haii!!
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
"tadi ituu, aku liat el keluar kamarnya. teruss...... teruss.... aku nanyaa, dia mau kemana" ucap wonu, ia melirik ke arah el sembari tersenyum, matanya mengisyaratkan sesuatu
"aaa... iyaa bener, aku tadi mau ngambil botol minum ku. ketinggalan di bawah hehehehe" ucap el mencoba membantu wonwoo berbohong
keduanya tersenyum, sesekali bertatapan
"owalah, abang kira kamu ngapain tadi" ucap joshua tanpa ada rasa penasaran lagi.
"iyaa bang hehehe"
"terus botolnya mana sekarang? " tanya joshua
"anu.... ituuu... botolnya ad-"
"el baru inget tadi, botolnya ternyata di bawa kolong meja. tadi gak sengaja gelinding ke sana" wonwoo mengelak! membantu el untuk berbicara
"naah!! iyaa.... makanya tadi pas mas wonu cari dibawah katanya gak ada, aku coba mau bantu nyari juga tadinya" ucap el cengengesan
"oooh yaudah kalo gitu"
"iya bang"
"oh iya el, kamu jangan turun ke bawah dulu ya. kamu main aja sama mas wonu, dia punya banyak game di kamarnya" ucap joshua
ia melirik ke arah wonwoo memberikan isyarat. wonwoo menganggukkan kepalanya, tanda bahwa ia mengerti yang di isyaratkan oleh joshua
setelah itu joshua pergi meninggalkan keduanya
el menghela nafas, akhirnya, ia merasa sedikit lega.
"hahaha untung ya dek, emang kita tuh sebenarnya klop banget"
"hahaha iyaa mas, untung ajaa mas cepet jawabnya"
"yok! ke kamar mas, kita main game. tugas kamu tunda aja. paling besok gak sekolah" ucap wonwoo, ia berjalan lebih duli daripada el
"ya mas? kenapa gak sekolah?" tanya el
"gitulah biasanya, pasti besok, semua orang dirumah. gak ada yang kerja, kuliah, dan sekolah" ucap wonwoo
el berlari kecil untuk mengejar wonwoo yang berjalan lebih dulu.
"oooww gitu tah"
"hahaha iyaa el" wonwoo mengusak kepala el.
>>>>>>>>
"EL!! EL!! " teriakan dari suara yang cukup serak itu menggelegar di rumah yang besar itu.
"ck! kebiasaan"
brak!
"MAS! EL ADA DI-"
"shutt gyu, diem" bisik wonu, ia menempelkan jari telunjuknya di depan bibirnya sebagai isyarat agar mingyu diam
KAMU SEDANG MEMBACA
Seventeen // Brothers
FanfictionTau grup seventeen? Bayangin gimana kamu jadi adek perempuan satu-satunya diantara laki-laki yang sukanya bercanda gak masuk akal itu. Kehidupan penuh teka teki yang dirasakan leona di hidupnya bersama para abangnya yang gak ada warasnya.
