onestopsparepart
hey, can you tell me about the origin of your real name?
onegiantmountain
ga.
onestopsparepart
:(
batagor?
onegiantmountain
ga ada orang tiap hari makan batagor ya, ajg
onestopsparepart
yaudah naspad mau ga?
onegiantmountain
rendang atau tidak sama sekali
onestopsparepart
iyee, rendang, dendeng sama tunjang juga gapapaa
onegiantmountain
besok jam 4 sore, jembatan plaza
onestopsparepart
nice! :3
--^^--
"Nande koko ni suwatte imasuka?" (ngapain duduk di sini?)
Eunseok yang awalnya duduk sambil main game di hapenya, ngedongak dan ngeliat Shohei udah balik dan sekarang berdiri di deket dia.
"Harua, ie kara oidase" (Harua ngusir gue dari rumah) dia jawab seadanya
Cowok yang lebih tua itu cuma ketawa ngeledek, "naze nigenai no desuka? naze koko ni matteimasuka?" (kenapa ga kabur? Kenapa duduk di sini?)
Eunseok ga bisa jawab pertanyaan itu.
Jadi Shohei mindahin amplop yang dia pegang ke tangan kiri buat ngebuka pintu rumahnya pake fingerprint tangan kanan. Pas pintu kebuka, dia ngomong lagi, "haitte." (masuk)
Ga langsung berdiri dan masuk, Eunseok cuma ngeliatin pintu yang kebuka itu dengan muka datar, terus nanya, "ano.. kinou, nanika hidoi koto o itta ka?" (kemarin, gue ngomong sesuatu yang parah kah?)
"Mire no koto o yoku iimashita." (lu banyak ngomong soal Mire) Shohei ngejawab langsung
"Ah.. My baby"
"Yes. You also said the same thing last night" Shohei ngasih tau lagi, "and I've checked she's not your kid"
"Right, she isn't." Eunseok ngerespon, "but if i'm a regular citizen, i might have a kid at her age." (tapi kalo gue warga biasa, gue mungkin bisa punya anak seumuran dia)
"I know." Shohei ngangguk singkat, "and I also know that you were hallucinating last night. Due to the drugs" (dan aku juga tau kamu berhalusinasi semalam, karena zat narkotika.) dia ngasih liat amplop coklat di tangannya, "but unfortunately, Harua and Maki had no idea if you weren't saying the truth." (tapi sayangnya, Harua sama Maki ga tau kalo kamu cuma asal ngomong doang)
Ah! Sekarang semua masuk akal, kenapa Harua bad mood tadi, dan maksa dia buat pergi dari rumahnya. Padahal Harua sama Maki ngejar dia sampe ke toko permen beberapa kali waktu itu.
"Now, get inside." (sekarang, masuk.) Shohei nyuruh, "before I drag you in." (sebelum gue seret.)
--^^--
"Ano saa...." Mire nengok ke Maki, "nii-chan mou genki ni natta ka?" (kakak udah sehat?)
Maki ngegidikin bahunya, "he still sleeping when i went out" terus dia mikir-mikir, "but the drugs effect should wear off today" (tapi efek narkobanya harusnya udah ilang hari ini)
"Do you..." Mire mencoba buat ngerangkai kata-katanya, "do you think i can go see my brother again?"
Si anak bule itu ngeliatin temennya. Bingung juga mau jawab kayak gimana, karena bukan dia yang bisa memutuskan hal kayak gitu.
Apalagi Eunseok di rumahnya itu statusnya belom jelas. Dia bisa dikunjungi orang-orang kayak biasa, atau dia masih termasuk orang yang ditahan sama papanya ._.
KAMU SEDANG MEMBACA
Unhinged People Works
Fanfiction"Uuuu~ Look at our matching bracelets!" "Semoga langgeng ya kalian~" "Match made in heaven!" "Jangan sampe putus yaa~" "Pertama, kita ga pacaran. Kedua.. ini borgol, bangsat!" ● Kelanjutan dari Upaya Parenting Wagu. Saat para anak-anak pekerja bawah...
