Tak butuh waktu lama Alex pun sampai di unit apartemen nya, memarkirkan mobil mengecek jam tangannya sebentar untuk memastikan waktu bahwa dia tidak pergi terlalu lama.
Kemudian turun dari mobil kotak cincin dia masukkan ke dalam saku jaket, memegang nya di dalam saku selama dia berjalan menuju apartemen.
Masuk Alex pun menaruh sepatu di rak dan menggantungkan kembali kunci mobilnya, sebelum kemudian berjalan ke kamar Alex melihat kekasihnya yg masih lah tertidur dan tersenyum kecil.
Sebelum kembali melangkah menuju walk-in clothes, dan mengeluarkan kotak beludru itu dari saku jaket tersenyum sebelum kemudian menyimpan nya di lemari bagian atas tepat di bawah tumpukan baju milik nya itu.
Melepaskan jaket dan meletakkan nya di gantungan Alex pun kembali ke kamar, lalu naik ke atas kasur dengan pelan.
Dan ketika dia sudah berbaring di samping kekasihnya Henry segera meraih dirinya, dan menarik Alex ke dalam pelukannya yg dengan senang hati Alex memeluk balik kekasihnya.
"We're you going?" Tanya Henry berbisik masih dengan mata yg terpejam dan nada mengantuk yg jelas, Alex memandang sebentar kekasihnya sebelum kemudian mengecup dahi Henry dan mengelus rambut nya.
"I just planing on making dinner, but after I think about it again, it will be better if we just ordered out for this night," Ujar Alex dengan tersenyum, Henry sedikit membuka matanya dan memandang sang kekasih sebelum tersenyum dengan wajah mengantuk nya dan mengecup bibir sang kekasih.
"Hmm good Idea, I love that to," Ujar Henry setuju yg membuat Alex tersenyum mendengar nya, dan kemudian meraih HP miliknya lalu mulai memesan makanan untuk dirinya dan Henry dengan masih memeluk sang kekasih .
Tak lama setelah memesan makanan mereka pun pindah ke ruang tengah untuk menonton film dan menunggu, pesanan makan malam mereka tiba ketika itu sampai mereka pun menikmati makan malam berdua sembari menonton film dan berbincang bersama di sofa ruang tengah.
*esok pagi
Pagi telah datang Alex kini sudah sampai di rumah sakit setelah memastikan Henry aman berada di apartemennya dan di temani oleh sang ibu Henry, Alex menata barang nya di loker miliknya sebelum kemudian menguncinya dan pergi untuk melakukan shift nya hari ini.
Ketika dia selesai dengan pasien ketiga nya Alex pergi untuk sedikit meminum kopi di tempat istirahat staff rumah sakit, di mana secara mengejutkan Robert juga tengah berada di sana.
"Owh Robert caching some breath I see," Ujar Alex menyapa dengan senyum mengambil gelasnya di counter atas meja, dan menuangkan kopinya ke dalam gelas.
"Well a little crazy to start shift for me today," Ujar Robert yg duduk di sofa meminum kopi nya itu, Alex memegang gelas kopinya sembari berbalik dan bersandar pada meja di belakang nya memandang sang sahabat sekaligus tunangan kakaknya itu. .
"Why is that?" Ujar Alex bertanya sembari menyesap kopinya itu, Robert dan Alex saling berbincang berbagi cerita setelahnya.
"So are you already decided for the day and the place?" Tanya Robert di tengah-tengah perbincangan mereka itu.
"Well about that, i was hoping on go for family dinner just with Henry family, i was planning on asking Henry parents and sister first," Ujar Alex sembari tersenyum itu menyesap sedikit kopinya.
"Well I think it's a wonderful Idea tell me and Josh how is it going okey, though I'm sure they would probably say yes," Ujar Robert dengan mengedipkan sebelah matanya itu ke sahabat nya, sebelum bangkit meletakkan gelas kopinya di meja konter dan berpamit pergi untuk melanjutkan shift nya.
