Milka Aquenesya Arabella gadis cantik itu mulai membuka matanya ketika sinar matahari masuk dikamarnya. Dia langsung mandi dan bersiap untuk pergi ke kampus barunya. Setelah selesai dengan acara mandinya dan sedikit memoles wajahnya dengan makeup yang narural meskipun narural tapi kecantikannya mampu membuat para lelaki yang melihatnya terpaku. Dia mulai menuruni anak tangga satu persatu untuk sarapan bersama keluarga nya.
"Good Morning Mih, Pih, " ujar Milka ketika sudah sampai di meja makan untuk sarapan bersama kedua orang tuanya.
"Morning sayang nya mamih" ujar maminya Milka yang tak lain adalah nyonya Ang antara.
"Morning cantiknya papih, happy banget kamu hari ini sayang " ujar papihnya Milka yaitu Tuan Argantara
"Iya dong harus happy pih, soalnya kan hari ini hari pertama Milka masuk kampus dan Milka akan ketemu dengan sahabat-sahabatnya Milka" ujar Milka sambil tersenyum manis dengan sang papaih, yang dibalas senyuman hangat oleh sang papih.
"Oh iya sayang, kamu hari ini mau berangkat sendiri atau mau bareng sama papih" tanya papih pada Milka.
"Aku mau berangkat sendiri aja ya pih, udah lama aku ga pake mobil kesayangan aku" ujar Milka
"Oke sayang tapi ingat jangan ngebut kalo bawa mobil nya ya" ujar Dewa pada anak gadisnya
"Siap pih, yaudah kalo gitu aku berangkat dulu ya mih, pih, takut telat" ujar Milka pada orang tuanya
"Iya sayang hati-hati ya nak " ujar sang mami
"Iya mih siap, yaudah assalamualaikum mih, pih " ujar Milka sambil mencium tangan kedua orang tuanya dan berjalan ke garasi untuk mengambil mobilnya menuju kampus
"Waalaikumsalam sayang" ujar mamih, papihnya Milka bersama.
KAMPUS OXFORD UNIVERSITY kampus yang sangat bagus dan mewah.
Sesampainya Milka dipekarangan kampusnya dia sudah disambut hangat oleh para sahabatnya yang menunggu nya ditaman yang tak jauh dari parkiran.
"MILKAAA" teriak wulan ketika melihat Milka turun dari mobilnya
"Berisik bego masih pagi" ujar Grecia sambil menyentil dahi wulan yang membuat wulan memutar bola matanya malas.
"Udah' kok pada berantem sih ga kangen sama gw "ujar Milka sambil jalan mendekat kearah para sahabatnya.
" Ya kangen lah kangen banget malah"ujar mereka bersama sambil memeluk Milka.
"Kompak bener ya" ujar Milka
"Iya dong harus" ujar mereka bersama yang dibales anggukan oleh Milka.
"Eh udah masuk yuk guys kita kan harus liat mading dimana kelas kita" ujar Milka pada para sahabatnya.
"Yuk Let's Go" ujar wulan yang angguki oleh semuanya.
Di Koridor mereka berjalan bersama menuju mading untuk melihat kelas mereka tapi bersamaan dengan itu anggota The black devil juga menuju mading dari arah yang berlawanan karna anggota The black devil suka memakirkan motornya di parkiran belakang kampus dan tanpa disengaja Milka tertabrak oleh tubuh lelaki yang tak lain adalah Arsya ketua geng The black devil. Yang membuat tatapan mereka bertemu beberapa menit dan terdapat desiran hangat di hati keduanya saat satu sama lain saling mengunci pandangan mereka.
"Cantik" batin Arsya melihat Milka dari jarak yang cukup dekat membuat jantung Arsya tak karuan ingin meledak rasanya.
"Tampan sekali laki-laki ini" ujar Milka melihat wajah Arsya dari jarak yang dekat dan tersenyum hangat dihatinya.
"EKHEMMMM"ujar para sahabat nya Milka dan sahabat nya Arsya. yang membuat mereka tersadar.
"Kalo jalan pake mata dong gimana sih ga lihat apa ada orang" bentak Arsya pada wanita dihadapannya. yang membuat wanita itu menatap tajam Arsya masalah begini doang harus sampai dibentak Milka paling tidak suka dibentak.
