata sejenak, berusaha menenangkan diri.
KAMU SEDANG MEMBACA
Perfect Couple
Novela JuvenilWelcome Happy Reading... Tentang dua orang yang saling mencintai tapi banyak halangan nya langsung baca yukkk To Be Continue
