Abis Shohei ngebawa Eunseok dan 2 anaknya pergi dari situ, Jiung sama Sohee nyariin Shouta. bareng sama Jia yang neriakin nama sepupunya itu.
Yuma sama Taki ditinggal bareng si kembar kematian :")
Junseok doang yang jagain, karena Rakwon pergi keluar lagi buat ngefoto mayat yang tadi pake kalung M-004.
Biarpun agak terkendala dikit di bahasa, tapi Junseok bisa dengan gampang berkomunikasi sama Yuma dan Taki.
Junseok sampe tau kalo Yuma itu masih sepupunya Haneul dan dia yang ngebawa Haneul ke toko permen ini.
Fakta itu memunculkan satu pertanyaan di otak Junseok.
Berarti selama ini Haneul tau soal keberadaan Eunseok? Dan kemungkinan Han Taesan juga tau kalo Eunseok selama ini sembunyi di toko permen Karameru Oshan ini?
"So, how close are you with Haneul?"
"Pretty close."
Junseok ngangguk, "did she tell you anything about her past before she got adopted?"
Yuma ngegeleng, "no.. She never want to talk about it. I think she got a hard life before."
"No shit, Sherlock" (ya iyalah) Junseok ngerespon datar sebelum coba nanya lagi, "what about the wound on her forehead?"
"She never answer myy question about that too"
Oke, jadi Junseok bisa nyimpulin kalo itu juga terjadinya dulu, kemungkinan besar pas masih di baby factory.
"Okay, done!" Rakwon balik ke dalem dan duduk di sebelah Junseok, terus ngasih liat hasil foto-fotonya, "he's still recognizeable, right?"
Dengan sebagian kepala yang udah bocor kena peluru dan muka yang berlumuran darah, Junseok cuma ngangguk, "i think so.."
Jiung, Sohee sama Jia turun dari lantai atas. Masih bertiga doang.
"Belom ketemu?"
"BELOM KAK!" Jia nyautin pertanyaan Junseok
"Dapur! Dapur!" Sohee baru inget ada 1 tempat yang mereka belum cek.
"Oh, right!" Jiung langsung lari ke dapur deket tempat yang lain pada duduk-duduk
Taki ngegeser badannya biar ga ngalangin Sohee, Jiung sama Jia yang mau masuk ke dapur
Nginget-nginget kejadian barusan, Rakwon nyeletuk lagi, "You know who's gone other than Shouta?" (tau siapa yang lagi yang ilang selain Shouta?)
Jiung yang udah megang kenop pintu dapur, ga jadi langsung buka, dan nyempetin buat nanya dulu, "Who?"
"People who attacked Song Eunseok."
Cklek!
Jiung milih buat langsung buka kenop pintu dapur dan di sana kecium bau manis yang lumayan menyengat.
"--nyoki nyoki nyoki nyoki, ude nanka dasanaida~" (Tumbuh tumbuh tumbuh tumbuh, jamur ga tumbuh lengan~)
Suara pelan familiar itu kedengeran di dapur dan Jia yang udah di belakang Jiung langsung lari ke arah suara, "SHOUTA--AAAAAAAA!"
Ngeliat Jia teriak syok dengan mata melotot kaget, di belakang kitchen island, Jiung nyamperin Jia buat tau apa yang dia liat.
Sohee juga nyamperin si anak SMP itu..
Dan Jiung yakin ekspresinya sekarang mungkin lebih parah dibanding Jia.
Ga jauh dari tempat mereka berdiri ada 3 orang yang tadi ngeroyok dia, tergeletak ga terlalu jauh dari satu sama lain. Mereka keliatan basah kuyup sama cairan yang sekarang udah mulai mengkristal di baju dan rambut mereka.
KAMU SEDANG MEMBACA
Unhinged People Works
Hayran Kurgu"Uuuu~ Look at our matching bracelets!" "Semoga langgeng ya kalian~" "Match made in heaven!" "Jangan sampe putus yaa~" "Pertama, kita ga pacaran. Kedua.. ini borgol, bangsat!" ● Kelanjutan dari Upaya Parenting Wagu. Saat para anak-anak pekerja bawah...