"Yaudah sih gue ga sengaja " sewot Milka jga karna lelaki dihadapannya begitu menyebalkan karna sudah berani membentak nya masih pagi membuat mood Milka hilang saja.
Setelah mengakatan itu Milka pergi begitu saja tanpa melihat Arsya yang menatap nya tajam.
"Gila ya tu cewe bukannya minta maaf kek, apa kek, malah marah'ga jelas , coba kalo tadi dia ga gue tangkap udh jatuh tuh cewek" ujar Arsya sambil melihat punggung Milka mulai menjauh dari pandangannya.
"Udh lh sya, masih pagi juga udah marah' aja lo" ujar Reval yang melihat Arsya marah' sedari tadi.
"Lagian, tuh cewek bikin badmood aja pagi' udah bikin masalah" ujar Arsya pada Reval.
"Iya yaudah ayuk kita mau liat mading kan daripada ribut nanti kita ga tau dimana kelas kita" ujar Marven yang ga mau liat kedua sahabat nya berargumen.
Di Kantin dimana Milka dan para sahabatnya berada mereka mengajak Milka untuk ke kantin supaya otak Milka bisa tenang dan mood nya bisa kembali.
"Bener' ya tuh cowok ngeselin banget bisa'nya dia ngebentak gue barani banget dia begitu siapa coba dia orang tua gue aja ga pernah tuh ngebentak gue" ujar Milka yang masih marah dengan Arsya yang membentak nya.
"Udah lah mil, ga usah dipikirin lagi udah biarin aja daripada bikin mood lo rusak kan " ujar Natasya mencoba untuk menenangkan sahabatnya ini.
"Iya mil, udah ya mending sekarang kita ke kelas aja yuk udah mau bel masuk nanti kita telat masa baru masuk udah telat" ujar Sintia yang juga mencoba untuk mengalihkan pembicaraan supaya Milka tidak marah'lagi.
"Iya yaudah ayuk kita ke kelas maaf ya guys kalo pagi' kalian harus dengerin ocehan gue yang ga jelas" ujar Milka pada sahabat nya karna dia tidak enak pada sahabatnya sedari tadi dia terus mengomel yang tidak jelas.
"Iya gapapa santai aja mil, kita tau kok kalo lo paling ga suka dan ga bisa dibentak jadi wajar aja kalo bikin mood lo hilang" ujar Glova yang tidak mau Milka merasa bersalah.
Oh iya btw mereka semua sekelas ya sama semua anggota The black devil.
Mereka pun menuju kelasnya. Saat mereka sampe kelas mereka sudah melihat anggota The black devil juga sekelas sama mereka yang membuat Milka mengalihkan pandangan nya saat tanpa sengaja tatapannya bertemu dengan Arsya.
"Jadi gue sekelas sama lo males banget gue" ujar Milka saat melewati tempat duduk Arsya.
"Eh lo pikir gue seneng sekelas sama cewek nyebelin, ga tau terimakasih kayak lo" ujar Arsya yang tidak terima oleh ucapan Milka.
"Apa lo bilang gue nyebelin ga tau terimakasih gitu maksud lo apa ngomong gitu hah" sewot Milka pada Arsya yang mengatakan hal itu.
"Iya kenapa emang lo nyebelin ga tau terimakasih tadi coba aja lo ga gue tangkap udah jatuh lo" sewot Arsya juga pada Milka.
"Gue ga nyuruh lo buat bantuin gue ya lo sendiri yang nolongin gue jadi buat apa gue berterima kasih sama lo" ujar Milka sambil menunjuk dada bidang Arsya.
"Bener' ya lo" ujar Arsya yang sudah geram dengan wanita dihadapannya ini.
"Apa lo" ujar Milka yang tak mau kalah.
"Heh sudah ada apa ini pagi' udah ribut aja udah' semua duduk ditempat masing-masing pelajaran akan segera ibu mulai" ujar dosen saat melihat perdebatan antara Milka dan Arsya.
Bersambung
See you next part ya guys ✨ babayyyyyyy jangan lupa vote dan komen ya
KAMU SEDANG MEMBACA
Perfect Couple
Teen FictionWelcome Happy Reading... Tentang dua orang yang saling mencintai tapi banyak halangan nya langsung baca yukkk To Be Continue
