Kayak yang udah direncanakan di awal, pas Wish balik Indonesia, dia langsung ditungguin sama papanya di ruang kerja.
Wish ninggalin tasnya di ruang tengah, dan langsung ke ruang kerja papanya. Biar ga terlalu lama buang waktu.
Tok! Tok!"
"Come in..."
Cklek!
Wish masuk ke dalem ruang kerja papanya dan dia ngeliat Hongjoong naikin alisnya, "Oh, on time ternyata sampe sini" anaknya ngangguk doang, "duduk dulu, ato ambil minu, terserah..."
Wish langsung jalan ke mini bar dan ngambil 1 kaleng soda, baru abis itu dia duduk di sofa yang ada di tengah ruangan, sambil nunggu papanya ngambil beberapa berkas dan jalan ke tempat dia duduk
Hongjoong naro beberapa file di atas meja dan buru-buru ngomong ke Wish sebelum anaknya ngebuka file itu, "ini nanti kita bahas belakangan. Papa mau ngejabarin dulu sampe mana kamu udah tau soal Haneul."
"Ah, oke" Wish nurut dan minum soda di tangannya, siap mendengarkan bapaknya
"Sebelumnya... Kamu mulai nyari tau soal Moon Haneul kapan?"
"Pas acara recital violin tahun lalu." dia ngejawab, "soalnya gerak geriknya mencurigakan banget. Kayak ngawasin pergerakan anak-anak Surabaya."
Hongjoong ngangguk paham denger penjelasan singkat anaknya, "jadi kamu mulai curiga di sana?"
"Engga juga sih.. Kalo curiga... sebelumnya sempet ada selentingan dari adek kelasku yang ngasih warning kalo ada yang ngasih tau dia "jangan temenan sama orang yang kita ga kenal orangtuanya siapa. Nah Moon Haneul kemarin tuh... nge-trigger kecurigaan kita semua. Jadi aku minta tolong Jongseob buat cari tau."
Denger ini, Hongjoong entah kenapa jadi ngerasa ga perlu terlalu takut sama Wish. Soalnya dari gerak gerik dan langkah yang anaknya lakukan sejauh ini... semuanya lumayan terstruktur untuk anak remaja yang biasanya meledak-ledak.
Harusnya kalo Wish tetep kayak gini sih, ga ada yang perlu dikhawatirkan. Soalnya Wish ga impulsif.
"Terus apa hasil yang kalian dapetin soal Haneul dan ada plan selanjutnya atau engga?" Hongjoong menggiring anaknya ke topik utama
Wish keliatan mikir bentar, merangkai apa aja yang menurutnya harus dikasih tau, dan apa yang harus dia keep dulu sendiri, "Kemarin Jongseob baru dapet update soal Haneul. Dia bilang Haneul nih punya 1 kenalan yang dia temuin di venue recital kemarin, dan harus dicurigai."
"Siapa orangnya?"
"Namanya Byun Dongmin. Kemungkinan besar, orangtua angkatnya Haneul juga ga tau siapa anak ini--"
"Byun Dongmin? Byun?"
"I know." Wish ngangguk, "sebelum berangkat, papa bilang kalo ada guru di sekolah Jepang itu namanya Byun Euijoo kan? Aku udah nanya ke Jongseob apa hubungan mereka berdua, tapi sampe sekarang belum ada kabar lanjutan dari Jongseob, masih dicari kayaknya"
Hongjoong malah baru tau soal ini, "ada kemungkinan kalo mereka anak dari baby factory dong?"
Wish sering denger soal 'baby factory' ini, apalagi tiap papanya meeting sama om Rano, jadi dia nanya balik, "kok conclusionnya bisa langsung kesana?"
"Soalnya, marga Byun... yang papa tau cuma Euijoo, dan dia anak yang paling dicari sama baby factory."
"Kenapa gitu?"
Hongjoong ngegidikin bahunya, "mungkin karena dia kabur setelah disekolahin untuk jadi dokter di facility mereka. So they are after his head."
Sekarang Hongjoong ngambil file di atas meja dan mulai ngeluarin isi-isinya. ada beberapa foto, dokumen dan beberapa artikel di sana.
KAMU SEDANG MEMBACA
Unhinged People Works
Fanfiction"Uuuu~ Look at our matching bracelets!" "Semoga langgeng ya kalian~" "Match made in heaven!" "Jangan sampe putus yaa~" "Pertama, kita ga pacaran. Kedua.. ini borgol, bangsat!" ● Kelanjutan dari Upaya Parenting Wagu. Saat para anak-anak pekerja bawah...
