Survive 26

3.6K 405 47
                                        

17 Survive


Seseorang masuk kedalam ruangan tempat mereka melakukan perjanjian untuk bertemu, seorang yang lain menoleh dan tersenyum menatap temannya yang sudah datang tepat pada waktunya.

Orang yang bisa kita sebut dengan inisial j baru saja datang langsung menghampiri orang satunya lalu memeluknya dengan erat. Orang yang dipeluk itu yang kita sebut dengan inisial c tersenyum lalu membalas pelukan hangat dari orang yang memeluknya itu.

"Kita yakin mau ngelakuin hal ini? " Tanya j yang memeluknya tadi dengan nada yang sedikit ketakutan.

C tersenyum, Ia tahu dan paham mengapa j sedikit ketakutan dan ragu ragu. C pun mengusap rambut J dengan lembut lalu mulai menceritakan segalanya kenapa mereka harus melakukan ini dan apa alasannya.

"Jadi kamu sudah paham kan? Ini juga demi kita J" Ucap C dengan mengusap punggung J dengan lembut agar J tidak ragu ragu dan kembali yakin.

"Oke C, Aku paham sekarang! Ayo kita lakukan!"

↑ ↑ ↑ ↑ ↑

Hari sudah malam, Saat ini mereka sedang berada di dalam satu ruangan dan sedang menunggu makanan yang akan diberikan oleh tim evakuasi.

Semenjak kejadian zombie kemarin, Semua pengungsi harus tetap berada didalam ruangannya masing masing agar tidak terjadi sesuatu yang tidak diinginkan kembali.

Tok.. Tok..

"Pengantaran makanan untuk ruangan F-12" Seru tim evakuasi yang bertugas membagi makanan untuk mereka.

Ribka berdiri dan bangkit lalu berjalan untuk menerima makanan untuk mereka makan, Trisha yang melihat Ribka sedikit kesulitan pun langsung berdiri dan berjalan dengan cepat menghampiri Ribka lalu membantunya.

"Thanks ya Trisha" Ucap Ribka dengan mengusap rambut Trisha dengan lembut.

"No problem" Ribka terkekeh melihat Trisha yang mengucapkan kata itu dengan memberikan ibu jarinya seperti biasa.

Mereka pun mulai membagi makanan itu dengan rata dan teratur, Setelah membagi makanan itu mereka saling menatap pada 5 makanan yang tersisa. Makanan itu adalah jatah untuk Regie dan yang lain, Mereka sedang melakukan pekerjaan mereka sebagai tim evakuasi.

Mereka pun mulai menyantap makanan mereka  tanpa menunggu kehadiran teman temannya yang lain. Mereka makan dengan santai, tenang dan sesekali mereka saling melontarkan jokes yang mereka miliki.

Makanan yang mereka santap telah habis tanpa tersisa, Namun pertengkaran dan perdebatan antara Ribka, Erine, Delynn dan Moreen tak kunjung berhenti. Mereka tak saling mengalah dan saling tuduh menuduh, Fritzy dan Trisha hanya diam menonton perdebatan yang entah kapan ini akan selesai.

"Trus kalau misalnya telur duluan, Telurnya itu dari siapa? " Tanya Erine dengan menatap Ribka yang sepertinya tak menerima bahwa ayam duluan daripada telur.

"Ayam, Nah kalau ayam duluan.. Itu ayam dari mane? " Tanya Ribka balik dan membuat orang orang yang menonton menggelengkan kepalanya.

"Jadi yang bener apa duluan? " Tanya Delynn dengan memasukkan cookies pada mulutnya.

"Yang bener ya ayam dulu lah" Ketus Erine dengan menatap tajam Ribka.

"Ya telur duluan lah, Nanya lagi" Ketus Ribka balik.

"Terserah kalian dah mau ayam duluan atau telur duluan, Yang penting gw tim bubur ayam diaduk" Ucap Moreen dengan santai dan tenang, namun berbeda untuk beberapa orang yang saat ini sedang menatapnya tajam.

17 SURVIVE [GEN 12]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang