Minwoo udah sadar dari pertama kali dia dibolehin punya hape, kalo kakaknya itu tuh suka sama kak Donghyun.
Udah jelas banget deh itu pokoknyaa!
Soalnya Wish tuh selalu apa-apa memprioritaskan Donghyun, ya walaupun kakaknya suka ngelak dengan bilang, "tapi aku juga memprioritaskan Kyungmin."
Cuma tetep aja! Perlakuan dia ke Donghyun sama Kyungmin tuh beda!
Orang-orang mungkin ngeliatnya Wish jauh lebih deket sama Kyungmin dan lebih 'sweet' ke Kyungmin dibanding Donghyun, tapi menurut Minwoo... itu karena kalo sama Kyungmin semua effortnya dibales sesuai. Kalo Donghyun... kakaknya dianggurin doang :")
Chatnya Wish biasanya cuma di-read doang sama Donghyun. Jadi kalo Wish butuh respon cepet dari Donghyun, biasanya dia bakal nanya ke Kyungmin, atau minta tolong Minwoo buat chat ke Donghyun.
Minwoo sebenernya ga begitu suka sama sikap Donghyun yang ini sih, tapi mau gimana? Kakaknya aja ga protes digituin terus :((
Jadi Minwoo cuma berharap biar Theo ga tau apa-apa soal ini.
Di acara konser orchestra minggu ini, yang bakal nonton tuh Theo dan mamanya. Otomatis, Minwoo sama Wish standby di sekitaran theatre buat memantau.
Mereka nunggu di luar ga cuma berdua doang... tapi berempat! Sama--
"Shouta, get your ass back here!"
Si bocah SMP yang makin ngejauh dari mereka, cuma ngeliatin Keeho doang. ga mendekat tapi juga ga makin menjauh.
"Don't make me count to three." Keeho ngancem, "or I'll put you back home--"
"Wiii~" Shouta langsung jalan balik ke arah yang lain, terus meluk Keeho dari samping.
"Nah, i'm not falling for your tricks" Keeho ngomong sambil ngelepasin pelukannya Shouta.
Wish ketawa pelan doang sambil ngepuk-puk si anak kelas 8 itu, "lain kali jangan suka tiba-tiba misah makanya..."
Drrt!
Keeho ngeliat hapenya, terus dia nengok ke Wish, "Theo nanya, anak-anak Surabaya udah sampe mana"
"Oh.." Wish ngeliat hapenya dan ngecek GPS dari mobil-mobil yang ngebawa 2 keluarga itu dari hotel ke theater, "bentar lagi sampe. Estimasi 7 menit lagi."
"Okay"
--^^--
Di dalem theatre, Theo akhirnya ngeliat anak cewek yang akhir-akhir ini selalu dia dan sodara-sodaranya bahas.
Si Moon Haneul.
Karena emang belum jamnya buat masuk ke dalem theatre, Seonghwa sama Theo jadinya muter-muter dulu di bagian F&B.
Dan di situ lah mamanya ketemu sama orangtua Haneul.
"Ini yang sulung ya kak?" suaminya Yoshi ngeliatin Theo
"Iya.." Seonghwa senyum, "ini yang sulung... Theo"
Theo ngejabat tangan dua bapak-bapak itu sambil senyum, "Theo.."
"Theo, kenalin juga.. Ini anaknya uncle Yoshi sama uncle Junghwan... Haneul." Seonghwa ngasih gestur ke anak perempuan berponi yang tingginya cuma seleher Theo.
Anak itu fitur mukanya emang mirip sama Yoshi, tapi matanya lebih tajem, dan pas Theo ngeliatin dia dengan ekspresi datarnya, anak itu ga keliatan terintimidasi sama sekali.
Dia malah balik ngeliatin Theo dengan ga kalah datarnya. Bener kata Wish waktu itu... Anak-anak ini tatapannya kayak hampa gitu.
"Kalian bertiga kesini?"
KAMU SEDANG MEMBACA
Unhinged People Works
Fiksi Penggemar"Uuuu~ Look at our matching bracelets!" "Semoga langgeng ya kalian~" "Match made in heaven!" "Jangan sampe putus yaa~" "Pertama, kita ga pacaran. Kedua.. ini borgol, bangsat!" ● Kelanjutan dari Upaya Parenting Wagu. Saat para anak-anak pekerja bawah...