Alex menganggu setuju dengan senyum sendirian di ruangan Alex memandangi gelas di genggaman nya itu, sebelum kemudian menarik nafas dan menghembuskan kan nya menghabiskan kopinya sebelum kemudian melanjutkan shift nya itu.
Waktu dengan cepat berlalu dimana dengan cepat sore hari pun datang Alex selesai dengan shift nya hari itu, dan bersiap untuk pulang kembali ke apartemen nya itu.
Setelah membereskan lokernya Alex pun pergi menuju parkiran untuk mengambil mobilnya, menyapa beberapa rekan dokter dan juga suster di rumah sakit itu.
Ketika ketika Alex sampai di kediaman nya dan di membuka pintu depan apartemen nya, dia di sambut dengan suara tawa dari arah dapur yg berasal dari Henry kekasihnya dan juga chaterine ibu dari Henry.
Alex tersenyum dan melangkah menuju dapur dia bila melihat Henry yg membantu ibunya dengan hal hal kecil yg bisa dia bantu, dan ibu kekasihnya itu tengah memasak makanan dengan sambil bercerita bersama Henry itu.
"Already Prepareing dinner you guys," Ujar Alex yg berjalan masuk ke dapur, memeluk dan mengecup kekasihnya dan memeluk ibu kekasihnya itu sejenak.
"Well better prepared than not," Ujar Chaterine dengan senyum itu, yg di balas tawa kecil Alex dan Henry.
Alex pun berpamit untuk membersihkan dirinya sebentar sebelum kemudian dia kembali, dan mereka menyiapkan meja untuk makan malam bersama.
Di mana setelah makan malam Chaterine pun berpamitan untuk pulang, Alex mengantarkan Chaterine hingga pintu depan dengan Henry yg menunggu nya di sofa ruang tengah sembari menonton sebuah film itu.
"Mrs. Foslx can I speak with you for quick?" Ujar Alex menahan Chaterine yg akan pergi itu, di mana wanita berambut Ginger dengan senyum cantiknya itu berbalik memandang kekasih anaknya itu.
"Chaterine Alex, I already told to call me chaterine, " Ujar wanita itu membenarkan panggilan yg Alex gunakan untuk nya itu.
"Right chaterine, so there's something I like to ask?" Ujar Alex kembali mengulang pertanyaan nya dengan senyum membenarkan panggilan untuk soon to be mother in law nya itu.
"Yeah and what is it?" Ujar Chaterine mmenanyakan tentang, apa yg akan Alex bicara kan dengan nya itu.
" tomorrow coincidentally my leave application period starts, I just wanted to know maybe Henry and I could go for a dinner together at your place with Bea and Mr. Fox?" Ujar Alex menyampaikan apa hal yg ingin dia katakan pada Chaterine.
"Well we would probably love that Alex, you and Henry will always welcome at home," Ujar Chaterine dengan senang hati setuju dengan permintaan Alex.
Berbicara singkat sebelum kemudian Chaterine memberi pelukan terakhir pada kekasih anaknya, dan pergi untuk pulang kembali ke kediaman fox.
Alex pun menutup pintunya tersenyum Alex berharap semoga rencananya berjalan lancar besok, menarik nafas dalam dan menghembuskan nya Alex pun pergi untuk menemani kekasihnya.
Saling berbagi pelukan manja di sofa di temani film favorit mereka, sebelum kemudian mereka memutuskan untuk kembali ke kamar dan tidur ketika waktu sudah menunjukkan waktu cukup malam.
P. S
Don't forget the vote and comment hope you guys can enjoy the story, <3<3<3.
Soon....
KAMU SEDANG MEMBACA
The Military Heart (End!?)
FanfictionDokter muda dengan senyum jahilnya itu, dengan tanpa di duga jatuh hati pada seorang perwira muda dengan mata hezel dan jangan lupakan senyum manisnya itu. Datang sebagai dokter militer pulang sebagai kekasih hati sang perwira, takdir yg mengikat d...
