WARNING! implied practice of cannibalism
-------------------------------------
"Oke, kelompok selanjutnya" gurunya nyatet nilai tiap anggota yang barusan maju presentasi.
Sekarang giliran kelompoknya Minwoo yang maju. Baekseung, Seunghwan sama Wonbin udah berdiri duluan, sementara Minwoo keliatan rada ogah-ogahan maju ke depannya.
Baekseung naro laptopnya di meja dan nyolokin kabel biar nyambung ke proyektor.
"Udah?" Seunghwan nanya temennya
Baekseung ngangguk dan ngacungin jempolnya doang ke Seunghwan yang langsung pasang ekspresi 'profesional' dan mulai ngomong, "good morning miss and friends! Our group's topic will be focusing on 4 main points! Next slide, please"
tik!
Di next slidenya muncul nama-nama mereka dan Seunghwan mulai ngejelasin, "so I will be the first speaker, and i'll talk about colors associated with genders.."
Minwoo ga begitu merhatiin penjelasannya Seunghwan--ya sebenernya dia juga ga harus dengerin sih, toh kan dia udah tau semua yang mau diomongin Seunghwan pas ngerjain kemarin
Karena Baekseung juga ga bisa kemana-mana soalnya dia tugasnya mencet next slide sampe nanti giliran dia presentasi, jadi cuma Wonbin doang yang ga ngapa-ngapain, dan sadar kalo hari ini Minwoo tidak se'cerah' biasanya.
"Ga enak badan yah?" Wonbin nunduk dikit buat nanya ke temennya dengan suara pelan
Minwoo ngedongak terus ngegelengin kepalanya, "engga"
"Terus kok lemes amat?"
Minwoo manyun, "lagi badmood"
"Kenapa?"
--^^--
"Udah ada perkembangan dari otaknya belum, uncle?"
Seungyeop ngegelengin kepalanya buat ngejawab pertanyaan Wish, "Dia masih ga inget apapun tentang masa SD-nya"
Wish ngelirik Jaeho yang ada di dalem ruang rawat lewat kaca di pintu ruangan. Dia sama Seungyeop sengaja keluar biar lebih enak aja ngomongin soal Jaeho
"Hm.."
"Kamu kesini ga mungkin cuma buat ngecek soal keadaan Jaeho aja kan?" Suengyeop nanya ke remaja yang udah lebih tinggi dari dia itu
"Ah.." Wish ngangguk, "iya sih.. Abis ini aku ada urusan lain.. Tapi aku harus tau detilnya soal keadaan Jaeho dulu."
"Kalo soal gerak gerik dan semacamnya, mungkin saya bisa kasih tau banyak.. Tapi kalo kamu mau tau soal medisnya... menurut saya lebih baik kamu ngobrol sama nersnya"
"Oh yea.. sure!" Wish langsung nangkep siapa ners yang dimaksud Seungyeop, "boleh tolong kontak ners-nya ga, uncle?"
"Boleh" Seungyeop dengan santainya ngirimin chat ke ners yang dimaksud, "i've told him to also bring his medical docs along"
"Thanks!"
"No problem" Seungyeop ngebales sebelum nanya lagi, "jadi, yang nemuin Jaeho pertama kali siapa? Kamu?"
KAMU SEDANG MEMBACA
Unhinged People Works
Fanfiction"Uuuu~ Look at our matching bracelets!" "Semoga langgeng ya kalian~" "Match made in heaven!" "Jangan sampe putus yaa~" "Pertama, kita ga pacaran. Kedua.. ini borgol, bangsat!" ● Kelanjutan dari Upaya Parenting Wagu. Saat para anak-anak pekerja bawah...
