40. Permintaan aneh 2

1.1K 101 4
                                        

-
-
-
-
-

HAPPY READING!!

Hari ini malvin tidak masuk lagi, katanya cutinya masih bisa sehari lagi. Walaupun seperti itu malvin lebih memilih tidur di kamar tanpa berbicara sedikit pun ke haikal. Haikal yang melihat kelakuan suaminya hanya menggeleng saja.

"Abang sama adek nanti mampir ke rumah oma ya" ucap haikal kepada anak anaknya.

"Loh kok ke rumah oma, abang gabisa ubu" protes ciko.

"Kenapa ga bisa sayang? kasihan oma katanya kangen kalian"

"Emang ga bisa bareng sama ayah kesana" sahut saka.

"Gabisa, ayah ada urusan di rs nanti sore"

"Tapikan ubu, kemarin kita mampir juga ke rumah oma kok sekarang suruh kesana lagi" omel ciko yang ga terima.

"Bener tuh ubu, lagian adek juga mau belajar besok udah mulai ujian" timpal saka.

"Ini kenapa pada gamau ya? ga sayang lagi sama oma nih? nanti ayah sama bubu kesana jemput kalian" ucap haikal.

"Yaudah lah" ucap ciko dengan nada jutek.

"Ayah mana ubu, kok ga keliatan?" tanya saka sambil menguyah makanan.

"Biasa ayah kalian kalo lagi ngambek kan gitu, ngomong aja gamau" sahut haikal.

"Emang ayah kenapa ubu?" tanya saka penasaran.

"Gatau tuh ayah, kalo ngambek pasti gitu" sahut ciko sedikit kesal.

"Udah ah jangan keras-keras ngomongnya, nanti ayah denger malah makin ngambek. Ayah tuh mungkin banyak pikiran jadi kayak gitu" ucap haikal.

"Tapi dulu ayah ga gitu ubu" sahut saka.

"Sekarang beda saka, ya mungkin ada sesuatu yang kita gatau" ucap ciko.

Setelah berbincang-bincang akhirnya saka dan ciko berangkat ke sekolah di antar oleh saga. Kebetulan saga ingin mengantar jenan anaknya.

"Hati hati ya sayang, makasih ya saga" ucap haikal

Setelah melihat mobil saga pergi, haikal langsung membersihkan piring bekas mereka makan, lalu mengambil piring baru dan mengisi makanan untuk suaminya yang sedang ngambek di kamar.

Haikal langsung menuju kamar, saat di dalam kamar dilihat malvin masih berbaring di kasur dengan selimut menutupi seluruh badan dan kepala malvin.

"Dasar, udah punya 3 anak masih aja ngambek" haikal ngedumel kecil.

"Mas" panggil haikal lembut sambil menggoyangkan badan malvin pelan tetapi tidak ada respon sama sekali.

"Mas, bangun" panggil haikal sekali lagi.

Haikal yakin, malvin sudah bangun tapi karena masih marah ke haikal jadinya malvin hanya diam di dalam selimut.

Haikal menarik nafas pelan "Kamu mau apa emang?" tanya haikal pelan tapi masih saja tidak ada jawaban.

"Kamu emang ga malu di lihat anak anak kalo masih ngambek begini mas" ucap haikal lagi.

MALHAI (MARKHYUCK) Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang