Man On A Mission

4.2K 574 197
                                        

Rano emang harusnya jadi klien Hongjoong. Tapi di hal kayak gini, dia ga keberatan juga buat bantuin si penerus keluarga Hwang itu.

Yaaa.. itung-itung sebelum orangnya Hongjoong sempet ke Surabaya lagi, Rano bisa lah bantu dia dikit.

Bantuan yang dimaksud juga ga sesusah itu. Dia cuma diminta Hongjoong buat 'keep an eye' ke Jaeho. Si anak yang ditolongin sama Wish yang masih terafiliasi sama baby factory.

Dan kenapa Rano bisa bilang hal ini termasuk hal yang ga susah, yaa... soalnya--

"perkembangannya baik. Terus naik" In ngasih tau Rano soal kondisi anak itu

"Well it's been months... Of course he's okay now" Rano ngebales apa adanya

"Ga juga sih..." In ngeluarin hapenya dan ngasih liat foto hasil MRI, "ini.. foto MRI-nya, ada fibrosis di livernya Jaeho"

"Itu.. penebalan di hati ya?"

In ngangguk, "Ini kalo dibiarin bisa jadi sirosis hati. Kanker."

"Anak sekecil ini udah ada fibrosis hati... Let me guess the cause.. is it genetic?"

In ngegidikin bahunya, "aku masih pendekatan sama anaknya. Dia belum mau jawab apa-apa. Tapi satu hal yang udah bisa kupastiin sih.. Salah satu penyebabnya karena dia ga pernah diimunisasi."

"Ga pernah diimunisasi... apa?"

Rano berharap In nyebutin salah satu imunisasi yang kelewatan dilakukan, tapi jawaban In malah lebih bikin syok

"Semua imunisasi. Dia jadinya lebih rentan karena dia ga pernah dapet imunisasi hepatitis, dan akhirnya berlanjut dan jadi fibrosis." In ngejelasin singkat, "makanya aku mau tau dulu, apa jangan-jangan di keluarganya ada yang sakit ini--"

"In... He's from that place." Rano megang bahunya In, buat nyetop kata-katanya si cowok yang lebih kecil itu, "Dia ga bakal tau orangtuanya. He's just a product to them."

--^^--

"Now you have four files to be monitored." Hongjoong ngasih Wish 4 dokumen.

Si anak tengah Hwang, ngebuka dokumen dokumennya satu persatu, terus dia ngeliatin semua rekam medis anak-anak yang ada di depannya.

Donghyun, Yewang, Kyungmin, dan sekarang ada tambahan... Jaeho.

"Jadi sekarang aku bertanggung jawab atas 4 anak?"

"Not 'you alone', but 'you all'..." Hongjoong ngoreksi pertanyaan anaknya, "and yes! Four kids."

Wish ngehela nafas doang, dan ngangguk, menerima kodratnya sebagai orang yang bakal ngelanjutin kerjaan papanya

"Could you handle them?"

"Yeah.." Wish ngejawab yakin, "I mean... sebelum mereka, aku punya 17 bocah yang harus ku atur supaya ga keluar batas."

"Well... you can divide the tasks with MInwoo.." Hongjoong ngasih tau anaknya, "Papa denger... anak-anak Surabaya deket juga kan sama dia?"

Wish mikir-mikir. Yang lain ga mungkin mau denger kata-kata adeknya. Yang nurut sama Minwoo di sini cuma Baekseung. Sementara sisanya cuma bisa dia yang ngatur.

Kalo anak-anak Surabaya lebih bisa nurut sih. Jaeho anaknya ga ribet. Ada Kyungmin juga. Yewang sama Donghyun... Yaaa bisa lah Minwoo melas-melas ke mereka dikit biar pada nurut :")

"Hm.. bisa sih" Wish setuju setelah berpikir panjang, "ada event lain yang harus kita waspadai di tahun ini? Selain annual ball"

"Of course the auction."

Wish ngehela nafas lebih panjang, dia rasanya belum siap buat acara auction itu. Tapi kalo dipikir-pikir lagi... EMANG SAMPE KAPANPUN DIA GA AKAN PERNAH SIAP SIH T.T

Unhinged People WorksCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang