MINOR EDIT!
---------------------------------
Kalo Harua nungguin di kamarnya sampe papa dan Eunseok-san selesai 'ngobrol', Maki malah bolak balik mulu kek setrikaan.
Dari kamar Harua, terus dia jalan sampe ke depan kamar papanya, berdiri di sana bentar sebelum balik lagi ke kamar Harua.
Udah hampir satu stengah jam papa mereka sama Eunseok-san ngobrol di kamar, dan sampe sekarang ga ada tanda-tanda mereka selesai.
Sampe saking keselnya, Maki ngebanting badannya sendiri di kasur Harua, terus cemberut, "THEY ARE TAKING TOO LOOOOOONG!"
Harua, berusaha buat ga peduli, ngebales, "shigototte sa, yappari jikan kakaru desho?" (kerjaan kan emang butuh makan waktu)
"But they are just talkiiiing!" Maki ngeguling, jadi nelungkup di ranjangnya Harua, "what are they even talking about for more than an hour?! I thought they don't like each other!"
Harua sekarang berenti main hape dan ngelirik bocah yang udah hampir segede dia itu, "naka warui wake nai jyan.. Saikin... Eunseok-san, jibun no heya yori, papa no heya de neteru koto no hou ga ooi yo" (mana bisa ga akur.. Akhir-akhir ini Eunseok san, dibanding tidur di kamarnya sendiri, lebih sering tidur di kamar papa kan?)
"ah! Tashika ni ne!" (Ah! bener juga)
Dengan sok bijaknya, Harua ngangguk, "Ima, Eunseok-san wa--" (sekarang, Eunseok-san--)
Cklek!
"Oh!" Harua langsung loncat turun dari ranjang dan lari keluar kamar.
Maki yang ga tau apa-apa, ikutan lari aja ngikutin Harua. Dia bisa nanyanya nanti aja, pokoknya sekarang ikut kabur dulu! O.O
Harua sebenernya lari bukan karena apa-apa, tapi dia denger suara pintu kebuka, makanya dia buru-buru mau ngecek pintu mana yang kebuka.
Mana pas sampe di ruang tengah, dia liat papanya keluar dari kamar. Tapi sendirian doang dan ini ngebuat Harua ngerutin alisnya makin bingung. Kok masuk berdua, tapi keluar sendirian doang?! @.@
"Eh? Eunseok-san wa doko desuka?" (Eh? Eunseok san di mana?)
Maki yang berdiri di belakangnya mewakili kebingungan Harua dengan nanya duluan
Shohei yang bajunya masih rapih, jalan ke arah anak-anaknya, "Eunseok-san wa.. mada naka ni neteimasu. Otsukare no youna no de, sotto shite okimashou ne" (Eunseok san masih tidur di dalem. Dia hari ini kecapean, jadi biarin dulu ya)
Shohei ngelebarin lengannya, seolah-olah nahan dua anak itu buat jalan ke arah kamarnya dan secara ga langsung ngebawa Harua sama Maki buat puter balik.
Harua mungkin masih bisa dibungkam karena dia lebih banyak mikir sebelum ngomong, tapi tidak dengan Maki yang ngomong dulu sebelum mikir
Bocah bule itu ngedongak ngeliatin papanya lagi, masih dengan muka bingung, "why everytime you are home, Eunseok-san gets tired easily?"
Shohei senyum tipis dan ngegidikin bahunya, "moshi, papa ga Eunseok-san ni shigoto o sasesugita no kamoshiremasen ne?" (mungkin karena papa ngasih Eunseok-san terlalu banyak kerjaan kali ya?)
Harua nengok ke papanya, "kusuri o nomasetan desuka?" (did you drug him?)
"Shitenai" (ga pernah) Shohei ngebales cepet
Harua ngambil hapenya dan memilih buat mengeluarkan keluh kesahnya di chat.
春愛
ねえ たき君。。(eh, Taki-kun)
ウンソックスさん、死んじゃいそう🤔 (kayaknya Eunseok-san sekarat deh)
KAMU SEDANG MEMBACA
Unhinged People Works
Fanfiction"Uuuu~ Look at our matching bracelets!" "Semoga langgeng ya kalian~" "Match made in heaven!" "Jangan sampe putus yaa~" "Pertama, kita ga pacaran. Kedua.. ini borgol, bangsat!" ● Kelanjutan dari Upaya Parenting Wagu. Saat para anak-anak pekerja bawah...
