HAPPY READING
seperti biasa jangan lupa vote dan kasih semangat sama aa adipta wkwk aa kasihan aa
-
-
-
Mereka berdua masih tidak saling sapa, haikal yang terus menghindari malvin membuat malvin prustasi.
Seperti biasa malvin pergi untuk berkerja sedangkan haikal sibuk dengan urusannya sendiri seperti nonton tv.
Perut haikal sudah membesar itu sebabnya hari ini bunda datang ke rumah malvin untuk menjaga menantu kesayangannya itu.
"Haikal" panggil bunda yang membuat haikal langsung berlari menghampiri bunda.
"haduhh kok lari lari, nanti jatuh sayanggg" ucap bunda yang khawatir.
Haikal langsung memeluk tubuh bunda "bunda haikal kangen hiksss" ucapnya sambil menangis, hal itu membuat bunda bingung.
"loh kok sampai menangis?? coba bunda mau liat muka ikal dulu, astaga gemasnyaa ih mantu bunda makin cantik yaa pipinya tambah tembem" ocehan bunda membuat haikal tertawa kecil.
"ishh bundaa jangan gitu dong, haikal malu tauu emg haikal tambah cantik?"
"iyalah, emg siapa yang bilang haikal itu ga cantik? ikal itu cantik bangettt bunda aja sampai terikal-ikal"
"bunda seneng banget bikin ikal salting, bun bun mau masakan bundaa" ucap haikal dengan manja.
"astagaa, okee ayo bunda buatkan makanan kesukaan ikal kesayangan bundaa"
"YEYYY I LOVE YOU BUNDAAA"
"I love you too ikalll"
Bunda pun bergegas ke dapur untuk memasak makanan kesukaan mantunya itu sedangkan haikal hanya menonton saja.
"kamu ada masalah sama malvin?" tanya bunda yang masih memasak.
"em sedikit bun, tapi sekarang udh ga kok"
"jangan bohong deh, bunda tau kali kalo kalian belom saling bicara"
"sebenarnya ikal gamau gini bun tapi malvin bikin kesel haikal"
Bunda mematikan kompor lalu membawa masakannya itu ke meja makan.
"apa yang bikin kamu kesel sayang?"
"malvin nganterin cewe bun dan yang bikin aku kesel kenapa dia ngasih nomor dia ke cewe itu coba"
"astaga malvin, tuh anak harus di omelin sih bisa²nya pergi sama cwe lain sementara haikal lagi hamil besar bukannya langsung pulang" bunda terus mengomel, haikal ngerasa dirinya lah anak kandung bunda karena kalau dirinya salah pasti tidak akan di marah melaikan hanya di tegur dengan nada lembut.
"bunda jangan ah, entar kita juga baikan paling hari ini ikal baikan sama mas malvin"
"kalo malvin masih begitu kasih tau bunda aja ya sayang, sekarang kita makan yuk" ajak bunda dengan senyuman.
"AYOOO IKALL LAPERR"
"gemesnya mantu bundaa"
Setelah selesai bunda pamit pulang karena ada urusan sama temen²nya, haikal padahal mau ditemenin sama bunda tapi bunda bilang besok dia balik lagi jadi haikal membiarkan bunda pergi.
KAMU SEDANG MEMBACA
MALHAI (MARKHYUCK)
Non-Fiction"mungkin ini takdir, hidup bersama malvin" -Haikal Samudra "menjadikanmu sebagai pendamping hidup adalah keputusan yang tepat" -Malvin Abriandra kisah yang akan menceritakan lika liku rumah tangga mereka. toxic nonbaku bxb 🔞
