hai!!
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
>>>>>>>>
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
bel pulang sekolah telah berbunyi, seperti hari-hari biasanya anak-anak segera berhamburan keliar dari kelasnya masing-masing.
"ayo, abang gua udah nunggu di mobil" ucap ryujin.
"sabar napa, kasian anak orang tuh" ujar aries yang sedang melihat el membereskan barang barangnya.
"ayok! " ucap el saat semua barangnya sudah beres.
"di cek lagi el, takutnya ada yang ketinggalan" ucap aries
el kembali melihat tas nya serta totebag yang di bawa olehnya "udah kok, gak ada yang ketinggalan" ucapnya dengan enteng
"yakin? " tanya aries kembali
el mengangguk "iya yakin"
"itu charger sama hp gak mau di bawa balik" tangannya menunjuk stop kontak di depan kelasnya
el menepuk jidatnya "oh iyaa, astagaaa" ucapnya sembari berlari kecil menuju stop kontak di depan kelas
"el el, kebiasaan deh" ujar ryujin
"hehehe maaf ya teman teman" el memasang wajah cengengesan
"sabar, mau ngabarin seseorang" ucap el sebelum beranjak keluar dari kelasnya
"siapa tuuuh, mas pacar yaa" ejek ryujin
"ih bukan, aku mana ada pacar sih" ucap el
"yaudah deh, percaya aja dulu. nanti kalo tiba-tiba punya pacar gua pura-pura kaget aja" ucap ryujin lalu berlari meninggalkan el dan aries
"ihh ryujin!!! ngeselin banget sih" el berlari mengejar ryujin
aries hanya menggelengkan kepalanya "hadeuh gini kalo temenan sama bocah" setelah itu ia melenggang pergi.
>>>>>>
'eh aduh! mereka kan gak tau aku dari keluarga mana. kalo mereka sampe tau gimana yaa?' batin el panik
"el kenapa, tiba-tiba berhenti" tanya aries dari belakang el
"eh ga-gapapa kok, cuman cape aja ngejar tuh bocah" ucap el
"oh yaudah, jalan aja kalo kaya gitu" ucap aries
'harusnya gapapa, aku percaya sama mereka. abangnya ryu juga temennya bang Vernon kan, jadi dia pasti udh tau'
"el jalan jangan bengong" tegur aries
"eh iya, maaf maaf"
"ayok! kalo kelamaan bisa ngoceh-ngoceh tuh makhluk astral" aries segera menarik tangan el untuk segera bergegas
'setdah heran gua, kenapa pada suka narik tangan gua sih' batin el sedikit kesal
KAMU SEDANG MEMBACA
Seventeen // Brothers
Fiksi PenggemarTau grup seventeen? Bayangin gimana kamu jadi adek perempuan satu-satunya diantara laki-laki yang sukanya bercanda gak masuk akal itu. Kehidupan penuh teka teki yang dirasakan leona di hidupnya bersama para abangnya yang gak ada warasnya.
