ALZEICIA:07

343 17 0
                                        

Mall sore itu terasa sedikit lengang

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Mall sore itu terasa sedikit lengang. Langit abu-abu di luar tampak seperti menahan hujan, dan hawa sejuk dari pendingin ruangan menyapu lantai-lantai marmer yang mengilap. Di antara pengunjung yang berseliweran, tampak Alzeiron berjalan membawa empat kantong belanjaan-tentu saja semuanya milik Queela.

Hari Minggu seharusnya jadi waktu bersantai di rumah, tapi nyatanya Alzeiron harus berperan sebagai porter pribadi gadis itu.

"Zei, makan dulu yuk. Lapar banget," ujar Queela sambil mengelus perutnya dramatis.

"Harusnya lo bilang itu dari tadi, Quee," balas Alzeiron dengan nada menyindir, membuat Queela nyengir canggung sambil nyenggol lengannya.

"Yes, let's eat!" serunya sambil menggandeng Alzeiron menuju area food court.

Mereka memilih tempat duduk di salah satu restoran yang tenang. Begitu pelayan datang, mereka langsung membuka menu.

"Lo mau apa?" tanya Alzeiron.

"French fries, omelet, and coffee with milk," jawab Queela cepat, seolah sudah hafal.

"Saya kopi hitam sama nasi goreng aja," kata Alzeiron lalu menyerahkan menunya.

"Baik, ditunggu sebentar ya," ujar pelayan sebelum meninggalkan mereka.

Sambil menunggu, Queela melirik Alzeiron yang sibuk dengan ponselnya. "Pacar lo enggak ngajak jalan? Ini hari Minggu lho."

Alzeiron menaruh ponselnya di atas meja dan menatap Queela datar. "Bersyukur dia enggak. At least, dia tahu artinya hari Minggu."

Sindiran itu membuat Queela tertawa geli. "Kamu sendiri yang bilang aku butuh bimbingan setelah lama enggak ke Jakarta. Jadi kamu tanggung jawab dong, masa aku keliling sendiri?"

Alzeiron hanya menghela napas. Meski wajahnya terlihat kesal, jauh di dalam hatinya, ia tak bisa menyangkal rasa senangnya bisa menghabiskan waktu bersama Queela lagi.

Tak lama kemudian, makanan mereka datang dan keduanya mulai makan dalam suasana yang nyaman.

"Kamu enggak ada rencana ke Amerika?" tanya Queela pelan sambil mencocol kentang goreng ke saus.

Alzeiron menoleh. "Enggak mau jenguk Grandma?"

"Katanya grandma kangen banget sama kamu. Dia pengin kamu datang sebelum kondisinya makin buruk dan enggak bisa lihat kamu lagi."

Nenek Queela saat ini tinggal di Amerika dan sedang menjalani pengobatan serius. Dulu, ia pernah tinggal di Indonesia hingga Alzeiron SMP. Sejak saat itu, Alzeiron menganggap nenek Queela seperti neneknya sendiri. Di saat orang lain menjauh, hanya Grandma yang mendekapnya erat.

ALZEICIA(REVISI) Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang