Rafka dan Garvin menoleh ke arah Rea bersamaan.
"Aku lelah!, Garvin!, ku kira kau yang akan menolongku Karna kau selalu baik padaku!, tapi kau malah membawaku ke masalah seks mu!"
"Rea, setidaknya aku selalu bersikap baik padamu, tidak seperti Rafka yang selalu bersikap kasar padamu. Apa kau tidak ingat saat pertama kali kau datang kesini?"
"Aku ingat, dan aku ingat siapa yang memberiku obat perangsang!"
"Rea, tolong tenang sedikit. Aku akan menjelaskan semuanya, apa yang di katakan oleh Rafka itu bohong. Aku tidak kecanduan seks Rea"
"Kau akan menjelaskan nya?"
"Ya!, tentu saja"
"Dan aku tidak akan mempercayai itu! Kau yang bilang sendiri tadi bahwa kau kecanduan, bahkan jika kau mempunyai istri, kau akan melakukan hal itu setiap hari, apa kau sadar. Melakukan seks berlebihan akan membuat istrimu meninggal Garvin!"
"Rea... Kita pergi saja dari sini, kita harus menyiapkan semua yang di butuhkan saat pernikahan kita nanti" Rafka mulai membuka suaranya setelah diam beberapa saat.
Rea menoleh ke arah Rafka dan menganggukkan kepalanya kemudian mereka pergi untuk mempersiapkan pernikahannya malam ini.
Garvin mendecak kesal kemudian memukul meja dan kembali ke luar.
*22.00*
Malam ini adalah malam pertama mereka, ah tunggu... malam pertama? Bahkan Rafka sudah mengambil keperawanan Rea sebelum mereka menikah. pernikahan sudah selesai sejak pukul delapan malam. Rafka sengaja mempercepat proses pernikahannya dengan Rea agar tak terjadi hal hal buruk.
"Mulai saat ini kau akan tidur di kamarku, bersamaku. Kita berdua" ucap Rafka
"Dimana Garvin?"
Ekspresi wajah Rafka berubah. Mengapa Rea mencari Garvin?
"Kau rindu padanya?"
"Ah tidak, bukan begitu. Aku hanya bertanya, apakah dia tidak akan memberikan selamat pada kita. Ah-maksud ku, padamu. Kalian kan bersahabat."
"Aku tidak tau, aku lelah."
Saat Rafka akan tidur dering telepon nya berbunyi. Yang membuat Rafka kembali terbangun dan mengangkat telepon tersebut.
"Halo?"
"Siapa?"
Rafka mengangkat kedua bahunya
"Nomor tak dikenal"
_________
"Apa?!, Dimana dia sekarang?"
_______
Rea menatap Rafka yang terlihat panik saat seseorang di telepon berbicara.
"Baik saya akan kesana sekarang, tolong jaga dia"
Rafka memutuskan sambungan telepon nya kemudian bangkit dari kasurnya dan segera bersiap.
"Kau mau kemana? Ada apa?" Tanya Rea
"Garvin lompat dari lantai empat perusahaannya. Aku harus kesana sekarang, kau harus tetap diam di rumah. Jika ada sesuatu segera hubungi aku" jelas Rafka seraya memakai jaketnya.
"Tapi...."
Telat, Rafka sudah berlari keluar. Rafka segera menancapkan gas mobilnya pergi dari rumah.
Klip
Lampu rumah Tiba-tiba saja mati yang membuat Rea ketakutan. Apalagi dia sendirian di rumah.
"Loh kenapa ini?" Gumam Rea
KAMU SEDANG MEMBACA
THREESOME
Romanceseorang gadis yang bernama Rea Flourenza Lavendre berusia 20 tahun, yang sudah kehilangan kedua orang tuanya saat berusia 5 tahun. terpaksa menyerahkan kesuciannya kepada dua orang sahabat dari perusahaan-perusahaan ternama karena ia harus menuruti...
