Di tempat pemeriksaan, Cobra dan beberapa orang yang memang Kohaku tugaskan untuk membawa kembali Eri, tampak sedang memantau tempat sekitar. Tanpa berpikir panjang, Lala langsung memasuki bangunan rumpang itu dengan cara melompati jendela. Setelah beberapa saat, gadis berambut lurus itu kembali sembari menjelaskan jika Eri sekarang pergi ke makam Smoky. Di sisi lain, di tempat pemeriksaan khusus pria, Kohaku, Amamiya, dan Rude Boys datang ke sana untuk membawa Baba Hajime. Hanya saja, pertarungan terjadi dan berlangsung cukup lama.
Awalnya mereka kesulitan untuk menemukan Baba karena semua sandera berlarian menyelamatkan diri. Yang lebih sialnya lagi, Baba pergi meninggalkan tempat pemeriksaan. P dengan tangkas mengejar Baba yang berlari sampai berhasil menghalanginya. Kemudian, datanglah Kohaku, Amamiya, dan anggota Rude Boys secara bersamaan.
"Jangan bunuh aku," ujar Baba seraya memasang wajah nelangsa; seakan takut bahwa orang-orang ini akan menghabisi nyawanya.
"Kami tidak akan membunuhmu. Jika kau tinggal di Mumei Gai, kau adalah keluarga kami." Takeshi berjongkok untuk menyamai tingginya dengan pria lanjut usia di hadapannya ini.
"Di mana buktinya?" tanya Masaki.
Baba Hajime sempat menolak mengatakan fakta di mana bukti tersebut berada. Namun, akhirnya pria tua itu mengatakan bahwa ada laboratorium bawah tanah di Mumei Gai dan semua bukti ada di sana. Kala diskusi, Kohaku tanpa sengaja melihat sosok Genji Kuki datang sembari menghunuskan katana yang dibawanya. Kohaku bersiap untuk menyerang, tetapi Amamiya Kyoudai menyarankan mereka saja yang akan mengatasi Genji.
Sedangkan di tempat Aena. Gadis itu baru sampai di Mumei Gai untuk menemukan arsip-arsip yang dihilangkan Megumi. Gadis tolol itu mempersulit hidupnya. Dia, seharusnya, mengatakan lokasi di mana buktinya berada kepada Kohaku, tetapi ponselnya kehabisan daya. Apalagi dia tidak tahu di mana posisi mereka. Karena setelah berpelukan dengan Cobra, dia langsung beranjak tanpa mengucapkan sesuatu. Dia agak tolol untuk masalah ini.
Aena mengobservasi sekeliling; melihat banyak anggota Kuryu yang menjaga ketat Mumei Gai. Beberapa saat lagi, tempat ini akan dihancurkan untuk pembangunan kasino dengan dalih menumbuhkan ekonomi negara Jepang agar para pelancong dari berbagai belahan dunia mau berkunjung. Padahal aslinya, Mumei Gai dihancurkan untuk menutupi bukti kebusukan yang dilakukan pemerintah dan Kuryu Group.
"Oi, siapa kau?! Tempat eksodusnya bukan di sini, Nona!" teriak seorang pria, Kirinji.
Aena menoleh, lantas menampilkan kartu identitasnya sebagai polisi. "Aku polisi," ucapnya memperkenalkan diri.
Kirinji terkekeh. "Jadi, kaulah yang diincar oleh Zenshin." Dia menyeringai.
"Siapa lagi?" Aena balas terkekeh, kemudian menyerang mereka.
"Kau ingin bernasib sama dengan Smoky?"
Aena mematahkan leher salah satu anggota Kuryu dengan kakinya yang kuat. "Aku memang ingin mati, tapi bukan mati karena dibunuh olehmu," balasnya tegas.
Aena mencekik leher Kirinji dengan kuat; membuat bawahan Iemura Tatsumi itu hampir kehabisan napas. Merasa sudah cukup, dia melepaskan cekikannya ketika Kirinji pingsan. Tubuhnya bergerak tangkas menuju ruang bawah tanah sambil menyerang siapa pun yang menghalangi.
Sekarang, Aena ingin memaksakan dirinya untuk berkelahi.
***
Sesuai ucapan Baba Hajime, kini anggota Rude Boys dan Yamato pergi ke wilayah bawah tanah di Mumei Gai. Di luar pertarungan sedang terjadi antara Kuryu, White Rascals, dan Oya Kou. Sayang sekali banyak ruangan di bawah tanah ini sehingga membuat mereka kesulitan menemukan ruang yang benar. Apalagi anggota Kuryu gencar menyerang mereka. Beberapa anggota Sannoh Rengokai mencoba untuk mencari tempat di mana bom berada.
KAMU SEDANG MEMBACA
𝙃𝘼𝙑𝙊𝘾
Фанфикшн𝗛𝗶𝗚𝗛&𝗟𝗢𝗪 ⭑.ᐟ Aena hanya seorang detektif di sebuah instansi kepolisian, tetapi entah mengapa dia terlibat konflik bersama Kuryu Group yang berusaha menguasai SWORD. Selain itu, Aena juga dihadapkan pada pernikahan pura-puranya dengan pemimpin...
