12

2.4K 201 21
                                        

TERIMA KASIH YANG SUDAH MEMBACA CERITA INI DAN MENINGGALKAN JEJAK JEMARINYA

-DAPET LOVE DAN CIUM DARI PARA PERAN NGABERS DI CERITA INI-

***

AUTHOR POV—

"GI KAYAKNYA GUE SAKIT DEH GI!" ucap Katherine sambil berlarian kecil dan melepas tas ransel hitamnya menaruh di meja sambil mengipas–ngipas wajahnya.

"kenapa lo? Sakit tapi teriak-teriak" balas Giselle dengan nada sinis mengejek—karena Katherine tak terlihat seperti orang sakit.

"SUMPAH GI GUE BUTUH KE UKS DISANA ADA MINI APOTIKNYA KAN?" celoteh Katherine dengan kini memegang dadanya seolah-olah memang lagi sakit.

"lo kenapa sihh, gajelas banget masih pagi" balas Giselle menggeleng-gelengkan kepalanya dan menatap Katherine heran—pagi-pagi udah berisik sendiri.

"Gi lo pernah gak sih papasan doang nih sama orang..."

"tapi seketika badan lo mendadak adem panas anyep gitu Gi!" ucap Katherine dengan wajah antusias dan Giselle makin menatap aneh teman sebangkunya itu.

"dan pas lo papasan sama orang itu bukannya nyapa malah lo sembunyi Gi..." lirih Katherine dengan menggigit bibir bawahnya.

"ni anak lagi ngedeskripsiin dirinya ketemu Winnie kali ya—kerjain ahhh.." batin Giselle.

Flashback—pagi hari sebelum Katherine masuk ruang kelasnya.

Katherine terus-terusan mengingat hal semalam bersama Winnie, dia bersenandung kecil saat melangkahkan kakinya ke lorong sekolahnya yang sudah mulai berisik dengan kicauan siswa lainnya dan sebagian juga sedang berlarian kecil.

Saat belok ke lorong arah kelasnya tepat di depannya seseorang juga berjalan keluar dari lorong itu—Katherine dan cewek yang ada di depannya sama-sama kaget—dan siapa lagi kalau bukan Winnie yang membuatnya bersenandung di sepanjang kakinya melangkah.

"ehh..hei kath morning!" sapa cewek yang terlihat berseri juga wajahnya.

"oh.. hai Winn..em morning" Katherine mendadak kelu lidahnya, ia terbata-bata membalas sapaan Winnie. Dan Winnie hanya mengerutkan dahinya. Karena tak mau terlihat aneh gerak geriknya di depan Winnie ia langsung pengen pergi begitu saja namun—

Saat dia melangkahkan ke kanan Winnie juga ke kanan dan saat dia mau ke kiri Winnie juga ke kiri. Itu membuat Winnie menahan tawanya dan Katherine tentu saja dia tak bisa menyembunyikan wajah paniknya.

"gue diem deh, lo duluan yang jalan kath" ucap Winnie dan Katherine langsung lari kecil. Winnie menoleh ke belakang melihat pergerakan Katherine dan dia tersenyum puas melihat gelagat Katherine.

Flashback end—

"itu pertanda odgj kalau kata gue rinn.." balas Giselle meyakinkan Katherine supaya percaya dengan ucapannya.

"tapi lo pernah engga kayak gitu?" tanya Katherine panik.

"ngapain gue kayak gitu—gue mau jadi orang waras aja" balasnya enteng.

"tapi Gi—ini aneh banget sumpah. Kadang dada gue kalau ketemu itu orang mendadak berisik bergemuruh gitu. Terus gue kadang mendadak jadi diem kalau dia ngelakuin hal lucu ke gue gi.." jelas Katherine dengan wajah frustasi.

Flashback—semalam saat Katherine ada di Ryder Gym dan kebetulan Winnie dan keluarganya berkunjung kesana.

Kini kedua cewek yang beda kelas dan beda sifat itu sudah duduk anteng di salah satu kedai eskrim yang cukup ramai. Mereka memilih duduk di luar agar bisa menikmati terpaan angin ibu kota, Winnie merasa Katherine butuh suatu yang manis untuk memanjakkan lidahnya dan mencairkan suasana hatinya yang—mungkin lagi sedih dan tidak baik-baik saja.

NAUGHTY COACH AND ICE PRINCESSTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang