34

8.4K 44 0
                                        

Happy reading

***

Silau matahari menelusuk masuk ke dalam jendela kamar dan membuat Hamdi yang tertidur pulas terbangun karna pantulan cahaya matahari

Saat membuka mata yang pertama kali ia lihat adalah seorang perempuan yang amat cantik sedang tertidur pulas sambil memeluk nya. Hamdi tersenyum membelai wajah tenang itu yang sedang tertidur, rasa rindunya sudah terobati mengingat malam panas yang ia telah lakukan membuat hati nya meloncat kegirangan sungguh demi apapun ia tidak menyesalinya karena ia akan segera menikahi wanita pujaan hati nya ini.

Ia menghujani kecupan di wajah niane hingga niane terusik hingga terbangun

"Ngghh ih"

"Sudah siang sayang ayo bangun"

"Mmmmhhh nnti ya"

"Aku cabut ya"
Hamdi mencabut miliknya yang semalam masih di dalam milik niane

"Ohhh pelan pelan iiih"

"Sudah siang cintaku kamu belum makan dari semalam ayo kita cari makan dulu yu"

"Gamau gamau aku masih mau peyuk aaaah gamau akuuu" niane makin mengeratkan pelukan nya dan menenggelamkan wajah nya di dada bidang Hamdi

Rengekan suara manja niane membuat Hamdi Gemas sendiri ia pun makin mempererat pelukannya ia tidak tega memaksa niane bangun karena ia tahu pasti niane masih sangat lelah karena kejadian semalam habis bertempur hebat.

Hamdi meraba ponselnya di nakas niane tidak melepaskan pelukannya jadi aga sulit untuk bergerak. dan setelah mendapatkan nya ia segera memesankan makanan untuk di makan bersama niane jujur sebenarnya dia lapar tapi ia menahan nya karena niane enggan untuk bangun.

30 menit kemudian kurir mengantar kan makanan ke kamar

"Sayang lepas dulu ya aku mau ambil makanan di luar" Hamdi sembari membelai rambut niane

"Aku ikut!" Niane malah makin mempererat"

"Kita masih sama sama telanjang sayang"

"Aku gamau tau aku gamau jauh jauh dari kamu!" Ucap niane tanpa bantahan

Akhirnya Hamdi mengalah, Hamdi menggendong niane ke arah pintu

Kurir food

Saya sudah sampai depan pintu kamar nomer 303 pa

Baik, saya  buka sedikit pintunya letakan saja di bawah makanannya.  uang nya saya selipkan di bawah celah pintu soalnya istri saya lagi manja saya ga bisa keluar.

Baik pa terimakasih sudah order.

Dan terjadilah transaksi seperti sedang bermain memberi uang lewat celah pintu. Hamdi mengambil makanan nya dan segera mengunci kembali pintunya.

Hamdi merebahkan niane di sofa sambil menyala kan televisi tetapi niane lengket tidak mau lepas juga

"Turun dulu sayang ku kita makan ya"

I wanna be yours Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang