00'10

2.8K 161 1
                                        


.......























"Aaa! Aduh terlambat! " Pagi hari diawali dengan teriakan el dari dalam kamarnya. Hari ini, tepatnya jam 6: 30 el baru terbangun dari tidurnya.

Bukan apa apa tapi hari ini akan ada upacara sesuai dengan pengumuman sekolah hari Jum'at lalu.

El barlari di dalam kamarnya dari sudut ke sudut mencari benda benda sekolah miliknya yang berserakan.

"Mana kaos kaki gue?! " Kamar el kini sudah sangat berantakan. Kaos kaki dimana mana dan hanya sebelah.

Tok.... Tok....

Suara ketukan pintu yang cukup keras terdengar dari luar kamar el. El bergegas membukakan pintu kamarnya walau pandangannya melihat sudut sudut kamarnya.

"Nih kaos kaki" Ujar minggu dengan muka bantalnya memegang kaos kaki sekolah milik el.

>>>>>>

"Dek sarapan? " Tanya sang mami.

"Ha? Bekal aja mih aduh.... Susah" Ujar el yang kesulitan memakai sepatunya.

Penampilan el pun terlihat kacau sebenarnya. Rambut basah dan belum di sisir dengan rapih. Dasi yang di pakai mencong ke sana kemari. Isi tas yang berantakan. Begitulah pagi el.

"Dek berangkat sama mas cheol ya" Ujar sang mami sembari memasukkan bekal el kadalam tas el.

El yang sedang meneguk susu terdiam seketika.

'Lah, berdua doang? ' batin el tak enak.

"Haha iya mi" El tertawa canggung.

>>>>>>>>

El kini sedang dalam perjalanan ke sekolahnya. Maksudnya dalam mobil seungcheol, hanya el dan seungcheol. Sebenarnya suasananya baik-baik saja, namun el merasa canggung.

Yahh memang el sudah pernah berinteraksi dengan cheol, tapi tetap saja canggung el juga tak mengerto kenapa el bisa se canggung itu dengan cheol.

Sepertinya karena beberapa hari lalu, el tak sengaja melihat seungcheol marah. Baginya seungcheol seram saat marah, jadi ia memilih untuk di dan tidak banyak bertingkah.

"Gimana sekolahnya dek? " Tanya seungcheol.

"Eumm baik kok mas" Jawab el seadanya.

"Gak diganggu kan? " Tanya cheol yang masih fokus menyetir.

"Enggak kok"

El dapat melihat dari ekor matanya, cheol hanya mengangguk menanggapi.

>>>>>>>>>

"Woi kok siang? " Tanya ryu saat el baru saja memasuki kelas.

"Hehe telat bangun" El menjawab dengan cengegesan.

"Gue tebak, lo begadang kan? " Tanya ryu dengan wajah songong miliknya.

"Enggak, orang gue bacabaca novel" Jawab el dengan wajah sinis.

Seventeen // BrothersCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang