ALZEICIA:01

696 14 0
                                        

ALZEIRON ZACKY VLEX

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

ALZEIRON ZACKY VLEX

Seorang gadis bertubuh mungil dengan kulit putih yang bersinar berdiri di depan rumahnya, terpaku dengan ekspresi terkejut. Seragam sekolah sudah rapi melekat di tubuhnya, lengkap dengan atribut.

Tanpa banyak pikir, ia berlari ke arah seorang laki-laki yang berdiri santai di samping motornya.

Di depannya, Alzeiron-laki-laki yang baru saja resmi menjadi pacarnya-berdiri tegap dan berwibawa di samping motor nya.

"Kamu ngapain kesini?" tanya Celsia gadis yang baru saja naik status menjadi pacarnya.

"Kemarin lo nyuruh gue jemput,"jawab Alzeiron santai, meski nada heran tak bisa disembunyikan. Ia masih ingat jelas permintaan gadis itu untuk menjemputnya. Dan sebagai pacar, tentu saja dia tak menolak.

Celsia menutup mulut nya tak percaya.
"Aku pikir kamu enggak bakal mau,"
Kata nya sedikit kaget karena laki-laki itu benar-benar menjemputnya.

Alzeiron berdiri tegak sambil memandang ke arah Celsia yang masih bereaksi terkejut. "Enggak usah ge-er, ini karena kesepakatan sembilan puluh hari kita," kata Alzeiron membuat bibir gadis itu mengerucut. Padahal tadi ia sudah senang tapi malah dihempaskan.

"Iya deh."

"Ayok naik, mumpung hari ini gue berangkat nya cepat gue enggak mau telat! " tegas Alzeiron setelah menghidupkan motor nya.

Dengan gerakan halus namun penuh makna, Alzeiron melepas jaket yang ia kenakan dan menyerahkannya pada Celsia. Gadis itu menerimanya dengan mata berbinar dan senyum yang merekah.

"Kamu sosweet banget, aku tambah suka," ungkap Celsia dengan malu-malu.

"Lebay lo!"

"Kapan lagi coba kamu sikap nya manis gini,"kata gadis itu sembari memegang baju Alzeiron agar ia lebih mudah naik ke motor.

"Eumm, udah siap aku, ayo jalan!"


∆^∆


Geranta high School salah satu sekolah terbesar yang ada di kota jakarta. Gerbang masih terbuka dengan lebar dan banyak murid juga yang berlalu-lalang membuat suasana seketika riuh saat suara deru motor Alzeiron memasuki perkarangan sekolah.

Pesona laki-laki itu yang begitu kuat tentu menarik perhatian para siswi yang berada di koridor. Suasana lebih panas karena laki-laki itu membonceng seorang perempuan. Tentu saja, Alzeiron itu jomblo dan terkenal tak pernah berkencan. Dan hari ini, ia membonceng seorang gadis.

Celsia turun saat motor milik Alzeiron telah berhenti di parkiran. Gadis itu merapikan rambutnya yang sedikit berantakan karena tiupan angin.

"Rambut aku memang berantakan karena angin, tapi senang sekali bisa pergi bersama pujaan hati," ungkap Celsia dengan senyum lebar yang diarahkan pada laki-laki berwajah datar di depannya.

ALZEICIA(REVISI) Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang