17 Survive
Jalan buntu, Gracie, Elin, Sasha, Aralie dan Nayla terjebak. Mereka tidak bisa pergi kemana mana lagi, Ditambah zombie mulai mendekati mereka. Sasha berdecih kesal karena jalan yang mereka lalui kini terhalang, Ia pun langsung membalikkan tubuhnya dengan masih merangkul Gracie.
Sasha mulai menoleh kesana kemari mencari celah dan mencari rencana agar mereka bisa kabur dari sana. Setelah melihat pistol yang dibawa oleh Elin, Ia menjadi memiliki sebuah ide yang sepertinya memiliki resiko yang cukup besar.
"Aralie, Tolong rangkul ci Gracie dulu. " Aralie menoleh pada Sasha dan menganggukkan kepalanya, Ia langsung menahan tubuh Gracie yang mulai melemah.
"Cici gapapa? " Tanya Aralie dengan khawatir dan dibalas anggukan kepala dari Gracie.
Sasha tersenyum lalu ia mulai memindahkan tas ranselnya ke depan lalu membuka isi tasnya itu. Setelah meraba raba dan mencari beberapa barang yang ia inginkan, Ia pun mulai menyiapkan segalanya.
"Nayla, Bantu aku" Nayla menoleh dan langsung menangkap beberapa granat yang sudah diikat oleh Sasha.
"Aku harus apa? Ini kenapa diikat?? " Tanya Nayla dengan bingung dan penasaran.
"Ikutin arahan dari gw aja" Nayla menganggukkan kepalanya lalu mulai mendengarkan rencana dari Sasha.
"Oke kamu paham? " Tanya Sasha dan dijawab dengan anggukan kepalanya.
"Oke ci Elin, Cici jagain ci Gracie sama Aralie ya? Urusan zombie didepan biar gw dan Nayla saja" Elin menganggukkan kepalanya dan menyiapkan peluru dan senjatanya.
Sasha meletakkan tas ranselnya disamping Aralie lalu mulai berjalan dengan membawa beberapa granat di sakunya dan dua senjata api ditangannya. Sasha mulai menodongkan senjatanya pada kerumunan zombie itu, Dengan sekejap mata, beribu peluru mulai berhamburan dan mengenai banyak zombie.
"Nah gini dong!! " Seru Sasha dengan terus menembak mereka, Pasalnya senjata ini belum sempat ia gunakan karena senjata ini akan digunakan untuk keadaan darurat saja.
Zombie semakin berkurang dan gerombolan lain semakin datang kembali, Sasha berdecih kesal lalu ia mulai melangkahkan kakinya dengan cepat dan melompat diatas mobil yang ada didepannya.
Semua orang disana terpaku melihat Sasha yang melompat dengan sangat tinggi, Tatapan Sasha tak pernah menatap hal lain dan terus fokus menembakkan targetnya. Hingga...
"NAYLA SEKARANG!!! "
Nayla akhirnya tersadar dan akhirnya ia mulai melangkahkan kakinya dan melompat lalu melempar granat yang dibuat Sasha tadi. Sasha tersenyum, Ia tahu bahwa lemparan Nayla akan berguna karena pasalnya Nayla sangat menyukai lempar cakram/lempar peluru.
Sasha bisa melihat granat itu terlempar jauh ke tengah tengah para zombie itu, Ketika hendak mendarat di lautan zombie itu, Sasha mulai menargetkan granat itu dan siap menembak pada granatnya.
Ceklek...
Mata Sasha terbuka ketika menyadari bahwa pelurunya habis, Kaki Sasha mendarat di tanah dengan selamat namun ia masih terkejut karena ini tidak sesuai dengan rencananya. Ia menatap granat itu yg hampir tenggelam oleh para zombie itu.
"Kak Sasha?? Kok ga berhasil??? " Tanya Nayla dengan sedikit panik dan bingung.
"Ga ta-"
Grep... DUARR...
Sasha membuka matanya terkejut, Ia merasakan bahwa seseorang memeluknya dari depan dan mendorongnya mundur dengan sangat cepat. Ia menoleh ke arah zombie kembali dan bisa melihat bahwa granatnya sudah meledak dengan sangat keras dan besar.
KAMU SEDANG MEMBACA
17 SURVIVE [GEN 12]
ActionBagaimana ceritanya ketika kalian yang sedang menikmati hidup dengan senang, tenang dan tanpa gangguan. Namun tiba tiba datang entah virus darimana, menyebar di berbagai manusia. Virus itu biasa disebut dengan virus Zombie. Victoria Kimberly, Gadis...
![17 SURVIVE [GEN 12]](https://img.wattpad.com/cover/367390391-64-k849703.jpg)